Marketing Communication Manager Ketos Aan Tri Ayuni mengatakan, pengunjung meningkat sejak awal Ramadan. Ia memprediksi minggu terakhir Ramadan menjadi puncak kunjungan. Pada Ramadan 2019, sebelum pandemi Covid-19, angka kunjungan 18 ribu orang per hari. “Ramadan tahun ini kembali seperti saat itu (2019), bahkan bisa lebih,” ujarnya.
Diprediksi lonjakan pengunjung terus terjadi jelang hari raya Idul Fitri. Peningkatan itu berbanding lurus dengan penjualan produk di sejumlah tenant. “Daya beli atau daya jual ada peningkatan juga, animo masyarakat masih 80 persen, mungkin karena ekonomi masih belum pulih sepenuhnya," ulasnya.
Menurut Aan, ramainya pengunjung mal dimulai sore jelang buka puasa hingga usai Tarawih. Sejumlah tenant juga sudah mempersiapkan program promosi guna menarik pengunjung, termasuk menawarkan diskon.
Terkait penerapan protokol kesehatan, Aan mengimbau pengunjung memakai masker di mal. Terlebih pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah dicabut pemerintah. Sehingga pihaknya tidak menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung. “Untuk prokes sifatnya hanya imbauan. Kami mengikuti aturan pemerintah saja, minimal memakai masker,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah