“Uuuaa...”suara felix menguap.
Felix melihat teman-teman nya yang sedang menyiapkan senjata tajam hingga menginggatkan felix bahwa nanti saat fajar, mereka akan menjamu geng scorpio di sungai toroto. Sunggai toroto adalah sungai yang membatasi antara wilayah kekuasaan geng taser dan geng scorpio.Jembatan merupakan alternatif yang menghubungkan dua wilayah kekuasaan.Mereka sepakat untuk adu kekuatan di jembatan tersebut.
Geng taser memiliki waktu dua jam untuk mempersiapkan perang yang tak ada dalam kisah MAHABARATA. Saat itu pendek jarum jam melentik menuju angka dua malam. Knuckle, celurit, pisau,hingga pisau gergaji yang digunakan untuk memotong es atau bahkan untuk melibas ambisi mereka yang gila materi sedang di persiapkan gen taser.
Rencana,siasat,atau bahkan prosedur peperangan sedang dimatangkan.Kematangan,gosong,kurang taktikal,itu ada lah hal yang tak mungkin merasuki rencana mereka.Bukan tentang siapa yang pantas menjadi pahlawan,tetapi siapa yang pantas berada di garda terdepan saat konser musik jamaika diadakan.
Sang malam dijemput sang fajar untuk segera pulang.Sang fajar menampakkan pesonanya dilangit angkasa,menunjukkan masa iddah persiapan telah usai.Jembatan yang tampak suram,tampak penuh kesan siap membuka jalan bagi kedua geng yang akan bertentangan.Geng scorpio tampak garang di ujung jembatan kawasannya.Apakah nyali felix dan teman temannya menyusut?Oh tentu tidak.Nyali mereka bukan sekedar nyali kreditan.Felix yang bertubuh kurus kekar,dengan rambut memanjang keatas dan diberi lem kayu juga warna kelabu,menunjukkan nyali geng taser bukan nhali upilan.
“IKUZOTEMERA!”Lontaran keras suara felix memecah heningnya fajar memebelah kejamnya jalan,meretas suara air yang tenang,menunjukkan diluncurkannya serangan.Felix dengan gagah,dengan kenuckle yang dibawanya menyebet keras pelipis anggota geng scorpio satu demi satu.Mereka saling menyerang,darah tersepakan dijembatan,hingga pada akhirnya geng taser berhasil menggetuk pintu kemenangan dan membuka keberhasilan,kebahagiaan dengan perasaan yang sedang menyelinap.Mengendap endap merasuk ke dalam jiwa yang meronta ronta.
Geng taser pulang ke markas besarnya,dengan rasa bangga yang dibawahnya dan telah meninggalkan banyak kisah di jembatan,namun mereka hanya menjadikan satu kenangan dalam kalbu kehidupan.Luka hanyalah suatu cara alternatif dalam pendewasaan,itulah argumen mereka karena setiap luka pasti punya cerita.
Sang surya mengalah,mempersilahkan rembulan datang dengan khas cahaya yang dimilikinyq,menunjukkan akan tiba waktu yang ditunggunya,yaitu waktu persembahan konser jamaika.Kata sepakat pasti terangkat.Geng taser melangkah dengan langkah tak biasa.Pundak bergoyang kekanan dan kekiri langkah kaki bersilangan dengan lenggan .Bengong itulah emosi wajah yang terpasang pada wajah geng scorpio yang akan menempati garda belakang geng taser.
“DUK..DUK..DUK..”suara hentakan personil konser jamaika melaju kearah panggung.
“Hah ibu!”suara lantang teriakan sang anak yang teetinggalkan
Iya,dulunya felix terlahir dari keluarga punk.Ibu dan ayah felixbertemu dengan pertemuan secara tiba-tiba dan mencintaia dengan secara tidak sengaja,namun sang ayah sulitnya luar biasa.Ayah felix meninggal saat menolong ibu felix yang akan terjatuh dari fuso.Saat itu ayah felix menarik erat sang istri,namun tubuh mungil ayah felix tertarik pula oleh tubuh sang ibu yang sedang mengandung delapan bulan usianya.Nahas,peristiwa tersebut tidak terduga.Felixterlahir di depan market dengan bantuan tenaga kasir market.Begitu kelam dan penuh rintangan saat akan tibakelahirannya.Namun,hal yersebut mudah dilupakan bagi sosok anak jalanan.
Lagu khas Jamaika dilantunkan ibu felix adalah seorang penyanyi yang pamtas diacungi jempol kala itu.Mungkin karena usianya masih muda atau memang suara yang dibawanya melengking tinggi tiada tanding.Dengan suara khas yang kecil hingga sanggup meraup,menghipnotis dan menggoyangkan gendang telinga yang mampu menembus batas wajar pendengaran sang rungu.Konser terlaksana sangat meriah.
“Huh..huh..huh..”suara nafas felix tersenggal-senggal berlari mebuju belakang panggung pertunjukan.Ibu felix menghampirinya saat pertunjukan telah usai
“Yaampun anakku”ucap sang ibu sembari memeluk erat buah hatinya yang telah lama berpisah,karena ulah sebuah masalah.
“kenapa ibu meninggalkan ku?”tanya felix dengan rasa heran yang berhamburan.
“Maaf nak belum waktunya ibu mengungkapkan nya”jawab sang ibu sedih.
“kenapa bu?”sahut felix dengan rasa kesal yang menerkam.
“Urusan itu nanti aja nak,yang penting sekarang kamu bersama ibu dan ibu ingin kamu menjadi seorang pemimpin dengan anugerah keislaman dengan sinergi keagamaan yang ibu impikan.ibu ingin kamu masuk pesantreen nak!!”tutur ibu dengan wajah tampak penuh harapan.
“Siap bu,felix siap banggakan ibu dengan rasa kehormatanku”jawab felix sembari sujud ke kaki ibu.
“Sudah nak berangkatlah sekarang.Hanya felix yang ibu punya an ini ibu punya sedikit rezeki untuk membiayai perjalan,mungkin cukup membiayai kamu untuk masuk kepenjara ”perintah ibu seraya telah terlepas dari rasa kerinduan yang menjebak.
“makasih bu,felix duluan”pamit felix sembari menggambil tangan ibu dari saku.
Tangan yang tampak penuh harapan juga sangat mulus dwngan latar belakang doa yang tulus.Felix berjalan perlahan,seakan kaki felix tak bertulang sebab kerinduan yang sedang menunggu di jalan,karena menurut geng Taser jalanan adalah sekolah.
“Teman-teman ,saya akan mencari kebenaran jalan tuhan sesungguhnya untuk bangkitkan geng Taser dan saya tidak akan melupakan kalian”ucap pemimpin geng dengan tirai air mata mengalir deras dari sang netra.
“Silahkan kawan,hati-hati!”jawab seorang dari salah satu teman felix.
Felix berjalan memberhentikan kendaraan besar bergandeng sebagai tumoangan dalam mencari halan kebenaran sang pencipta jagad raya yang maha esa.
- ••
Hujan,debu,panas mudah dilibas bagi seorang anak punk.Badai angin atau bahakan badai kebohongan yang memandang felix sebelah mata karena berperan di jalanan dan dilawan dengan ketegasan seperti halnya busur panah yang melawan arah,dia terus maju dan terus melangkah pada prinsipnya.
Pedesaan yang sungguh indah seperti Surga dunia,telah disajikan desa tereta dengan penampakan para parubaya bersanda ceria didepan rumahnya itu meruoakan pesona oedesaan yang sungguh menentramkan pikiran hingga menyejukkan seluruh organ.Tampak bangunan besar berwibawa dengan warna khasnya yakni hijau muda.Bola mata felix tak sengaja terperangkap dalam kemegahannya.Lantas felix melimpat dari kendaraan yang ditumpanginya dan secara tiba-tiba langkah felix mengarah pada bangunan megah hijau muda.Perpindahan elektron dari rambut ke penggaris yang dapat mengangkat potongan kertas kecil,seperti itulah gambaran magnet bangunan megah yang berhasil menarik langkah kaki felix.
Pondok pesantren Al-adni,itulah asrama bangunan megah yang terpampang besar di atas gerbang.Felix melewati gerbang masuknya tersebut.Pengurus pondoklah yang melihat felix pertama kali dengan wajah heran.Mungkin dalam benak Pikirannya hanya ada kalimat.
“kenapa anak punk kesini”batin pengurus.
Pengurus pondok menghampirinya dan menemaninya “ada keperluan apa kang?”tanya pengurus pesantreen heran.
“saya mau menuntut ilmu di pesantreen ini pak”jawab felix dengan bangga akan kemauanya.
“oh ayo kang saya antar ke pak kyai,mari ikuti saya”sahut pengurus sambil berjalan menuntun felix menuju kekediaman pak kyai.
“Assalamualaukum”ucap pengurus saat memanggil pak kyai dalam kekediaman nya.
“Waalaikumsallam”terdengar jawaban pak kyai dari dalam sambil melangkah menuju sumber suara.
“Ada apa ustad?”tanya pak kyai
“Ini ada anak yang inginMenuntut ilmu disini romo”jawab pengurus
“yang ini?”tanya pak kyai sembari menunjuk felix
“Iya romo”jawab pengurus
“iya silahkan”ucap pak kyai dengan tangan menjulur ke arah lingkungan pondok pesantren yang secara tidak langsung mengisyaratkan di perbolehkannya singgah dipenjara suci itu.
Felix berjalan mengamati seluk beluk bangunan bersama pengurus pondok yang membimbingnya.Bengong,itulah raut wajah felix melihat besarnya bangunan.Kekaguman luar biasa dirasakannya dengan kebanggaan tiada tara atas penerimaan dirinya di pondok pesantren hijau muda setiap detik,menit bahkan jam merupakan suatu hal yang berharga bagi felix.Waktu tersebut adalah penjelasan ,pengenalan,tentang peninggalan yang akan ia emban dan ia beranggapan bahwa itu sebuah kenikmatan dari tuhan.Aturan hal tersebut yang asing bagi anak jalanan.Hukuman rimba terlaksana tatkala felix hidup di sekolah jalanan.
Lambat laun felix berhasil beradaptasi dengan keadaan,karena felix pada dasarnya memiliki kemampuan adaptabel yang cepat pada lingkungan Uang,bukanlah suatu hal yang penting di pondok,bukan karena ketidak berharganya uang melainkan tentang keikhlasan Yang terkandungdalam keharmonisan pembelajaran ilmu tuhan.Perlahan ilmu keislaman menyatu pada tubuhnya meski harus berseteru dengan keberandalan yang timbul dari perawakan.
“Ngengg”suara mesin pemotong memangkas elok ramvut mantan penyodokGundul tentunya karena aturan yang ada diwajibkan licinnya kepala saat 40 hari telah terlewati.40 hari adalah momen yang dapat direalisasikan meski harus beradaptasi
“Krakk”pintu kayu dengan khas rayap yang hinggao dibuka perlahan oleh tuan putri.
“Ya ampun”ucap felix dengan kagum melihat sesosok permaisuri idaman santri laki.Ramvut lurus ,alis tebal,dengan khas bulu mata yang melentik anggun keatas,meretas pandangan felix dengan keselarasan warna gaun yang di pakainya berwarna merah muda.
“hah!”suara kaget tuan putri sembari kembali masuk dalam kediaman pak kyai.
“se elok itukah tuan putri pak kyai hingga dapat menggugah cendekia santri putra”ucap felix dalam hati nurani.
Felix sadar bahwa memang seperti bintang yang indah dipandang namun sulit di gapai,itulah perasaan felix kala itu.Asrama bukan lah pendukung yang menjadi latar tempat dalam menjalin hubungan tanpa sebab.Asmaranya terhalangoleh asrama.Ingin berpacaran ialah hal yang mengenang dalam pikiran.Namun,felix tetap bersikeras untuk tetap mencari ujung kekalahan.Sowan ke pak kyai,itulah angan pikiran yang membentang.Pada dasarnya iblis pun tertawa melihat manusia memohon pada tuahanya hanya karena cinta haramnya,itulah motivasi yang telah felix pelajari.Sesegera mungkin felix bersiap diri untuk menjumpai pak kyai.
“Assalamualaikum”seru felix didepan pintu kayu.
“waalaikumsalam”sahut oak kyai sembari membukakkan pintu.
“Perku apa kang?”tanya pak kyai .
“Maaf romo,tadi saya tidak sengaja memandang paras cantik putri njenengan romo”jawab felix dengan rasa raguakan kepantasannya .
“Kang boleh menikahi putri,dengan syarat kang harus sholat berjamaah 5 waktu dan harus tepat berada di belakangsaya dalam kurun 40 hari lamanya,bagaimana?”lantaran sebuah tantangan yang menghadang.
“Siap romo”jawab felix sembari menggulurkan tangan untuk salaman dengan mencium tangan.
“Wasalamualaikum”ucapan pengakhir percakapan.
Subuh berjamaah,dhuhur berjamaah,hingga isya tetap berjamaah dengan 40 hari lamanya,bukanlah hal mudah untuk ditempa bagi seorang pemuda yang penuh harapan ibu.Malam silih berganti,hingga pagi berganti pagi dan masih ada keinginan hati untuk menikahi sang putri.Ngantuk,malas,lelah pasti itu sebuah perasaan yang datang padanya meski sejenak singgah.Tiga puluh sembilan hari terlewati hingga lelah sudah tak terasa.Satu hari berarti bagi seorang yang ingin meraih tuan putri.Mimpi tidur lelapnya dan felix terbangun di sepertiga malam.Dia membalikan bantal dengan harapan mimpi indahnya berganti mimpi yang tak bisa diucapkan atau bahkan fiutarakan.Bertemu utusan akhir zaman adalah sosok yang hadir dalam mimpi di suasana malam yang kejam.Terkejutlah yang dapat membangunkan felix dari rangkaian mimpi indahnya denfan pendek jarum jam yang mengarah ke tengah-tengah ke angka empat.Bersiap diri untuk melakukan sholat subuh berjamaah dengan tempat tepat dibelakang sang kyai sedang dilakukannya.Sholat lima waktu berjamaah berada di belakang pak kyai dengan kurun empat puluh hari lamanya mampu dilaluinya.
“Selamat kang kamu berhasil”ucap pak kyai dengan tangan menepuk pundak felix.
“Iya romo”sahut felix bersamaan kaget yang mengiringinya.
“Tapi romo kemarin malam ke empat puluh nya saya bermimpi bertemu bidadari surga juga bertemu sosok yang mengaku utusan akhir zaman”imbuh felix.
“Saya tahu itu,apa kata sosok utusan padamu?”tanya pak kyai dengan lisan tersenyum lebar.
“Beliau berkata bahwa jangan pernah puas mencari ilmu,jangan mudah terbawa oleh hawa nafsu dan ingatlah bahwa prestasi berharga adalah seorang ibu dia yang mampu melahirkan pemimpin dunia dengan akhlakul karimah yang dimilikinya”jawab Felix rasa heran yang menghampirinya.
“Sekarang tau kesimpulannya?”tanya pak kyai.
“iya,sudah mengerti romo,saya teringat kembali niat saya dan pesan ibu yang diharapkannya untuk putri njenengan bukan untuk saya,tapi untuk dia pria yang lebih istimewa dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan impian ibu yang terpendam”imbuh felux.
“Bagus felix wujudkan!,oh iya felix tadi rumah saya tiba-tiba kedatangan seorang anak punk,dia mengaku anggota geng taser dan dia berkata bahwa ibu felix telah meninggal dunia karena kejadian saat konser yang meneyebabkan kegaduhan hingga berujung tawuran dan ibu felux tak sadarkan diri ketika wajah indahnya menerima sebongkah pukulan dari pria”ucap pak kyai dengan tangan mengelus lembut rambut pria pemimpin geng taser.
“inilalillahi wainalillahi rajiun”sahut felix bersamaan perasaan sedih yang menyelimuti.
“Tapi romo,kok bisa teman-teman saya tau keberadaan saya?”pertanyaan felix yang membutuhkan penjelasan panjang.
“Dia bercerita amatpanjang felix,jangan pikirkan itu sekarang fokus saja dengan impian ibumu yang akan kamu wujudkan..buktikan bahwa kamu mampu!”harapan pak kyai beserta semangat yang dituturkan.
“Nggehr romo”ungkapan persetujuan felix dengan penuh keyakinan.
Entah apa yang membuatnya berubah,entah karena laka yang menimpa ibunya atau karena sosok yang tiba dalam mimpi indahnya.Felix yang awalnya berandalan,perlahan berubah menjadi orang yang agamis.Berkat keteguhan dan keulatannya dalam mewujudkan harapan ibu pelita rindu,dia mampu menjadi pemimpin hebat dan bermartabat.Berdakwah meneyebarkan keislaman di semua kalangan hingga berpindah-pindah negara,itulah hal yang menjadi rangkaian aktivitasnya .Keberhasilan dalam mewujudkan mimipi ibunya kini telah terwujudkan meski sangat muda usianya untuk menjadi pemimpin.
Artinya:Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.(Q.S Luqman 14:31)
Lantunan potongan ayatAl-qur’an untuk kawan seperjuangannya yang menjadi kesimpulan dari semua perjalanan.Anggota geng Taser mengangan kisah perjalanan felix pemimpinnya .Saat itu felix berdakwah dirumah lamanya di markas besarnya dalam rangka menjajah jiwa yang salah menuju hamba berilmu agama.Hujan merengkut suasana juga mengguyurnya.Perlahan rintikan hujan masuk ke telinga .Felix mendengarkan rintikan hujan kala hujan “Jangan lihat apa yang jatuh,tapi ingatlah apa yang akan tumbuh”.
Biodata penulis:
Mohammad Ali Zakaria,Imam Syarifudin,Ikhyak Nur Billah,Fahad Vicky Zulfikar, komunikasi dan penyiaran Islam, UIN Syarif Ali Rahmatullah Tulungagung. Email : imbrut781@gmail.com