Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menanti Kesiapan Stadion Brawijaya

Wahyu Adji Febrianto • Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:31 WIB
Photo
Photo

Stadion Brawijaya bersiap menyambut musim baru, Liga 1 2025/2026.

Namun, segenap permasalahan yang terjadi di Stadion tersebut pada musim lalu masih menyisakan beberapa catatan hingga saat ini.

Hasil yang diraih Persik Kediri musim lalu memang tidak sesuai harapan.

Banyak permasalahan yang harus dihadapi tim Macan Putih selama berlangsungnya kompetisi, mulai dari faktor internal dan eksternal.

Dari faktor internal, ada beberapa permasalahan yang membuat penampilan Persik musim lalu tidak konsisten. Salah satunya adalah badai cedera yang menerjang para pemainnya.

Hal tersebut jelas mempengaruhi performa Macan Putih.

Dalam hal eksternal, ada salah satu permasalahan yang secara tidak langsung mempengaruhi performa macan putih, yaitu faktor Stadion Brawijaya.

Musim lalu, Stadion Brawijaya tak henti-hentinya jadi bahan perbincangan di kalangan sepak bola.

Banyak permasalahan yang menjadi ‘bahan’ netizen untuk mengkritik stadion kebangaan warga Kota Kediri tersebut.

Di awal musim, Stadion tersebut menuai kritik lantaran cat dinding yang sudah mengelupas di banyak bagian.

Selain itu, papan skor yang terkelupas juga tak luput dari perhatian netizen.

Walaupun kedua permasalahan tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola nasional, dua permasalahan tersebut nyatanya tak sampai menganggu jalannya pertandingan.

Seiring berjalannya waktu, tepatnya memasuki putaran kedua Liga 1 musim lalu, permasalahan Stadion Brawijaya yang sangat serius, mulai nampak.

Diantaranya adalah lapangan yang tergenang dan lampu stadion yang padam saat pertandingan masih berlangsung.

Dua permasalahan tersebut tentunya sangat menganggu jalannya pertandingan.

Pertama, soal lapangan yang tergenang, yaitu salah satunya saat Persik menggelar pertandingan melawan PSS Sleman.

Bahkan, netizen menyebut lapangan Stadion Brawijaya saat itu seperti sawah yang sedang diairi.

Praktis, permasalahan lapangan tergenang saat itu sangat mengganggu jalannya pertandingan, sehingga strategi yang hendak dimainkan kedua tim pelatih, tidak dapat berjalan maksimal.

Selain masalah lapangan tergenang, ada salah satu masalah lagi yang tak kalah ramai, yaitu soal lampu stadion yang padam ditengah-tengah pertandingan.

Tercatat, ada dua pertandingan Persik yang dihiasi insiden mati lampu yang memalukan tersebut.

Pertama, saat melawan Persis Solo, dan yang kedua, saat melawan Dewa United.

Akibat beberapa permasalahan tersebut, musim lalu Persik Kediri harus ‘ngungsi’ ke Stadion Soepriadi, Kota Blitar saat menggelar laga home.

Secara tak langsung, permasalahan tersebut jelas mempengaruhi performa tim.

Saat menjadi tim musafir dan harus bermain di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, hasil yang diraih Persik Kediri juga tak maksimal.

Baca Juga: Oh… Bandara

Kini, musim lalu telah usai dan bersiap menyambut musim baru, yaitu Liga 1 2025/2026.

Menurut informasi yang beredar, Liga 1 musim depan akan mulai dimainkan pada minggu pertama di bulan Agustus, jadi bisa dikatakan, kurang lebih satu bulan lagi, Persik akan kembali bertanding di kompetisi resmi.

Tim Persik Kediri saat ini sudah mulai persiapan. Tak hanya Persik, Stadion Brawijaya pun juga sudah mulai dipersiapkan untuk Liga 1 musim depan.

Saat ini, Stadion Brawijaya sedang dilakukan maintenance di bagian lapangan. Yaitu dengan memperbaiki permukaan lapangan.

Namun sayangnya, jika melihat persiapan tersebut, rasanya apa yang dikerjakan hanya sebagian kecil dari banyakanya masalah di Stadion Brawijaya.

Hingga kini, masalah lain seperti penerangan yang masih kurang memadai dan cat stadion yang masih terkelupas masih belum ada tanda-tanda diperbaiki.

Padahal, persoalan lampu menjadi masalah serius Stadion Brawijaya musim lalu.

Jika melihat perbaikan stadion yang bisa dikatakan mepet dengan jadwal bergulirnya liga dan perbaikan yang masih skala kecil, apa yang ditakutkan Persik Mania kemungkinan bisa saja terjadi, yaitu Persik Kediri kembali menjadi tim musafir. (*)

Editor : Mahfud
#catatan