Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Kadiri KKNT di Besowo, Berbasis Socio Agriculture, Wujud Pengabdian Nyata ke Masyarakat

Mahfud • Sabtu, 26 Juli 2025 | 05:37 WIB
Mahasiswa Prodi Agroteknologi di lokasi KKNT Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Mahasiswa Prodi Agroteknologi di lokasi KKNT Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

JP Radar Kediri-Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, jadi saksi nyata semangat mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Kadiri (UNIK). Mereka mengabdikan diri ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan tema besar “Environmental Sustainability: KKNT berbasis Socio Agriculture.”

Program ini tidak hanya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian masyarakat. Juga merupakan bentuk nyata implementasi kerjasama antara Universitas Kadiri dengan Pemkab Kediri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Pertanian—dari Program Studi S1 Agroteknologi dan S1 Agribisnis—terjun langsung ke masyarakat. Berkontribusi dalam penguatan ketahanan lingkungan dan sistem pertanian yang berkelanjutan. Tema socio agriculture dipilih untuk menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam pembangunan pertanian. Serta melakukan pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Mahasiswa tak hanya memberikan penyuluhan dan pelatihan. Juga terlibat dalam aktivitas pemanfaatan limbah organik, produksi eco-enzym, pembuatan kompos, serta pengembangan sistem pertanian terpadu tingkat rumah tangga. Semua kegiatan dirancang berdasarkan identifikasi potensi dan permasalahan bersama warga, perangkat desa, serta kelompok tani.

Ketua Program Studi Agroteknologi Universitas Kadiri Nugraheni Hadiyanti, SP, MP mengatakan, KKNT ini bentuk transformasi pembelajaran yang esensial dalam konteks Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa belajar tidak hanya dari teori dan praktikum, tetapi langsung dari dinamika sosial di lapangan. Diajak melihat masalah, menggali potensi, serta menyusun solusi berbasis ilmu dan kearifan lokal.

“Program ini menegaskan bahwa keilmuan pertanian tidak hanya sebatas wacana di kelas. Tapi dapat dihidupkan dalam bentuk nyata di masyarakat. Di Besowo, mahasiswa belajar beradaptasi, berinteraksi, dan berinovasi bersama warga desa. Mereka menjadi fasilitator perubahan, bukan hanya sebagai pelaksana program semata,” jelas Nugraheni.

Keberhasilan KKNT menurut Nugraheni, tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan. Juga dari perubahan nyata yang ditinggalkan: peningkatan kapasitas masyarakat, tumbuhnya kesadaran lingkungan, dan semangat kolaboratif antara generasi muda dan petani. Oleh karena itu, program studi terus berupaya memastikan seluruh kegiatan berjalan dalam kerangka yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak positif.

Dari kiri, Kaprodi Nugraheni Hadiyanti, Kades Besowo Suyanto, dan PPL Kepung Agus Supramono.
Dari kiri, Kaprodi Nugraheni Hadiyanti, Kades Besowo Suyanto, dan PPL Kepung Agus Supramono.

Sementara itu, KKNT mendapatkan sambutan apresiasi dari berbagai pihak. Di antaranya Agus Supramono, SP, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kepung yang menyebut program ini sangat relevan dengan kondisi wilayah.

Ini daerah agraris, ocok untuk adik-adik Fakultas Pertanian UNIK mengabdi. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan membuka ruang dialog antara petani dan generasi muda. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan diperluas,” ujar Agus.(*)

Editor : Mahfud
#Universitas Kadiri #KKNT #Prodi Agribisnis