JP Radar Kediri- Di balik perbukitan hijau Kabupaten Trenggalek, tersingkap sebuah destinasi wisata alam memukau. Bukit Bayon yang terletak di perbatasan Desa Widoro dan Karanganyar, Kecamatan Gandusari menawarkan pengalaman menembus kabut menuju lautan awan. Panorama matahari terbit hingga suasana malam bertabur bintang.
Ketinggian bukit ini mencapai 1.175 meter di atas permukaan laut (MDPL). Membuatnya layak disebut sebagai "negeri di atas awan". Kabut tebal muncul saat pagi buta dan perlahan memudar menampakkan panorama siluet gunung, dan lapisan awan putih di bawah kaki.
Magnet Alam yang Mengagumkan
Bagi wisatawan pecinta alam dengan suasanan tenang dan view spektakuler, pasti akan menyukai panorama yang ditawarkan Bukit Bayon. Berikut beberapa momen yang paling ditunggu di sini, antara lain:
- Sunrise dan Sunset. Mulai dari sunrise hingga sunset bisa kamu nikmati di sini. Kamu bisa menyaksikan cahaya yang perlahan muncul dan menciptakan langit orange kontran baik di pagi atau sore hari.
- City Lights Malam Hari. Tidak hanya pada pagi dan sore hari, waktu malam juga tidak luput dari keindahan. Yakni menampilkan lampu-lampu Kabupaten Trenggalek bagaikan taburan bintang dari kejauhan. Dan bikin suasana makin romantis tentunya.
- Camping dan Healing Alami. Dengan udara sejuk pegunungan, dan tempat terbuka luas, Bukit Bayon cocok untuk berkemah atau sekedar melepas penat dari rutinitas harianmu.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Untuk menikmati keindahan Bukit Bayon, kamu tidak perlu merogoh kocek dalam. Cukup dengan Rp 5 ribu sudah dapat menikmati keindahalan alam di Trenggalek. Murah bukan? Jam operasionalnya pun tak terbatas, kamu bisa berkujung kapanku selama 24 jam.
Fasilitas yang tersedia beragam, mulai dari area parkir, warung makanan dan minuman, gazebo, segudang spot foto, dan area camping tentunya. Tak lupa toilet umum juga disediakan untuk wisatawan. Kamu bisa membawa tenda sendiri dan tersedia areanya.
Meski sederhana, fasilitas itu cukup memadai untuk kebutuhan berwisata singkat. Mulai dari pagi hingga malam hari ataupun sebaliknya di alam terbuka. Akses menuju Bukit Bayon sebagian besar sudah di cor, namun bebrapa ada tanjakan yang cukup curam.
Artikel ini ditulis oleh Karunia Syifa, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian