Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cempedak vs Nangka, Jangan Sampai Salah! Ternyata Beda Banget Meski Sekilas Mirip

Jauhar Yohanis • Kamis, 18 September 2025 | 21:28 WIB

 

Cempedak vs nangka
Cempedak vs nangka

JP RADAR KEDIRI -Indonesia punya banyak sekali buah tropis, termasuk cempedak dan nangka. Keduanya sering dianggap sama, padahal berbeda. Mari kita lihat lebih dekat perbedaannya dari sejarah hingga karakteristiknya. 

Asal-Usul yang Berbeda 

Nangka (Artocarpus heterophyllus) dipercaya berasal dari India Selatan, tepatnya di wilayah Ghats Barat. Buah ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan bahkan disebut dalam tulisan-tulisan kuno India. Dari India, nangka menyebar ke Asia Tenggara melalui jalur perdagangan rempah pada abad ke-14 dan 15. Karena mudah tumbuh, nangka dengan cepat menjadi buah populer di Nusantara.

Sementara itu, cempedak (Artocarpus integer) adalah buah asli Asia Tenggara, khususnya dari Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya. Berbeda dari nangka yang mendunia, cempedak lebih sulit ditemukan di luar Asia Tenggara. Hal ini karena buahnya cepat busuk dan tidak tahan lama. Di masyarakat Melayu, cempedak punya posisi istimewa dan sering muncul dalam pepatah.

Perbedaan Fisik dan Rasa

Ukuran dan Tekstur: Nangka berukuran lebih besar, bisa mencapai 100 cm. Daging buahnya padat, berserat, dan punya aroma yang ringan. Sebaliknya, cempedak lebih kecil, sekitar 20–50 cm. Daging buahnya lebih lembut, manis, dan aromanya sangat tajam.

Peran dalam Kuliner 

Nangka dan cempedak juga punya peran yang berbeda dalam masakan Nusantara.

Dengan semua perbedaan ini, terlihat jelas bahwa cempedak dan nangka adalah dua buah yang berbeda. Nangka berasal dari India dan kini menyebar luas, sedangkan cempedak adalah buah asli Asia Tenggara yang menjadi bagian penting dari budaya kuliner lokal.

 

Artikel ini ditulis oleh Shafura Maulida Abdillah, Mahasiswa Magang Universitas Dian Nuswantoro 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : Jauhar Yohanis
#Nangka #kuliner #cempedak