Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Deepsek Dianggap Berbahaya, Berikut Beberapa Negara yang Memblokir Deepseek

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 18 Februari 2025 | 19:38 WIB
Deepseek AI
Deepseek AI

 

Deepseek adalah kecerdasan buatan (AI) yang diciptakan oleh negara China. China kabarnya membuat AI ini dengan modal yang lebih sedikit daripada pembuatan Chat GPT milik amerika serikat. Meskipun begitu, banyak yang para pengguna mengakui AI buatan china tersebut lebih cerdas daripada Chat GPT.

Deepseek semakin populer di dunia teknologi karena dianggap menyajikan informasi yang lebih lengkap dan detail. Namun, beberapa negara melarang warga negaranya untuk menggunakan Deepseek ini karena alasan keamanan. Beberpa negara tersebut diantaranya Amerika, Australia, dan Korea Selatan.

Di Amerika Serikat, pemerintah berada dalam proses pengauan undang-undang untuk melarang penggunaan teknologi dari China. Jika undang-undang tersebut disetujui atau diterima, maka para pelanggar undang-undang akan terkena sanksi dendam bahkan ancaman penjara.

Sentar Amerika Serikat Josh Hawley mengajukan RUU pembatasan penggunaan teknologi dari china dengan alasan "melarang warga Amerika Serikat membantu pengembangan kemampuan kecerdasan buatan di Republik Rakyat China, dan lain-lain."

Beberapa perusahaan di Amerika perusahaan teknologi pemerintah telah memblokir penggunaan Deepseek ini untuk alasan keamanan. Tak hanya itu, perusahaan teknologi yang berbasis swasta seperti Kakao Corp meminta karyawannya untuk membatasi atau tidak menggunakan Deepsek sama sekali.

Undang-undang yang diajukan ini berupa pencegahan ekspor "teknologi atau kekayaan intelektual" yang dikembangkan di China, dan pelanggar dapat dihukum hingga 20 tahun penjara.

Meskipun undang-undang tersebut tidak secara spesifik menyebutkan pelarangan terhadap deepseek, seluruh teknologi dari China tetap saja dilarang.

Sementara di Australia, penggunaan Deepseek dilarang di semua perangkat yang digunakan oleh pejabat pemerintahan Australia. Hal ini terjadi karena pemerintah Australia berusaha mencegah dampak yang ditimbulkan dari startup China ini dengan alasan keamanan.

Sekretaris Dapartemen dalam Negeri juga menegaskan bahwa pemerintah akan melarang segala jenis pembuatan atau penjualan, aplikasi, layanan yang berbasis Deepseek. Pelanggaran terhadap aturan ini akan dikeni sanksi.


Di sisi lain Kore selatan telah melarang penggunaaan Deepseek sejak awal bulan febuari ini. Pemerintah Korea Selatan mengeluarkan aturan pemberitaaan (4/2) pada Lembaga-lembaga negara untuk berhati hati dalam menggunakan teknologi AI dari China ini. Tak hanya itu, Korea Selatan juga mengatakan berhati-hati pada Chat GPT dalam lingkungan kerja mereka.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#bahaya #diblokir #DeepSeek AI #ai #china