Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI

Debut Berantakan Javier Roca

Konsentrasi dan Finishing Jadi Kendala

22 November 2021, 10: 19: 12 WIB | editor : Adi Nugroho

Debut Berantakan Javier Roca

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri – Debut pelatih anyar Persik Kediri Javier Roca di Liga 1 berakhir kurang manis. Macan Putih yang sebenarnya lebih banyak mengontrol permainan sepanjang laga harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 2-3. Roca menyebut konsentrasi dan finisihing menjadi kendalanya.

Secara statistik, Dany Saputra dkk unggul atas arek-arek Malang. Mereka melakukan penguasaan bola 63 persen dibanding 37 persen. Dalam urusan tendangan ke gawang, Persik mencatatkan 8 kali shot. Sementara Singo Edan hanya melakukan lima tendangan.

Tapi, itulah sepak bola. Tim yang menguasai laga belum tentu keluar jadi pemenangnya. Justru, kejadian-kejadian detil di lapangan yang menentukan siapa yang berhak merebut poin. “Kami kehilangan konsentrasi setelah unggul. Dan dua gol Arema terjadi dari bola mati,” keluh Javier Roca usai pertandingan.

Baca juga: Roca Motivasi Pemain Persik sebelum Bersua Arema FC

Ya, Persik memang unggul lebih dulu di menit ke-30 melalu tendangan datar Youssef Ezzejjari. Umpan terobosan yang dilepas Dionatan Machado disambut berkelas oleh striker asal Spanyol itu.

Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Carlos Fortes langsung menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat tendangan penalti. Wasit Abdullah menunjuk titik putih setelah kapten Persik Dany Saputra melanggar Hamzah Titofani.

Gol tukang gedor asal Portugal itu melecut semangat penggawa Arema. Sebaliknya malapetaka gol beruntun menimpa Persik. Johan Alfarizi mengubah kedudukan di menit ke-42. Di masa injury time, giliran penyerang sayap Feby Eka Putra memperbesar keunggulan. “Dua gol terakhir dari bola mati itu yang akan kami evaluasi,” ungkap Roca.

 Persik hanya mampu memperkecil ketinggalan dari sepakan penalti Youssef Ezzejjari di menit ke-77. Tendangan 12 pas itu diberikan setelah bek Arema FC Rizky Dwi tertangkap handsball.

Kekalahan tersebut membuat posisi Persik melorot ke posisi 16 klasemen sementara Liga 1. Barito Putera yang di pertandingan sore kemarin menghajar Persiraja Banda Aceh 4-1 naik ke peringkat 15.

Roca mengaku sebenarnya puas dengan permainan anak asuhnya. Hanya saja, dia mencatat sejumlah kelemahan timnya. Selain konsentrasi yang mudah hilang, dia juga menilai penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah. “Kami menguasai pertandingan. Tetapi tidak efektif saat menyerang. Itu yang akan kami benahi,” ucapnya.

Dari kubu Arema FC, pelatih Eduardo Almeida memuji kinerja anak asuhnya tadi malam. Timnya akan fokus ke pertandingan berikutnya. Tiga poin tersebut membuat mereka bersaing ketat di papan atas bersama Bhayangkara FC dan Persib Bandung. “Kami senang bisa menang mala mini (tadi malam, Red),” katanya. (baz/fud)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia