Minggu, 24 Oct 2021
Radar Kediri
Home / PERSEDIKAB
icon featured
PERSEDIKAB

Kalah Lawan Perseta, Ini Kata Manajemen Persedikab

21 Desember 2019, 10: 10: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

Kalah Lawan Perseta, Ini Kata Manajemen Persedikab

Bambang Drajat, Direktur Teknik Persedikab (dok radar kediri)

Share this      

TULUNGAGUNG, JP Radar Kediri- Meski sadar tak bisa mengubah hasil, ada yang membuat kecewa Persedikab dari pertandingan melawan Perseta Tulungagung, Kamis sore (19/12). Mereka merasa dikerjai.

Menurut Direktur Teknik Persedikab Bambang Drajat, banyak hal yang janggal pada pertandingan di Stadion Rejoagung, Tulungagung itu. Di antaranya, perpindahan venue stadion yang mendadak.

Seharusnya, pertandingan 16 besar itu di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Akan tetapi justru dipindah ke sana. “Padahal jelas-jelas di 32 besar stadion ini (Rejoagung, Red) dinyatakan tidak layak. Namun di 16 besar justru digunakan,” ungkapnya.

Baca juga: Persedikab Kalah karena Tak Adaptasi Lapangan

Selain itu, sikap wasit Setio Sutro Wibowo dari Banjarnegara dianggap merugikan. Beberapa kali Persedikab berpeluang mendapat penalti, tetapi wasit tak memberikannya. “Padahal jelas-jelas pemain belakang mereka tadi (kemarin, Red) handsball dan melakukan pelanggaran di kotak penalti,” tegas Bambang.

Karena itu, dia dan manajemen Persedikab akan melaporkan wasit bersangkutan ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI agar menjadi evaluasi. “Kami datang ingin bermain dengan sportivitas, namun kenyataannya seperti ini,” tukasnya kecewa.

Dalam pertandingan itu, Persedikab dipaksa menyerah oleh Perseta dengan dua gol tanpa balas. Masing-masing dicetak Mohammad Ansori pada menit ke-5 dan Febriand Heluka pada menit ke-70. Dengan hasil tersebut, langkah Persedikab terhenti di babak 16 besar Liga 3 Nasional. Mereka tidak bisa melaju ke babak 8 besar. (din)

(rk/baz/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia