31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Persik Kediri Punya Kiper dengan Kualitas Setara

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri tampaknya tak khawatir dengan performa penjaga gawangnya. Saat dipercaya mengawal mistar, para kiper ini menunjukkan penampilan yang memuaskan. Semua bisa menjawab ekspektasi yang diberikan “Bagus semua,” ujar Andreas Kristyanto, pelatih kiper Persik Kediri.

Andreas mengatakan dari hasil evaluasi tim pelatih, penampilan tiga kiper yang diturunkan selama pra musim memang cukup gemilang. Dikri Yusron misalnya. Kiper berusia 27 tahun ini mendapat jatah bermain dalam dua pertandingan di Piala Presiden 2022. Masing-masing adalah saat menghadapi Persikabo 1973 (12/6) dan PSM Makassar (19/6). Dalam dua pertandingan tersebut, Dikri mampu menjaga gawangnya nir gol alias clean sheet. Padahal kedua tim diisi penyerang-penyerang yang cukup sering membahayakan gawangnya.

Hal yang sama juga ditunjukkan Kurniawan Kartika Ajie. Eks kiper Persiba Balikpapan dan Arema ini tampil berani dan mampu membendung serbuan lawan selama Piala Presiden maupun saat dipercaya di Trofeo Nusantara, Minggu lalu (26/6). Sepanjang pertandingan, tepisan dan tangkapan pemain yang baru berulang tahun ke-26 ini, berhasil mengamankan gawang Macan Putih dari kebobolan.

Baca Juga :  Yusuf Meilana Ambisi Wonderkid Asli Kediri  

Tak mau ketinggalan, Adi Satryo yang baru bergabung juga bermasil memikat tim pelatih. Penampilan penjaga gawang Timnas U-23 ini cukup bagus. Pengalamannya membela Timnas memberi efek positif.

Andreas mengatakan, hal inilah yang membuat pemilihan starter untuk posisi kiper memang butuh penilaian menyeluruh dan mempertimbangkan banyak faktor. Bisa jadi, ketika liga berjalan, line up baru ditentukan jelang pertandingan. “Memilih starternya siapa memang cukup sulit,” bebernya.

Tak hanya ketiga kiper tersebut, untuk melengkapi kuota empat kiper, Persik sudah memiliki Djiwa Herlando. Pemain berusia 18 tahun ini awalnya akan diproyeksikan untuk Elite Pro Academy Persik. Namun penampilannya selama latihan bersama tiga kiper lainnya cukup membuat Djiwa dipercaya untuk masuk tim senior. “Kami persiapkan dia untuk jangka panjang,” tandasnya.

Baca Juga :  Panitia Pemilihan Minta Parpol Setor Nama Calon Wakil Wali Kota

Javier Roca, pelatih kepala Persik mengatakan kiper memang menjadi elemen yang sangat penting dalam pertandingan. Namun, tim tentunya sudah memantau kualitas kiper yang direkrut sejak lama. Sehingga soal kualitas, tidak perlu lagi diragukan. “Lini belakang juga makin solid. Jadi siapapun kipernya, tidak masalah,” ungkapnya.

Memiliki kiper dengan kualitas yang setara sangat menguntungkan bagi Persik. Persaingan di antara mereka akan membuat pemain makin matang dan berkembang. Apalagi juga ada transfer ilmu dan pengalaman.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri tampaknya tak khawatir dengan performa penjaga gawangnya. Saat dipercaya mengawal mistar, para kiper ini menunjukkan penampilan yang memuaskan. Semua bisa menjawab ekspektasi yang diberikan “Bagus semua,” ujar Andreas Kristyanto, pelatih kiper Persik Kediri.

Andreas mengatakan dari hasil evaluasi tim pelatih, penampilan tiga kiper yang diturunkan selama pra musim memang cukup gemilang. Dikri Yusron misalnya. Kiper berusia 27 tahun ini mendapat jatah bermain dalam dua pertandingan di Piala Presiden 2022. Masing-masing adalah saat menghadapi Persikabo 1973 (12/6) dan PSM Makassar (19/6). Dalam dua pertandingan tersebut, Dikri mampu menjaga gawangnya nir gol alias clean sheet. Padahal kedua tim diisi penyerang-penyerang yang cukup sering membahayakan gawangnya.

Hal yang sama juga ditunjukkan Kurniawan Kartika Ajie. Eks kiper Persiba Balikpapan dan Arema ini tampil berani dan mampu membendung serbuan lawan selama Piala Presiden maupun saat dipercaya di Trofeo Nusantara, Minggu lalu (26/6). Sepanjang pertandingan, tepisan dan tangkapan pemain yang baru berulang tahun ke-26 ini, berhasil mengamankan gawang Macan Putih dari kebobolan.

Baca Juga :  Terjatuh dari Motor, Warga asal Pagu Tertabrak Truk Hingga Tewas

Tak mau ketinggalan, Adi Satryo yang baru bergabung juga bermasil memikat tim pelatih. Penampilan penjaga gawang Timnas U-23 ini cukup bagus. Pengalamannya membela Timnas memberi efek positif.

Andreas mengatakan, hal inilah yang membuat pemilihan starter untuk posisi kiper memang butuh penilaian menyeluruh dan mempertimbangkan banyak faktor. Bisa jadi, ketika liga berjalan, line up baru ditentukan jelang pertandingan. “Memilih starternya siapa memang cukup sulit,” bebernya.

Tak hanya ketiga kiper tersebut, untuk melengkapi kuota empat kiper, Persik sudah memiliki Djiwa Herlando. Pemain berusia 18 tahun ini awalnya akan diproyeksikan untuk Elite Pro Academy Persik. Namun penampilannya selama latihan bersama tiga kiper lainnya cukup membuat Djiwa dipercaya untuk masuk tim senior. “Kami persiapkan dia untuk jangka panjang,” tandasnya.

Baca Juga :  Tiga Minggu Patroli, Polres Kediri Kota Sita 16 Knalpot Brong

Javier Roca, pelatih kepala Persik mengatakan kiper memang menjadi elemen yang sangat penting dalam pertandingan. Namun, tim tentunya sudah memantau kualitas kiper yang direkrut sejak lama. Sehingga soal kualitas, tidak perlu lagi diragukan. “Lini belakang juga makin solid. Jadi siapapun kipernya, tidak masalah,” ungkapnya.

Memiliki kiper dengan kualitas yang setara sangat menguntungkan bagi Persik. Persaingan di antara mereka akan membuat pemain makin matang dan berkembang. Apalagi juga ada transfer ilmu dan pengalaman.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/