31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Pelatih Persik Javier Roca Ingin Tim Siap Fisik dan Mental di Liga

KOTA, JP Radar Kediri – Gelaran Trofeo Ronaldinho tadi malam benar-benar dimanfaakan Javier Roca untuk menyiapkan timnya. Dia ingin, tak hanya soal teknik dan strategi permainan, tetapi pemain juga punya kesiapan secara fisik dan mental. Dua hal yang nantinya dinilai sangat berpengaruh pada perjalanan Persik Kediri di Liga 1 2022/2023. “Fisik dan mental diperlukan pemain menghadapi persaingan ketat di liga,” ujarnya.

Menurutnya, Persik sangat diuntungkan dengan mengikuti turnamen pra musim. Mulai dari Piala Presiden 2022, dimana Persik berkesempatan menghadapi tiga tim tangguh dari Liga 1 yang akan jadi pesaing mereka. Yakni Arema FC, Persikabo 1973, dan PSM Makassar. Hingga mengikuti Trofeo Ronaldinho yang berisi tim seperti RANS Nusantara FC dan Arema FC.

Meski berlangsung dengan format 3×30 menit atau bisa dikatakan bukan standar pertandingan resmi, namun ada faktor lain yang bisa menjadi daya tambah. Hal itu berupa kesempatan bermain melawan Ronaldinho. Mega bintang asal Brasil ini akan bermain di RANS dan harus dihadapi skuad Macan Putih. “Pemain bisa menimba pengalaman sekaligus menambah jam terbang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ada Tribun Utama, Tiket Pertandingan Persik Dikurangi

Apalagi, meski sudah lama absen dalam laga profesional, Ronaldinho belum kehilangan sentuhan magisnya. Gocekan pemain bernama lengkap Ronaldo Assis de Moreira ini masih sangat mengagumkan

Roca mengatakan faktor pengalaman inilah yang nantinya jadi bekal menuju liga yang sesungguhnya. Pemain akan makin berbiasa bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam tim, maupun dengan pemain lawan. “Tekanan suporter juga akan menambah semangat pemain dan memberi mereka pressure untuk lebih baik,” bebernya.

Persik di musim ini sejatinya memiliki persiapan yang cukup panjang menuju Liga 1. Sejak awal bulan lalu, tim sudah terbentuk. Termasuk datangnya sejumlah legiun asing baru yang bakal menambah kualitas skuad.

Hanya menempati peringkat 11 klasemen musim lalu, Persik punya materi yang cukup bagus. Di depan, datangnya Joanderson de Jesus Assis cukup melegakan. Bomber 26 tahun itu hadir untuk menggantikan Youssef Ezzejari yang hengkang di akhir musim. Performanya sepanjang laga uji coba dan pra musim cukup bagus. Disokong sayap seperti Faris Aditama, Riyatno Abiyoso, Ferinando Pahabol, hingga Jeam Kelly Stroyer serta pemain seperti Sutan Zico dan M Ridwan, lini serang Macan Putih benar-benar menjanjikan.

Baca Juga :  Persik Kediri Krisis di Posisi Fullback Kiri

Apalagi coach Roca tak ingin tim terlalu bergantung dengan satu pemain seperti musim lalu. “Harus ada banyak pemain yang bisa cetak gol,” papar pelatih asal Cile ini.

Di lini tengah, selain diperkuar pemain dari musim lalu, kedatangan pemain asing seperti Rohit Chand dan Renan Silva diharapkan bisa mengangkat moral tim. Double R ini merupakan pemain terbaik Liga 1 di tahun 2019 dan 2018. Serta sudah terbukti bisa bersaing dalam kerasnya liga Indonesia.

Di lini belakang, solidnya penampilan Arthur Felix dan M Sabillah jelas menggaransi pertahanan Persik tak akan mudah jebol. Begitupun performa apik sejumlah full back Persik sejauh ini.

Roca mengatakan tidak akan menggaransi satu pun pemain masuk sebagai line up Persik di liga. Menurutnya, pemain harus menunjukkan penampilan yang meyakinkan hingga dirinya bisa mempercayai mereka sebagai starter. “Semua tergantung performa pemain,” tandasnya.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Gelaran Trofeo Ronaldinho tadi malam benar-benar dimanfaakan Javier Roca untuk menyiapkan timnya. Dia ingin, tak hanya soal teknik dan strategi permainan, tetapi pemain juga punya kesiapan secara fisik dan mental. Dua hal yang nantinya dinilai sangat berpengaruh pada perjalanan Persik Kediri di Liga 1 2022/2023. “Fisik dan mental diperlukan pemain menghadapi persaingan ketat di liga,” ujarnya.

Menurutnya, Persik sangat diuntungkan dengan mengikuti turnamen pra musim. Mulai dari Piala Presiden 2022, dimana Persik berkesempatan menghadapi tiga tim tangguh dari Liga 1 yang akan jadi pesaing mereka. Yakni Arema FC, Persikabo 1973, dan PSM Makassar. Hingga mengikuti Trofeo Ronaldinho yang berisi tim seperti RANS Nusantara FC dan Arema FC.

Meski berlangsung dengan format 3×30 menit atau bisa dikatakan bukan standar pertandingan resmi, namun ada faktor lain yang bisa menjadi daya tambah. Hal itu berupa kesempatan bermain melawan Ronaldinho. Mega bintang asal Brasil ini akan bermain di RANS dan harus dihadapi skuad Macan Putih. “Pemain bisa menimba pengalaman sekaligus menambah jam terbang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Manajemen Persik Bantah Laga Pembuka Pindah ke Balikpapan

Apalagi, meski sudah lama absen dalam laga profesional, Ronaldinho belum kehilangan sentuhan magisnya. Gocekan pemain bernama lengkap Ronaldo Assis de Moreira ini masih sangat mengagumkan

Roca mengatakan faktor pengalaman inilah yang nantinya jadi bekal menuju liga yang sesungguhnya. Pemain akan makin berbiasa bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam tim, maupun dengan pemain lawan. “Tekanan suporter juga akan menambah semangat pemain dan memberi mereka pressure untuk lebih baik,” bebernya.

Persik di musim ini sejatinya memiliki persiapan yang cukup panjang menuju Liga 1. Sejak awal bulan lalu, tim sudah terbentuk. Termasuk datangnya sejumlah legiun asing baru yang bakal menambah kualitas skuad.

Hanya menempati peringkat 11 klasemen musim lalu, Persik punya materi yang cukup bagus. Di depan, datangnya Joanderson de Jesus Assis cukup melegakan. Bomber 26 tahun itu hadir untuk menggantikan Youssef Ezzejari yang hengkang di akhir musim. Performanya sepanjang laga uji coba dan pra musim cukup bagus. Disokong sayap seperti Faris Aditama, Riyatno Abiyoso, Ferinando Pahabol, hingga Jeam Kelly Stroyer serta pemain seperti Sutan Zico dan M Ridwan, lini serang Macan Putih benar-benar menjanjikan.

Baca Juga :  Misi Promosi Macan Putih

Apalagi coach Roca tak ingin tim terlalu bergantung dengan satu pemain seperti musim lalu. “Harus ada banyak pemain yang bisa cetak gol,” papar pelatih asal Cile ini.

Di lini tengah, selain diperkuar pemain dari musim lalu, kedatangan pemain asing seperti Rohit Chand dan Renan Silva diharapkan bisa mengangkat moral tim. Double R ini merupakan pemain terbaik Liga 1 di tahun 2019 dan 2018. Serta sudah terbukti bisa bersaing dalam kerasnya liga Indonesia.

Di lini belakang, solidnya penampilan Arthur Felix dan M Sabillah jelas menggaransi pertahanan Persik tak akan mudah jebol. Begitupun performa apik sejumlah full back Persik sejauh ini.

Roca mengatakan tidak akan menggaransi satu pun pemain masuk sebagai line up Persik di liga. Menurutnya, pemain harus menunjukkan penampilan yang meyakinkan hingga dirinya bisa mempercayai mereka sebagai starter. “Semua tergantung performa pemain,” tandasnya.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/