25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Ganas Lagi, Macan pun Tersenyum

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Macan Putih mampu menjaga momentum. Mereka kembali menunjukkan keganasannya. Menjamu Madura United, Arthur Irawan dkk menang lagi. Kemenangan dua gol kemarin membuat Persik na ik satu strip. Dari posisi paling bontot ke peringkat 17. Hal.yang membuat kubu dua kali juara Liga ini jadi full senyum.

 

Gol pertama dicetak oleh Renan Silva dari titik putih. Setelah Bayu Otto di langgar di kotak penalti di pengujung ba bak pertama. Gol kedua dicetak oleh Riyat no Abiyoso setelah memanfaatkan bola liar akibat salah umpan dari bek MU Adi Utama.

 

Sebelum gol dari Abiyoso di menit ke-76, MU hampir menyamakan kedudukan. Namun, gol yang dicetak Lulinha pada menit ke-50 dianulir wasit. Sempat ada sedikit protes, namun pertandingan akhirnya bisa berjalanlagi.

- Advertisement -

 

Tren positif Persik ini juga dianggap oleh Pelatih Persik Divaldo Alves sebagai modal menanamkan mental menang dan bekerja keras. Karena pertandingan di putaran kedua masih tersisa 15 pertandingan lagi. “Hari ini saya senyum. Besok kami harus kerja lagi,” kata Alves sembari tersenyum. Pelatih asal Portugal itu mengatakan bahwa ini adalah pertandingan yang palih susah selama ia menukangi Persik. Salah satu yang membuat Alves geleng-geleng kepala adalah rapatnya pemain tengah MU.

Baca Juga :  Berpita Hitam, Persik Kediri Doa sebelum Latihan

 

“Kami kesusahan oleh marking pemain tengah tadi. Seperti saya bilang, Madura (United) memiliki pemain bagus dan terbukti hari ini (kemarin, Red). Ada situasi di mana para pemain tengah mereka menguasai pertandingan,” imbuh Alves.

 

Namun ia merasa bahwa Persik bisa memanfaatkan serangan balik cepat. Hingga berbuah gol dan bertambah tiga poin bagi Persik. “Kami tadi dengar, di luar stadion ada suporter yang menyanyikan dan berteriak. Kemenangan ini untuk suporter yang terus mendukung kami. Terima kasih,” ujar Alves.

 

Sementara itu pelatih MU Fabio Lefundes mengatakan bahwa kemenangan Persik ini membuat timnya terpukul. Karen  ia juga membutuhkan tiga poin agar menjaga asa perebutan juara Liga 1 musim ini

Baca Juga :  Prancis Siap Meningkatkan Kerja Sama Strategis dengan Indonesia

 

“Seperti yang saya bilang kemarin. Dua tim ingin mendapatkan tiga poin. Semua pasti main ngotot. Kami ada disadvantage karena lapangan di Stadion Brawijaya tidak begitu bagus,” dalih Lefundes.

 

Pelatih asal Brasil itu mengatakan bahwa lapangan dinilai terlalu keras. Sehingga olah bola bagi para pemainnya tidak maksimal. Ia juga menilai, karena Persik sering berlatih dan bermain di Brawijaya maka menjadi keuntungan sendiri bagi mereka

 

“Tapi saya tidak mau mendiskreditkan kemenangan Persik. Selamat untuk mereka,” pungkas Lefundes.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Macan Putih mampu menjaga momentum. Mereka kembali menunjukkan keganasannya. Menjamu Madura United, Arthur Irawan dkk menang lagi. Kemenangan dua gol kemarin membuat Persik na ik satu strip. Dari posisi paling bontot ke peringkat 17. Hal.yang membuat kubu dua kali juara Liga ini jadi full senyum.

 

Gol pertama dicetak oleh Renan Silva dari titik putih. Setelah Bayu Otto di langgar di kotak penalti di pengujung ba bak pertama. Gol kedua dicetak oleh Riyat no Abiyoso setelah memanfaatkan bola liar akibat salah umpan dari bek MU Adi Utama.

 

Sebelum gol dari Abiyoso di menit ke-76, MU hampir menyamakan kedudukan. Namun, gol yang dicetak Lulinha pada menit ke-50 dianulir wasit. Sempat ada sedikit protes, namun pertandingan akhirnya bisa berjalanlagi.

 

Tren positif Persik ini juga dianggap oleh Pelatih Persik Divaldo Alves sebagai modal menanamkan mental menang dan bekerja keras. Karena pertandingan di putaran kedua masih tersisa 15 pertandingan lagi. “Hari ini saya senyum. Besok kami harus kerja lagi,” kata Alves sembari tersenyum. Pelatih asal Portugal itu mengatakan bahwa ini adalah pertandingan yang palih susah selama ia menukangi Persik. Salah satu yang membuat Alves geleng-geleng kepala adalah rapatnya pemain tengah MU.

Baca Juga :  Persik vs Persiraja: Tiga Cedera, 1 Kartu Merah, Persik Tetap Yakin

 

“Kami kesusahan oleh marking pemain tengah tadi. Seperti saya bilang, Madura (United) memiliki pemain bagus dan terbukti hari ini (kemarin, Red). Ada situasi di mana para pemain tengah mereka menguasai pertandingan,” imbuh Alves.

 

Namun ia merasa bahwa Persik bisa memanfaatkan serangan balik cepat. Hingga berbuah gol dan bertambah tiga poin bagi Persik. “Kami tadi dengar, di luar stadion ada suporter yang menyanyikan dan berteriak. Kemenangan ini untuk suporter yang terus mendukung kami. Terima kasih,” ujar Alves.

 

Sementara itu pelatih MU Fabio Lefundes mengatakan bahwa kemenangan Persik ini membuat timnya terpukul. Karen  ia juga membutuhkan tiga poin agar menjaga asa perebutan juara Liga 1 musim ini

Baca Juga :  Persik Melakoni Lima Laga di Jateng dan Jogja

 

“Seperti yang saya bilang kemarin. Dua tim ingin mendapatkan tiga poin. Semua pasti main ngotot. Kami ada disadvantage karena lapangan di Stadion Brawijaya tidak begitu bagus,” dalih Lefundes.

 

Pelatih asal Brasil itu mengatakan bahwa lapangan dinilai terlalu keras. Sehingga olah bola bagi para pemainnya tidak maksimal. Ia juga menilai, karena Persik sering berlatih dan bermain di Brawijaya maka menjadi keuntungan sendiri bagi mereka

 

“Tapi saya tidak mau mendiskreditkan kemenangan Persik. Selamat untuk mereka,” pungkas Lefundes.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/