25 C
Kediri
Saturday, October 1, 2022

Tiga Diamankan, Puluhan Tak Boleh Masuk

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Jauh hari sebelum derby Jatim antara Persik melawan Arema, kesepakatan sudah dibuat. Yaitu, supporter masing-masing tim tak akan memberi dukungan ketika pertandingan away. Pada pertandingan kemarin, Aremania yang dilarang datang.

Skreening ketat pun dilakukan panitia pelaksana pertandingan yang disupervisi langsung oleh petugas keamanan. Yaitu meminta KTP para pembeli tiket yang hanya dijual melalui off-line di ticket box. Toh, tetap saja masih ada ‘kebocoran’. Ada beberapa supporter yang ditengarai sebagai Aremania yang bisa masuk ke stadion.

Setidaknya, ada tiga orang yang diamankan pihak keamanan. Mereka didapati di tribun timur laut. Dua orang dari tribun ini langsung digiring oleh anggota TNI yang bertugas.

Untungnya, kejadian itu tak memancing insiden yang lebih parah. Petugas keamanan yang dilengkapi K-9 menghalau Persikmania yang mencoba mendekat. Meskipun sempat ada lemparan botol kosong  ke arah supporter yang diamankan tersebut.

Baca Juga :  Gemilang, Hilman Syah Gagalkan Peluang Macan Putih

Terkait insiden itu, pihak panpel masih menyelidiki. “Kami akan kroscek, keadaannya itu seperti apa,” aku Ketua Locus of Control (LoC) Persik Abriadi Muhara.

- Advertisement -

Dia mengakui, ada laporan tiga orang diamankan petugas. Dugaan awalnya adalah, mereka pendukung Arema. “Info terakhir juga diamankan di Brimob,” imbuh Muha.

Lelaki asal Sidoarjo itu juga menambahkan ia belum tahu bagaimana bisa ada kebocoran tiket dan bagaimana suporter Persik bisa mengetahui orang-orang tersebut adalah suporter Arema.

“Kami akan lakukan pengecekan dengan pihak keamanan. Karena memang sejak pembelian, hingga tadi saat masuk ke stadion, selalu dijaga oleh pihak keamanan,” papar Muha.

 

Dari informasi lain koran ini, suporter Arema yang diamankan itu ada yang datang dari Bojonegoro. Jadi kemungkinan juga bukan berKTP Malang. Terkait bagaimana Persikmania mengetahui orang itu adalah Aremania, karena beberapa kali terlihat merekam video di dalam stadion untuk disebarkan di akun mereka.

Baca Juga :  Persik Tak Boleh Jemawa (Lagi)

Namun hal tersebut belum bisa dikonfirmasi ke pihak pengaman dan juga LOC Persik. Karena saat ini, kedua belah pihak masih melakukan koordinasi terhadap supporter yang diamankan.

“Selain ada tiga orang tadi yang nantinya akan dipulangkan, ada laporan sekitar 50 suporter Arema yang hendak masuk ditahan oleh penjagaan di depan gerbang. Jadi yang tercatat 50 tidak jadi masuk, dan tiga tadi bocor bisa masuk,” pungkas Muha.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Jauh hari sebelum derby Jatim antara Persik melawan Arema, kesepakatan sudah dibuat. Yaitu, supporter masing-masing tim tak akan memberi dukungan ketika pertandingan away. Pada pertandingan kemarin, Aremania yang dilarang datang.

Skreening ketat pun dilakukan panitia pelaksana pertandingan yang disupervisi langsung oleh petugas keamanan. Yaitu meminta KTP para pembeli tiket yang hanya dijual melalui off-line di ticket box. Toh, tetap saja masih ada ‘kebocoran’. Ada beberapa supporter yang ditengarai sebagai Aremania yang bisa masuk ke stadion.

Setidaknya, ada tiga orang yang diamankan pihak keamanan. Mereka didapati di tribun timur laut. Dua orang dari tribun ini langsung digiring oleh anggota TNI yang bertugas.

Untungnya, kejadian itu tak memancing insiden yang lebih parah. Petugas keamanan yang dilengkapi K-9 menghalau Persikmania yang mencoba mendekat. Meskipun sempat ada lemparan botol kosong  ke arah supporter yang diamankan tersebut.

Baca Juga :  Harapan di Pundak Don Joan

Terkait insiden itu, pihak panpel masih menyelidiki. “Kami akan kroscek, keadaannya itu seperti apa,” aku Ketua Locus of Control (LoC) Persik Abriadi Muhara.

Dia mengakui, ada laporan tiga orang diamankan petugas. Dugaan awalnya adalah, mereka pendukung Arema. “Info terakhir juga diamankan di Brimob,” imbuh Muha.

Lelaki asal Sidoarjo itu juga menambahkan ia belum tahu bagaimana bisa ada kebocoran tiket dan bagaimana suporter Persik bisa mengetahui orang-orang tersebut adalah suporter Arema.

“Kami akan lakukan pengecekan dengan pihak keamanan. Karena memang sejak pembelian, hingga tadi saat masuk ke stadion, selalu dijaga oleh pihak keamanan,” papar Muha.

 

Dari informasi lain koran ini, suporter Arema yang diamankan itu ada yang datang dari Bojonegoro. Jadi kemungkinan juga bukan berKTP Malang. Terkait bagaimana Persikmania mengetahui orang itu adalah Aremania, karena beberapa kali terlihat merekam video di dalam stadion untuk disebarkan di akun mereka.

Baca Juga :  Persik Kediri Setuju Liga 1 Digelar di Pulau Jawa

Namun hal tersebut belum bisa dikonfirmasi ke pihak pengaman dan juga LOC Persik. Karena saat ini, kedua belah pihak masih melakukan koordinasi terhadap supporter yang diamankan.

“Selain ada tiga orang tadi yang nantinya akan dipulangkan, ada laporan sekitar 50 suporter Arema yang hendak masuk ditahan oleh penjagaan di depan gerbang. Jadi yang tercatat 50 tidak jadi masuk, dan tiga tadi bocor bisa masuk,” pungkas Muha.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/