29 C
Kediri
Saturday, December 3, 2022

Persik Kediri Tak Ada Rencana Uji Coba

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Masih belum jelasnya nasib kompetisi membuat tim-tim anggota Liga 1 hanya berkutat pada latihan rutin. Termasuk pula Persik yang mulai berlatih kembali sejak sepuluh hari lalu. Meskipun demikian, klub ini juga tak memiliki rencana menggelar uji coba sebagai selingan.

“Tidak (ada rencana uji coba). Kami hanya fokus latihan saja,” kata pelatih Persik Divaldo Alves ketika ditanya apakah berkeinginan menjajal klub lain selama jeda kompetisi.

Setidaknya, dalam waktu dekat ini. Sebab, menurut Alves, dia lebih mementingkan menjaga serta memulihkan kondisi para pemain sebaik mungkin. Sedangkan uji coba juga berpotensi memunculkan risiko lain seperti cedera pemain.

Bagi Alves, menjaga kondisi tubuh setelah satu bulan lebih tidak melakukan latihan sepak bola bersama bisa menurunkan feel sentuhan dan pengolahan bola. Karena itu, targetnya adalah mengembalikan hal tersebut pada diri setiap pemain.

Baca Juga :  Jumpa Jagoan Jatim di Piala Gubernur, Persik Siap Mainkan Pemain Asing

“Selama berlatih juga tidak kami berikan porsi latihan saat liga berjalan. Hanya latihan ringan-ringan saja,” kata pelatih asal Portugal itu.

- Advertisement -

Ia tak pernah memikirkan kapan tim nya bisa melakukan uji coba, atau bermain lagi. Karena menurutnya, mereka juga harus mematuhi  aturan PSSI dan PT LIB sebagai operator liga. Yang masih memberikan lampu merah untuk kegiatan sepak bola di Indonesia.

Alves menambahkan, meski telah melakukan latihan bersama sejak Rabu (9/11), ia juga tidak memberikan intensitas latihan yang tinggi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi para pemain tetap bugar namun tidak sampai mengalami cedera.

“Kami tidak ingin para pemain juga cedera selama liga dihentikan ini. Dan selama latihan kami juga terus catat evaluasi apa yang bisa dilakukan selama latihan setiap minggu,” papar Alves.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkot Kediri Selesaikan Lahan Semampir

Dengan kompetisi yang masih terhenti, menjaga kondisi pemain termasuk berat badannya menjadi salah satu tantangan yang cukup berat. Mengingat para pemain juga selama ini hanya bisa dikontrol melalui aplikasi daring.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Masih belum jelasnya nasib kompetisi membuat tim-tim anggota Liga 1 hanya berkutat pada latihan rutin. Termasuk pula Persik yang mulai berlatih kembali sejak sepuluh hari lalu. Meskipun demikian, klub ini juga tak memiliki rencana menggelar uji coba sebagai selingan.

“Tidak (ada rencana uji coba). Kami hanya fokus latihan saja,” kata pelatih Persik Divaldo Alves ketika ditanya apakah berkeinginan menjajal klub lain selama jeda kompetisi.

Setidaknya, dalam waktu dekat ini. Sebab, menurut Alves, dia lebih mementingkan menjaga serta memulihkan kondisi para pemain sebaik mungkin. Sedangkan uji coba juga berpotensi memunculkan risiko lain seperti cedera pemain.

Bagi Alves, menjaga kondisi tubuh setelah satu bulan lebih tidak melakukan latihan sepak bola bersama bisa menurunkan feel sentuhan dan pengolahan bola. Karena itu, targetnya adalah mengembalikan hal tersebut pada diri setiap pemain.

Baca Juga :  Persik Kediri vs Borneo FC: Macan Putih Optimis Raih Kemenangan

“Selama berlatih juga tidak kami berikan porsi latihan saat liga berjalan. Hanya latihan ringan-ringan saja,” kata pelatih asal Portugal itu.

Ia tak pernah memikirkan kapan tim nya bisa melakukan uji coba, atau bermain lagi. Karena menurutnya, mereka juga harus mematuhi  aturan PSSI dan PT LIB sebagai operator liga. Yang masih memberikan lampu merah untuk kegiatan sepak bola di Indonesia.

Alves menambahkan, meski telah melakukan latihan bersama sejak Rabu (9/11), ia juga tidak memberikan intensitas latihan yang tinggi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi para pemain tetap bugar namun tidak sampai mengalami cedera.

“Kami tidak ingin para pemain juga cedera selama liga dihentikan ini. Dan selama latihan kami juga terus catat evaluasi apa yang bisa dilakukan selama latihan setiap minggu,” papar Alves.

Baca Juga :  68 Desa di Kabupaten Kediri Harus Ujian Ulang

Dengan kompetisi yang masih terhenti, menjaga kondisi pemain termasuk berat badannya menjadi salah satu tantangan yang cukup berat. Mengingat para pemain juga selama ini hanya bisa dikontrol melalui aplikasi daring.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/