23.5 C
Kediri
Saturday, July 2, 2022

Persik Masih Menunggu Surat Resmi Penundaan Liga 1

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri sudah melupakan kekalahan dari Persiraja Banda Aceh, Sabtu lalu (14/3). Kini mereka akan fokus lagi menatap ke laga-laga berikutnya. Hanya saja, persiapan skuad Joko Susilo itu bakal sedikit terkendala dengan keputusan PSSI soal penundaan kompetisi Liga 1 karena wabah virus Korona atau Covid-19.

Asisten Manajer Persik Kediri Hendra Setiawan mengatakan, penundaan itu datang dari imbauan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemudian dilanjutkan oleh PSSI. Bahwa seluruh kompetisi sepak bola profesional Indonesia dihentikan lebih dulu. “Mulai besok (hari ini, Red) semua pertandingan ditunda. Baik Liga 1 maupun Liga 2,” kata Hendra.

Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi soal lama waktu penundaan tersebut. Yang jelas, kata Hendra, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mengundang manajemen klub Liga 1 ke Jakarta hari ini (16/3).”Kami sudah terrima undangannya. Besok akan dirapatkan soal penundaan liga bersama PT LIB. Seluruh perwakilan manajer klub Liga 1,” ungkapnya.

Baca Juga :  Persik Siap Hadapi Misi Revans Laskar Jenggala

Sebenarnya, sebelum ada keputusan penundaan kompetisi karena Covid-19, Liga 1 mengalami jeda waktu sekitar 2 minggu. Pasalnya, pekan keempat Liga 1 baru bergulir pada 3 April nanti. 

Di pekan keempat, Persik akan melawat ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) melawan tuan rumah Persija Jakarta. Pertandingan akan dilangsungkan pada 4 April. Meski ada penundaan, Hendra mengatakan, skuad Macan Putih akan tetap mengagendakan latihan. Rencananya, latihan kembali digelar pada Selasa besok (17/3). “Hari ini dan besok kami liburkan dulu anak-anak,” ucap Hendra.

Persik saat ini memang mengusung misi bangkit setelah menelan kekelahan dari Laskar Rencong. Mereka baru mendulang dua poin dari tiga laga yang sudah dilakoni. Pelatih Joko Susilo berjanji untuk memperbaiki performa anak asuhnya. Saat melawan Persiraja, Persik masih lemah dalam penyelesaian akhir. Serangan mereka juga terkesan monoton karena lebih banyak mengandalkan bola-bola crossing.

Baca Juga :  Tim Juara Ligina Ini Ajak Persik Kediri Uji Coba
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri sudah melupakan kekalahan dari Persiraja Banda Aceh, Sabtu lalu (14/3). Kini mereka akan fokus lagi menatap ke laga-laga berikutnya. Hanya saja, persiapan skuad Joko Susilo itu bakal sedikit terkendala dengan keputusan PSSI soal penundaan kompetisi Liga 1 karena wabah virus Korona atau Covid-19.

Asisten Manajer Persik Kediri Hendra Setiawan mengatakan, penundaan itu datang dari imbauan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemudian dilanjutkan oleh PSSI. Bahwa seluruh kompetisi sepak bola profesional Indonesia dihentikan lebih dulu. “Mulai besok (hari ini, Red) semua pertandingan ditunda. Baik Liga 1 maupun Liga 2,” kata Hendra.

Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi soal lama waktu penundaan tersebut. Yang jelas, kata Hendra, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mengundang manajemen klub Liga 1 ke Jakarta hari ini (16/3).”Kami sudah terrima undangannya. Besok akan dirapatkan soal penundaan liga bersama PT LIB. Seluruh perwakilan manajer klub Liga 1,” ungkapnya.

Baca Juga :  Yusuf Meilana Paling Berkesan dengan Liga 3

Sebenarnya, sebelum ada keputusan penundaan kompetisi karena Covid-19, Liga 1 mengalami jeda waktu sekitar 2 minggu. Pasalnya, pekan keempat Liga 1 baru bergulir pada 3 April nanti. 

Di pekan keempat, Persik akan melawat ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) melawan tuan rumah Persija Jakarta. Pertandingan akan dilangsungkan pada 4 April. Meski ada penundaan, Hendra mengatakan, skuad Macan Putih akan tetap mengagendakan latihan. Rencananya, latihan kembali digelar pada Selasa besok (17/3). “Hari ini dan besok kami liburkan dulu anak-anak,” ucap Hendra.

Persik saat ini memang mengusung misi bangkit setelah menelan kekelahan dari Laskar Rencong. Mereka baru mendulang dua poin dari tiga laga yang sudah dilakoni. Pelatih Joko Susilo berjanji untuk memperbaiki performa anak asuhnya. Saat melawan Persiraja, Persik masih lemah dalam penyelesaian akhir. Serangan mereka juga terkesan monoton karena lebih banyak mengandalkan bola-bola crossing.

Baca Juga :  Puasa, Ada Menu Latihan Berat dan Ringan

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/