23.9 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Johan Prasetyo: Momen Gol Kemenangan Persik di Liga Champions Asia

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Johan Prasetyo tidak pernah melupakan momen itu. Pada 2004, bermain di Stadion Brawijaya, pria 38 tahun itu menjadi pencetak gol tunggal sekaligus mengunci kemenangan Persik Kediri atas Binh Dinh FC. 

Menjadi spesial karena pertandingan tersebut  terjadi di Liga Champions Asia. “Dan itu adalah gol pertama saya di Liga Champions,” kata pria yang kini menjadi asisten pelatih Persik Kediri ini.

          Johan mengaku, selalu mengingat laga itu. Menjadi starting eleven di bawah asuhan pelatih Jaya Hartono, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ini tidah mau membuang kesempatan tersebut. Apalagi saat itu usianya masih 22 tahun.

          Bermain imbang 0-0 di babak pertama, Johan langsung membuktikan bahwanya dirinya memang pantas jadi penyerang pilihan utama. Mendapat julukan wonderkid, Johan sukses membobol gawang klub asal Vietnam itu. “Seingat saya di awan babak kedua. Dapat umpan true pass (terobosan),” ungkapnya.

Baca Juga :  Barnadi, Mbahe Macan Putih Tutup Usia

          Golnya tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan itu. Persik sukses merebut tiga poin di kandang. Setelah momen itu, dia mengalami cedera hamstring. “Itulah kenapa saya masih ingat sampai sekarang pertandingannya,” ujarnya.

- Advertisement -

          Selain tentu saja laga Persik melawan Binh Dinh berlangsung di level Asia. Karenanya, gengsinya sangat tinggi. Klub berjuluk Macan Putih itu menjadi satu-satunya klub Indonesia yang bertanding di tingkat internasional kala itu.

          Sayangnya, Johan belum sempat melihat lagi tayangan video gol pertamanya di Liga Champions. Dia beberapa kali mencarinya di youtube. “Sampai sekarang saya belum ketemu videonya. Mungkin masih disimpan pemilik hak siar,” kata Johan seraya tertawa.

Baca Juga :  Tewas Tenggelam usai Cuci Glangsing di Serinjing

          Johan bergabung di Persik Kediri pada 2003. Saat itu, dia didatangkan dari Arema Malang. Di musim pertamanya di Kediri, pria yang sekarang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) pemkot ini berhasim membawa Persik menjadi jawara.

          Dia menutup karirnya pada 2007. Saat usianya masih 25 tahun. Keputusan tersebut diambil karena Johan mengalami cedera parah. Namun  sebelum gantung sepatu, bapak satu anak ini sukses merebut juara Liga Indonesia bersama Persik di musim 2006. (baz)

 

Nama : Johan Prasetyo

TTL : Semarang, 7 Juni 1982

Posisi : Striker

Karir : Arema Malang (2001-2003)

             Persik Kediri (2003-2007)

 

 

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Johan Prasetyo tidak pernah melupakan momen itu. Pada 2004, bermain di Stadion Brawijaya, pria 38 tahun itu menjadi pencetak gol tunggal sekaligus mengunci kemenangan Persik Kediri atas Binh Dinh FC. 

Menjadi spesial karena pertandingan tersebut  terjadi di Liga Champions Asia. “Dan itu adalah gol pertama saya di Liga Champions,” kata pria yang kini menjadi asisten pelatih Persik Kediri ini.

          Johan mengaku, selalu mengingat laga itu. Menjadi starting eleven di bawah asuhan pelatih Jaya Hartono, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ini tidah mau membuang kesempatan tersebut. Apalagi saat itu usianya masih 22 tahun.

          Bermain imbang 0-0 di babak pertama, Johan langsung membuktikan bahwanya dirinya memang pantas jadi penyerang pilihan utama. Mendapat julukan wonderkid, Johan sukses membobol gawang klub asal Vietnam itu. “Seingat saya di awan babak kedua. Dapat umpan true pass (terobosan),” ungkapnya.

Baca Juga :  Tewas Tenggelam usai Cuci Glangsing di Serinjing

          Golnya tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan itu. Persik sukses merebut tiga poin di kandang. Setelah momen itu, dia mengalami cedera hamstring. “Itulah kenapa saya masih ingat sampai sekarang pertandingannya,” ujarnya.

          Selain tentu saja laga Persik melawan Binh Dinh berlangsung di level Asia. Karenanya, gengsinya sangat tinggi. Klub berjuluk Macan Putih itu menjadi satu-satunya klub Indonesia yang bertanding di tingkat internasional kala itu.

          Sayangnya, Johan belum sempat melihat lagi tayangan video gol pertamanya di Liga Champions. Dia beberapa kali mencarinya di youtube. “Sampai sekarang saya belum ketemu videonya. Mungkin masih disimpan pemilik hak siar,” kata Johan seraya tertawa.

Baca Juga :  Siang Ini Pelatih Baru Persik Diumumkan, Asing atau Lokal?

          Johan bergabung di Persik Kediri pada 2003. Saat itu, dia didatangkan dari Arema Malang. Di musim pertamanya di Kediri, pria yang sekarang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) pemkot ini berhasim membawa Persik menjadi jawara.

          Dia menutup karirnya pada 2007. Saat usianya masih 25 tahun. Keputusan tersebut diambil karena Johan mengalami cedera parah. Namun  sebelum gantung sepatu, bapak satu anak ini sukses merebut juara Liga Indonesia bersama Persik di musim 2006. (baz)

 

Nama : Johan Prasetyo

TTL : Semarang, 7 Juni 1982

Posisi : Striker

Karir : Arema Malang (2001-2003)

             Persik Kediri (2003-2007)

 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/