24.3 C
Kediri
Wednesday, June 29, 2022

Terlambat Panas, Macan Putih Kandas

BANTUL, JP Radar Kediri – Pelatih Persik Javier Roca memang memenuhi janjinya. Yaitu membuat timnya bermain menyerang saat menghadapi Persib. Sayang, perwujudan janji itu tak dibarengi dengan hasil positif. Justru Macan putih membawa hasil kekalahan. Mereka takluk 0-1 dari klub berjuluk Maung Bandung tersebut saat bertanding di Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta tadi malam.

Tapi, Roca punya dalih. Dia menyebut anak asuhnya terlambat panas. Akibatnya, di 25 menit pertama setelah kickoff  klub asal Bandung itu mampu mengendalikan permainan. Serangan bertubi-tubi Persib kemudian membuahkan gol cepat di menit ke-16. Dicetak oleh Frets Butuan setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi penjaga gawang Dikri Yusron.

“Kami kalah penguasaan bola di awal babak pertama. Setelah gol terjadi, kami mulai melakukan serangan. Jadi memang benar kalau kami sedikit terlambat memulai laga,” dalih Roca.

Setelah tersengat gol tersebut, Persik kemudian mengambil alih permainan. Mereka memaksa Persib untuk bertahan total di area pertahanan. Dari statistik, pertandingan, anak-anak Kediri memimpin 62 persen penguasaan bola. Mereka juga unggul dalam urusan peluang mencetak gol.

Baca Juga :  Puti Guntur ke Makam Bung Karno

Dari tujuh kesempatan membuat gol, Dany Saputra dkk melakukan empat tendangan ke arah gawang. Sementara Pangeran Biru –julukan lain Persib- mencatat tiga kali tendangan.

Keputusan Persib untuk bermain defensif membuat Persik kesulitan membongkar pertahanan mereka. Roca mengungkapkan para pemainnya kesulitan mendapat ruang tembak meskipun Youssef Ezzejjari beberapa kali melakukan tendangan ke gawang.

“Kami mendapatkan problem untuk membongkar pertahanan mereka,” keluhnya.

Meski kalah, Roca tetap memberikan apresiasi kepada penggawanya. Menurut pria asal Chili ini, Persik bermain lebih baik dibanding lawannya. “Persoalannya adalah mereka bisa membuat gol sementara kami tidak mampu membalasnya,” kilahnya  lagi.

Roca juga tidak mau menyalahkan Dikri Yusron. Menurutnya proses gol Persib bukan semata-mata kesalahan satu pemain saja. “Ada banyak komponen yang bekerja. Yang pertama, tentu kesalahan saya. Jadi bukan kesalahan individu pemain,” ujar Roca.

Baca Juga :  Otto Mengingat Debut Liga 1 lewat Foto¬†¬†

Termasuk kartu merah yang diterima Septian Satria Bagaskara di menit ke-89. Penyerang 24 tahun itu diusir keluar lapangan setelah diketahui melanggar Ardi Idrus. Sebelumnya, di menit ke-82, Bagaskara menerima kartu kuning pertama setelah dianggap diving.

Hasil tersebut memang tidak mengubah posisi Persik di klasemen sementara Liga 1. Mereka tetap di posisi ke-14 dengan 17 poin. Hanya saja, hasil positif yang diraih Barito Putera atas Persita Tangerang membuat jarak hanya terpaut dua poin. Laskar Antasari membututi di posisi ke-15.

Roca mengatakan akan melakukan evaluasi untuk menghadapi putaran kedua yang rencananya dimulai awal Januari tahun depan. Namun, dia belum menyebut nama-nama yang bakal direkrut di bursa transfer kedua pada 15 Desember.

Sementara itu, pelatih Persib Robert Rene Alberts menyebut kemenangan timnya berkat permainan apik di awal pertandingan. Selain melakukan pressing tinggi, Persib juga begitu ofensif. “Menurut saya, itu kunci kemenangan kami hari ini,” ujarnya. (baz/fud)

- Advertisement -

BANTUL, JP Radar Kediri – Pelatih Persik Javier Roca memang memenuhi janjinya. Yaitu membuat timnya bermain menyerang saat menghadapi Persib. Sayang, perwujudan janji itu tak dibarengi dengan hasil positif. Justru Macan putih membawa hasil kekalahan. Mereka takluk 0-1 dari klub berjuluk Maung Bandung tersebut saat bertanding di Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta tadi malam.

Tapi, Roca punya dalih. Dia menyebut anak asuhnya terlambat panas. Akibatnya, di 25 menit pertama setelah kickoff  klub asal Bandung itu mampu mengendalikan permainan. Serangan bertubi-tubi Persib kemudian membuahkan gol cepat di menit ke-16. Dicetak oleh Frets Butuan setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi penjaga gawang Dikri Yusron.

“Kami kalah penguasaan bola di awal babak pertama. Setelah gol terjadi, kami mulai melakukan serangan. Jadi memang benar kalau kami sedikit terlambat memulai laga,” dalih Roca.

Setelah tersengat gol tersebut, Persik kemudian mengambil alih permainan. Mereka memaksa Persib untuk bertahan total di area pertahanan. Dari statistik, pertandingan, anak-anak Kediri memimpin 62 persen penguasaan bola. Mereka juga unggul dalam urusan peluang mencetak gol.

Baca Juga :  Lagi! Pelatih Persik Kecewa karena Wasit

Dari tujuh kesempatan membuat gol, Dany Saputra dkk melakukan empat tendangan ke arah gawang. Sementara Pangeran Biru –julukan lain Persib- mencatat tiga kali tendangan.

Keputusan Persib untuk bermain defensif membuat Persik kesulitan membongkar pertahanan mereka. Roca mengungkapkan para pemainnya kesulitan mendapat ruang tembak meskipun Youssef Ezzejjari beberapa kali melakukan tendangan ke gawang.

“Kami mendapatkan problem untuk membongkar pertahanan mereka,” keluhnya.

Meski kalah, Roca tetap memberikan apresiasi kepada penggawanya. Menurut pria asal Chili ini, Persik bermain lebih baik dibanding lawannya. “Persoalannya adalah mereka bisa membuat gol sementara kami tidak mampu membalasnya,” kilahnya  lagi.

Roca juga tidak mau menyalahkan Dikri Yusron. Menurutnya proses gol Persib bukan semata-mata kesalahan satu pemain saja. “Ada banyak komponen yang bekerja. Yang pertama, tentu kesalahan saya. Jadi bukan kesalahan individu pemain,” ujar Roca.

Baca Juga :  Riyatno Abiyoso, Sayap Muda Persik Kediri

Termasuk kartu merah yang diterima Septian Satria Bagaskara di menit ke-89. Penyerang 24 tahun itu diusir keluar lapangan setelah diketahui melanggar Ardi Idrus. Sebelumnya, di menit ke-82, Bagaskara menerima kartu kuning pertama setelah dianggap diving.

Hasil tersebut memang tidak mengubah posisi Persik di klasemen sementara Liga 1. Mereka tetap di posisi ke-14 dengan 17 poin. Hanya saja, hasil positif yang diraih Barito Putera atas Persita Tangerang membuat jarak hanya terpaut dua poin. Laskar Antasari membututi di posisi ke-15.

Roca mengatakan akan melakukan evaluasi untuk menghadapi putaran kedua yang rencananya dimulai awal Januari tahun depan. Namun, dia belum menyebut nama-nama yang bakal direkrut di bursa transfer kedua pada 15 Desember.

Sementara itu, pelatih Persib Robert Rene Alberts menyebut kemenangan timnya berkat permainan apik di awal pertandingan. Selain melakukan pressing tinggi, Persib juga begitu ofensif. “Menurut saya, itu kunci kemenangan kami hari ini,” ujarnya. (baz/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/