26.7 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Skuad Persik Kediri Membungkam Kandidat Juara

BOGOR, JP Radar Kediri – Persik masuk ke lapangan di Stadion Pakansari, Bogor tadi malam dengan status tak diunggulkan, underdog. Modal skuad berjuluk Macan Putih ini hanyalah nilai 0 dari sekali kalah. Bandingkan dengan modal mentereng yang dibawa Borneo FC, sang lawan. Mereka masuk ke lapangan dengan modal menjungkalkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1!

Namun, sepak bola bukanlah soal prediksi di kertas. Sepak bola adalah soal pertandingan 2 x 45 menit di lapangan. Hasilnya, seperti yang diketahui bersama, Persik sukses membungkam tim berjuluk Pesut Etam yang juga kandidat juara Liga 1 itu. Skornya memang tipis, hanya 1-0. Namun mampu membalikkan semua prediksi dari pengamat bola.

Hasil itu jelas membuat bungah hati pelatih Joko ‘Gethuk’ Susilo. Sang pelatih langsung memberi apresiasi pada seluruh pemainnya. “Saya bangga dengan pemain yang bekerja keras. Juga jajaran pelatih dan manajemen tim,” ucapnya.

Tak lupa, Gethuk juga mengucapkan terima kasih pada suporter Persik, Persikmania. “Kami senang dengan dukungan Persikmania. Mereka sudah memberikan masukan untuk kemajuan tim,” sambung pria 51 tahun ini.

Baca Juga :  Piala Menpora 2021: Joko Susilo Kembali Latih Persik Kediri

Hasil gemilang tadi malam tak lepas dari racikan strategi pelatih yang kala jadi pemain pernah memperkuat Arema Malang ini. Terutama perubahan taktik di babak kedua. Usai turun minum Gethuk menarik keluar Sackie Teah Doe dan Septian Bagaskara. Menggantikannya dengan Bayu Otto dan Antoni Putro Nugroho.

Pergantian itu bukan karena dua pemain itu tampil buruk. Sejatinya, baik Sackie maupun Septian tampil bagus di babak pertama. Pergantian itu lebih karena pertimbangan strategi. “Kami ingin permainan terus meningkat,” tegasnya.

Benar saja, pergantian tersebut membawa perubahan permainan. Serangan semakin bagus dan kian tajam setelah masuknya Hariyanto Panto yang menggantikan Youssef Ezzejjari.

Namun, Gethuk mengaku belum puas dengan komposisi pemainnya yang sekarang. Karena mereka masih bisa terus berkembang. Ada pemain yang masih dibelit cedera, seperti Dionatan Machado.

“Kami akan terus berkembang ke depan. Apalagi perjalanan masih panjang,” ujarnya yakin.

Baca Juga :  Uji Coba, Persik Menang Telak Lawan PSID Djombang

Andri Ibo, pemain belakang, menyebut timnya bermain kompak. Lini belakang, tengah, dan depan bermain sangat padu. ”Ini kerjasama tim yang baik,” pujinya.

Ibo sendiri bermain luar biasa. Meski sempat absen karena cedera, dia langsung tampil trengginas. “Saya bertugas mengomando teman-teman dari belakang,” kata pemain asli Papua ini.

Kemenangan tadi malam juga tidak lepas dari evaluasi hasil laga sebelumnya. Terutama soal fisik. Setelah ditempa di Pantai Prigi, Trenggalek, stamina pemain jauh lebih meningkat.

Gol kemenangan Persik dicetak oleh Adi Eko Jayanto di menit ke-79. Memanfaatkan umpan dari Bayu Otto. Umpan itu dikreasi dari sisi kiri pertahanan Persik. Dimulai dari Felix Silva yang mengumpan ke Vava Mario Yagalo. Kemudian diteruskan ke Dany Saputra. Melihat ada celah, Dany memberikan bola ke Hariyanto Panto dan baru disodorkan ke Otto.

Kemenangan tersebut membuat posisi Persik terkatrol ke papan atas. Andri Ibo dkk mendulang 3 poin pertama mereka di pekan kedua. (baz/fud)

- Advertisement -

BOGOR, JP Radar Kediri – Persik masuk ke lapangan di Stadion Pakansari, Bogor tadi malam dengan status tak diunggulkan, underdog. Modal skuad berjuluk Macan Putih ini hanyalah nilai 0 dari sekali kalah. Bandingkan dengan modal mentereng yang dibawa Borneo FC, sang lawan. Mereka masuk ke lapangan dengan modal menjungkalkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1!

Namun, sepak bola bukanlah soal prediksi di kertas. Sepak bola adalah soal pertandingan 2 x 45 menit di lapangan. Hasilnya, seperti yang diketahui bersama, Persik sukses membungkam tim berjuluk Pesut Etam yang juga kandidat juara Liga 1 itu. Skornya memang tipis, hanya 1-0. Namun mampu membalikkan semua prediksi dari pengamat bola.

Hasil itu jelas membuat bungah hati pelatih Joko ‘Gethuk’ Susilo. Sang pelatih langsung memberi apresiasi pada seluruh pemainnya. “Saya bangga dengan pemain yang bekerja keras. Juga jajaran pelatih dan manajemen tim,” ucapnya.

Tak lupa, Gethuk juga mengucapkan terima kasih pada suporter Persik, Persikmania. “Kami senang dengan dukungan Persikmania. Mereka sudah memberikan masukan untuk kemajuan tim,” sambung pria 51 tahun ini.

Baca Juga :  Roca Evaluasi Kinerja Pemain Jelang Liga 1

Hasil gemilang tadi malam tak lepas dari racikan strategi pelatih yang kala jadi pemain pernah memperkuat Arema Malang ini. Terutama perubahan taktik di babak kedua. Usai turun minum Gethuk menarik keluar Sackie Teah Doe dan Septian Bagaskara. Menggantikannya dengan Bayu Otto dan Antoni Putro Nugroho.

Pergantian itu bukan karena dua pemain itu tampil buruk. Sejatinya, baik Sackie maupun Septian tampil bagus di babak pertama. Pergantian itu lebih karena pertimbangan strategi. “Kami ingin permainan terus meningkat,” tegasnya.

Benar saja, pergantian tersebut membawa perubahan permainan. Serangan semakin bagus dan kian tajam setelah masuknya Hariyanto Panto yang menggantikan Youssef Ezzejjari.

Namun, Gethuk mengaku belum puas dengan komposisi pemainnya yang sekarang. Karena mereka masih bisa terus berkembang. Ada pemain yang masih dibelit cedera, seperti Dionatan Machado.

“Kami akan terus berkembang ke depan. Apalagi perjalanan masih panjang,” ujarnya yakin.

Baca Juga :  Jefferson Formigao: Patuhi Anjuran Physical Distancing

Andri Ibo, pemain belakang, menyebut timnya bermain kompak. Lini belakang, tengah, dan depan bermain sangat padu. ”Ini kerjasama tim yang baik,” pujinya.

Ibo sendiri bermain luar biasa. Meski sempat absen karena cedera, dia langsung tampil trengginas. “Saya bertugas mengomando teman-teman dari belakang,” kata pemain asli Papua ini.

Kemenangan tadi malam juga tidak lepas dari evaluasi hasil laga sebelumnya. Terutama soal fisik. Setelah ditempa di Pantai Prigi, Trenggalek, stamina pemain jauh lebih meningkat.

Gol kemenangan Persik dicetak oleh Adi Eko Jayanto di menit ke-79. Memanfaatkan umpan dari Bayu Otto. Umpan itu dikreasi dari sisi kiri pertahanan Persik. Dimulai dari Felix Silva yang mengumpan ke Vava Mario Yagalo. Kemudian diteruskan ke Dany Saputra. Melihat ada celah, Dany memberikan bola ke Hariyanto Panto dan baru disodorkan ke Otto.

Kemenangan tersebut membuat posisi Persik terkatrol ke papan atas. Andri Ibo dkk mendulang 3 poin pertama mereka di pekan kedua. (baz/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/