28.3 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Macan Putih Kian Aman dari Jerat Degradasi

SLEMAN, JP Radar Kediri – Tren positif Persik di seri 3 Liga 1 berlanjut. Tadi malam (8/12) Macan Putih sukses menggulung Barito Putera dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta.

Kemenangan tersebut tidak hanya membuat Faris Aditama dkk semakin aman dari zona merah. Penampilan Persik juga terus membaik. Mereka bermain menyerang, menciptakan banyak peluang, dan memenangkan pertandingan.

Kemenangan itu membuat Persik naik ke posisi 13 klasemen sementara dengan raihan 17 poin. Namun, posisi tersebut masih rawan digeser Persikabo 1973 yang sore ini baru memainkan laga pekan ke-16 melawan Persiraja Banda Aceh.

Di luar itu, Persik memang pantas mendapat tiga poin dari Barito Putera. Para pemain bermain luar biasa. Terutama di babak pertama.

Baca Juga :  Bayu Otto, Bangkit setelah Cedera Panjang

Agresivitas tersebut akhirnya berbuah gol di menit ke-8. Antoni Putro Nugroho mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dari Yusuf Meilana yang melalukan solo run dari sisi kiri.

Di ujung laga, tepat di menit ke-88, striker Youssef Ezzejjari menambah keunggulan. Gol tersebut membuat pemain asal Spanyol itu kini mengoleksi 11 gol dan masuk jajaran top skor Liga 1.

Seharusnya Persik bisa mencetak lebih dari dua gol. Mereka menciptakan banyak peluang. Tercatat ada 8 tendangan yang mengarah ke gawang.

“Saya memang meminta pemain untuk menciptakan banyak peluang ke gawang lawan. Kalau mereka hanya membuat 1 peluang, itu mengkhawatirkan. Soal finishing, kami akan perbaiki lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum Panwascam Memeras?

Roca melanjutkan, pemainnya merasakan kelelahan setelah babak pertama. Penyebabnya, sejak kick off, Persik bermain dengan intensitas tinggi dan pressing ketat ke lawan.

“Di babak kedua, anak-anak mulai lelah. Tapi, pergantian yang kami lakukan bisa mengatasi masalah tersebut,” ungkap pelatih asal Chili ini.

Dari kubu lawan, pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mengakui keunggulan permainan Persik. Tapi, dia ingin pemainnya tidak patah semangat untuk menatap laga berikutnya. “Kami harus segera bangkit,” kata Djanur mengenai empat kekalahan beruntun timnya yang diterima di seri 3. (baz/fud)

- Advertisement -

SLEMAN, JP Radar Kediri – Tren positif Persik di seri 3 Liga 1 berlanjut. Tadi malam (8/12) Macan Putih sukses menggulung Barito Putera dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta.

Kemenangan tersebut tidak hanya membuat Faris Aditama dkk semakin aman dari zona merah. Penampilan Persik juga terus membaik. Mereka bermain menyerang, menciptakan banyak peluang, dan memenangkan pertandingan.

Kemenangan itu membuat Persik naik ke posisi 13 klasemen sementara dengan raihan 17 poin. Namun, posisi tersebut masih rawan digeser Persikabo 1973 yang sore ini baru memainkan laga pekan ke-16 melawan Persiraja Banda Aceh.

Di luar itu, Persik memang pantas mendapat tiga poin dari Barito Putera. Para pemain bermain luar biasa. Terutama di babak pertama.

Baca Juga :  Ambisi Besar Mantan Pinjaman

Agresivitas tersebut akhirnya berbuah gol di menit ke-8. Antoni Putro Nugroho mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dari Yusuf Meilana yang melalukan solo run dari sisi kiri.

Di ujung laga, tepat di menit ke-88, striker Youssef Ezzejjari menambah keunggulan. Gol tersebut membuat pemain asal Spanyol itu kini mengoleksi 11 gol dan masuk jajaran top skor Liga 1.

Seharusnya Persik bisa mencetak lebih dari dua gol. Mereka menciptakan banyak peluang. Tercatat ada 8 tendangan yang mengarah ke gawang.

“Saya memang meminta pemain untuk menciptakan banyak peluang ke gawang lawan. Kalau mereka hanya membuat 1 peluang, itu mengkhawatirkan. Soal finishing, kami akan perbaiki lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Persik Sudah Dapat Tiga Kiper Anyar, Satu Masih Muda

Roca melanjutkan, pemainnya merasakan kelelahan setelah babak pertama. Penyebabnya, sejak kick off, Persik bermain dengan intensitas tinggi dan pressing ketat ke lawan.

“Di babak kedua, anak-anak mulai lelah. Tapi, pergantian yang kami lakukan bisa mengatasi masalah tersebut,” ungkap pelatih asal Chili ini.

Dari kubu lawan, pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mengakui keunggulan permainan Persik. Tapi, dia ingin pemainnya tidak patah semangat untuk menatap laga berikutnya. “Kami harus segera bangkit,” kata Djanur mengenai empat kekalahan beruntun timnya yang diterima di seri 3. (baz/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/