24.4 C
Kediri
Saturday, October 1, 2022

Striker Baru Persik Kediri Seret Gol, Yang Out Justru Moncer

- Advertisement -

Ada yang kontras pada Persik musim ini. Lini serang masih tergolong memble. Dalam tiga pertandingan baru mencetak satu gol. Itupun hanya melalui titik penalti di pertandingan kandang.

Ironisnya, beberapa pemain Persik yang hengkang justru moncer di klub barunya. Sebut saja Youssef Ezzejjari dan Septian Satria Bagaskara. Bagas telah membukukan dua gol untuk klub yang dibelanya saat ini RANS FC. Sedangkan Ezze, di Bhayangkara FC, juga telah mengoleksi dua gol.

Sementara, striker baru yang direkrut Persik musim ini, Joanderson, penampilannya belum sesuai harapan. Masih nirgol di tiga pertandingan.

Salah keputusan melepas dua pemain itu? Roca membantah. Menurutnya, dua pemain yang hengkang itu-Bagas dan Ezze-sebenarnya masuk list pemain musim ini. Namun, para pemain yang memilih berganti klub.

Baca Juga :  Seleksi Persik Kediri Masih Fokus untuk Putra Daerah

“Bukan kami yang melepas. Mereka mendapatkan opsi yang lebih bagus menurut mereka sendiri. Mungkin secara finansial, karir, dan minute bermain. Mereka adalah pemain kami, sebelum memutuskan sendiri untuk pindah,” dalih pelatih asal Cile, Amerika Selatan itu.

- Advertisement -

Meskipun demikian Roca mengaku senang dengan performa mantan pemainnya itu. “Saya juga sangat senang lihat Ezzejjari berkarir di klub lain, juga dengan Bagas. Anak daerah (Kediri) yang merantau di luar untuk mendapatkan tempat bermain. Semua full keputusan dari mereka sendiri,” terangnya.

Ketika disinggung tentang keran gol Persik yang masih seret dalam tiga pertandingan terakhir, Roca meminta suporter bersabar. Termasuk tak menyalahkan pemain depan.

Dia sadar Joanderson banyak disorot. Hal itu tak masalah. Dia menantikan feeling goal pemain asal Brasil itu keluar. “Selama ini komunikasi dengan Joanderson lancar. Dengan pemain lancar, selain masalah bahasa saja, sih. Semakin lama, dia semakin percaya diri juga, adapatasinya terus berjalan,” kilah Roca.

Baca Juga :  Isi Jeda, Persik Kediri TC di Jakarta

Dia mengakui publik menilai kualitas striker adalah jumlah gol bagi timnya. Sedangkan dari tiga pertandingan, Persik hanya memasukkan satu gol saja. Itupun juga dari Renan, seorang gelandang, dan dari titik putih.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

Ada yang kontras pada Persik musim ini. Lini serang masih tergolong memble. Dalam tiga pertandingan baru mencetak satu gol. Itupun hanya melalui titik penalti di pertandingan kandang.

Ironisnya, beberapa pemain Persik yang hengkang justru moncer di klub barunya. Sebut saja Youssef Ezzejjari dan Septian Satria Bagaskara. Bagas telah membukukan dua gol untuk klub yang dibelanya saat ini RANS FC. Sedangkan Ezze, di Bhayangkara FC, juga telah mengoleksi dua gol.

Sementara, striker baru yang direkrut Persik musim ini, Joanderson, penampilannya belum sesuai harapan. Masih nirgol di tiga pertandingan.

Salah keputusan melepas dua pemain itu? Roca membantah. Menurutnya, dua pemain yang hengkang itu-Bagas dan Ezze-sebenarnya masuk list pemain musim ini. Namun, para pemain yang memilih berganti klub.

Baca Juga :  Transaksi Dobel L di Tepi Jalan Baron

“Bukan kami yang melepas. Mereka mendapatkan opsi yang lebih bagus menurut mereka sendiri. Mungkin secara finansial, karir, dan minute bermain. Mereka adalah pemain kami, sebelum memutuskan sendiri untuk pindah,” dalih pelatih asal Cile, Amerika Selatan itu.

Meskipun demikian Roca mengaku senang dengan performa mantan pemainnya itu. “Saya juga sangat senang lihat Ezzejjari berkarir di klub lain, juga dengan Bagas. Anak daerah (Kediri) yang merantau di luar untuk mendapatkan tempat bermain. Semua full keputusan dari mereka sendiri,” terangnya.

Ketika disinggung tentang keran gol Persik yang masih seret dalam tiga pertandingan terakhir, Roca meminta suporter bersabar. Termasuk tak menyalahkan pemain depan.

Dia sadar Joanderson banyak disorot. Hal itu tak masalah. Dia menantikan feeling goal pemain asal Brasil itu keluar. “Selama ini komunikasi dengan Joanderson lancar. Dengan pemain lancar, selain masalah bahasa saja, sih. Semakin lama, dia semakin percaya diri juga, adapatasinya terus berjalan,” kilah Roca.

Baca Juga :  Musim Keenam si Penampil Terbanyak

Dia mengakui publik menilai kualitas striker adalah jumlah gol bagi timnya. Sedangkan dari tiga pertandingan, Persik hanya memasukkan satu gol saja. Itupun juga dari Renan, seorang gelandang, dan dari titik putih.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/