25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Bergabung ke Persik Kediri, Samsul Seperti Pulang Kampung

KOTA, JP Radar Kediri – Bagi Samsul Arifin, bergabung ke Persik Kediri seperti pulang kampung. Maklum, meski bukan asli Kediri, pemain yang biasa bermain sebagai fullback kiri ini merupakan kelahiran Pasuruan. Jadi dia sangat mengenal karakter tim Jawa Timur (Jatim).

“Saya tahu kultur sepak bola Jawa Timur. Cepat, kuat dan agresif. Itu membuat saya senang,” ungkap pemain yang didatangkan dari PSS Sleman ini.

Samsul mengungkapkan, kultur tersebut mirip karakter bermainnya. Sebagai pemain asli Pasuruan, dia dibesarkan dengan sepak bola khas Jatim. Apalagi sebelum ke PSS, pemain 30 tahun ini pernah membela Persela Lamongan selama empat musim.

Karenanya, Samsul seperti tidak asing di Persik. Dia mengaku bisa lebih cepat beradaptasi meskipun baru bergabung dua minggu di tim. Apalagi beberapa pemain Macan Putih pernah satu tim dengannya seperti Dian Agus Prasetyo dan M Ridwan. “Di Persik, banyak pemain asli Kediri. Jadi kami lebih cepat akrab karena sama-sama dari Jawa Timur,” ungkap pemain yang identik dengan rambut gondrong ini.

Baca Juga :  Persiapan Liga 1 Berlanjut, Pemain Persik Hanya Dapat Libur Sehari

Sebagai pemain anyar, Samsul tentu saja punya target pribadi di Persik. Hal pertama yang dilakukan adalah mendapat tempat utama di posisi bek kiri. “Kami akan berkompetisi sehat untuk menjadi starting eleven,” ungkap pemain yang mengawali karir di Persipro Probolinggo ini.

Setelah tempat utama didapatkan, Samsul berjanji akan memberikan performa terbaik untuk Persik Kediri. “Saya ingin berprestasi di Persik di putaran kedua,” kata Samsul.

Di posisi bek kiri, sepeninggal Dany Saputra yang cedera sampai akhir musim, Persik punya tiga pemain. Selain Samsul, ada Yusuf Meilana dan Arthur Irawan.

Di tangan Javier Roca, Yusuf kerap dimainkan sebagai penyerang sayap kiri. Sementara Arthur bisa ditempatkan sebagai gelandang. Meskipun posisi aslinya adalah fullback.

Baca Juga :  Jamu Martapura FC, Persik Siap Lanjutkan Tren Kemenangan

Karenanya, diprediksi Samsul akan mendapatkan tempat utama di posisinya. Apalagi, saat membela Super Elja -julukan PSS-, dia selalu diturunkan oleh pelatih Dejan Antonic. Dari 17 laga, Samsul hanya absen sekali.

Performanya juga terbilang bagus. Dari 16 laga yang dijalani, Samsul mencatatkan 282 umpan. Sebagai bek, dia juga menunjukkan catatan dalam bertahan. Di antaranya 10 tekel, 32 intersep dan 33 kali sapu bersih. (rq/fud)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Bagi Samsul Arifin, bergabung ke Persik Kediri seperti pulang kampung. Maklum, meski bukan asli Kediri, pemain yang biasa bermain sebagai fullback kiri ini merupakan kelahiran Pasuruan. Jadi dia sangat mengenal karakter tim Jawa Timur (Jatim).

“Saya tahu kultur sepak bola Jawa Timur. Cepat, kuat dan agresif. Itu membuat saya senang,” ungkap pemain yang didatangkan dari PSS Sleman ini.

Samsul mengungkapkan, kultur tersebut mirip karakter bermainnya. Sebagai pemain asli Pasuruan, dia dibesarkan dengan sepak bola khas Jatim. Apalagi sebelum ke PSS, pemain 30 tahun ini pernah membela Persela Lamongan selama empat musim.

Karenanya, Samsul seperti tidak asing di Persik. Dia mengaku bisa lebih cepat beradaptasi meskipun baru bergabung dua minggu di tim. Apalagi beberapa pemain Macan Putih pernah satu tim dengannya seperti Dian Agus Prasetyo dan M Ridwan. “Di Persik, banyak pemain asli Kediri. Jadi kami lebih cepat akrab karena sama-sama dari Jawa Timur,” ungkap pemain yang identik dengan rambut gondrong ini.

Baca Juga :  Persik Tak Bisa Menurunkan Sejumlah Pemain Pilarnya

Sebagai pemain anyar, Samsul tentu saja punya target pribadi di Persik. Hal pertama yang dilakukan adalah mendapat tempat utama di posisi bek kiri. “Kami akan berkompetisi sehat untuk menjadi starting eleven,” ungkap pemain yang mengawali karir di Persipro Probolinggo ini.

Setelah tempat utama didapatkan, Samsul berjanji akan memberikan performa terbaik untuk Persik Kediri. “Saya ingin berprestasi di Persik di putaran kedua,” kata Samsul.

Di posisi bek kiri, sepeninggal Dany Saputra yang cedera sampai akhir musim, Persik punya tiga pemain. Selain Samsul, ada Yusuf Meilana dan Arthur Irawan.

Di tangan Javier Roca, Yusuf kerap dimainkan sebagai penyerang sayap kiri. Sementara Arthur bisa ditempatkan sebagai gelandang. Meskipun posisi aslinya adalah fullback.

Baca Juga :  Ubah Bosan Jadi Kreativitas

Karenanya, diprediksi Samsul akan mendapatkan tempat utama di posisinya. Apalagi, saat membela Super Elja -julukan PSS-, dia selalu diturunkan oleh pelatih Dejan Antonic. Dari 17 laga, Samsul hanya absen sekali.

Performanya juga terbilang bagus. Dari 16 laga yang dijalani, Samsul mencatatkan 282 umpan. Sebagai bek, dia juga menunjukkan catatan dalam bertahan. Di antaranya 10 tekel, 32 intersep dan 33 kali sapu bersih. (rq/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/