29.1 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Harapan Baru dalam Skema Tiga Penyerang Persik Kediri

KOTA, JP Radar Kediri – Namanya memang bukan pilihan utama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini lebih memilih Irfan Jauhari sebagai pengisi penyerang tengah. Namun itu jika Timnas bermain dengan false nine. Formasi 4-3-3 coach Shin lebih mengandalkan mobilitas pemain di lini depan.

Lalu bagaimana jika tim butuh target man? Jawabannya adalah Muhammad Ridwan! Terbukti dalam pertandingan SEA Games melawan Filipina (13/5), pemain asli Kendal, Jawa Tengah ini bermain moncer dan berkali-kali membahayakan gawang lawan. Dia sukses mencetak satu gol dan membuka kemenangan 4-0 Timnas U-23 kala itu.

Di usianya yang baru genap 22 tahun 13 Juni nanti, Ridwan bisa dibilang mampu menjawab semua tantangan. Mental dan fisiknya teruji di usianya yang masih sangat muda. Apalagi pemain bertinggi 184 sentimeter ini punya postur yang mumpuni untuk berduel di area pertahanan lawan. Usai SEA Games, kondisinya juga 100 persen fit. Tanpa cedera.  “Kondisi fisik alhamdulillah tidak ada masalah,” ujar Ridwan.

Baca Juga :  70 Persen Muda, Persik Buka Kemungkinan Gonzales Bergabung

Kini, dia pun sudah bergabung dalam pemusatan latihan Persik di lapangan Senayan, Jakarta. Ridwan menjadi salah satu bagian dari barisan penyerang Persik yang banyak diisi pemain muda. Seperti Jeam Kelly Sroyer (20), Sutan Zico (20), hingga Yusuf Meilana (24). Bahkan Joanderson de Jesus Assis, striker asing Persik baru berusia 26 tahun.

Ditambah pemain senior seperti Faris Aditama dan Ferinando Pahabol, persaingan di lini serang Macan Putih musim ini begitu terbuka. Siapa pemain yang siap, akan dimainkan oleh pelatih Javier Roca.

Musim lalu, Ridwan sebenarnya sudah menjadi bagian dari Persik. Namun namanya kalah tenar dibanding penyerang-penyerang Persik kala itu. Menit bermainnya pun sangat sedikit

Baca Juga :  Geledah Warung, Polisi Sita 12 Botol Miras Ilegal di Pesantren

Hal itulah yang akan ditebus Ridwan musim ini. Baginya, performa yang sudah dia tunjukkan di Timnas, harus bisa diteruskan di klub. “Musim ini, secara pribadi saya ingin memperbaiki catatan dari musim sebelumnya, baik menit bermain, gol maupun assist,” tegas Ridwan kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Ridwan bahkan optimistis bisa bersaing merebutkan satu posisi starter di lini serang Persik. Baginya, hal itu sangatlah penting bagi pemain muda sepeertinya. Dia termotivasi untuk menunjukkan kepada coach Roca bahwa dirinya mampu tampil maksimal..

Meski tujuan utamanya bukan itu. Ridwan mengatakan membawa Persik bersaing di level atas Liga 1 musim 2022/2023 jauh lebih penting. “Saya ingin membantu Persik Kediri mendapatkan poin maksimal di tiap laga dan  peringkat yang lebih baik dari musim lalu,” pungkasnya.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Namanya memang bukan pilihan utama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini lebih memilih Irfan Jauhari sebagai pengisi penyerang tengah. Namun itu jika Timnas bermain dengan false nine. Formasi 4-3-3 coach Shin lebih mengandalkan mobilitas pemain di lini depan.

Lalu bagaimana jika tim butuh target man? Jawabannya adalah Muhammad Ridwan! Terbukti dalam pertandingan SEA Games melawan Filipina (13/5), pemain asli Kendal, Jawa Tengah ini bermain moncer dan berkali-kali membahayakan gawang lawan. Dia sukses mencetak satu gol dan membuka kemenangan 4-0 Timnas U-23 kala itu.

Di usianya yang baru genap 22 tahun 13 Juni nanti, Ridwan bisa dibilang mampu menjawab semua tantangan. Mental dan fisiknya teruji di usianya yang masih sangat muda. Apalagi pemain bertinggi 184 sentimeter ini punya postur yang mumpuni untuk berduel di area pertahanan lawan. Usai SEA Games, kondisinya juga 100 persen fit. Tanpa cedera.  “Kondisi fisik alhamdulillah tidak ada masalah,” ujar Ridwan.

Baca Juga :  Adu Banteng Motor dan Pikap di Mojo, Pelajar Hingga Meninggal

Kini, dia pun sudah bergabung dalam pemusatan latihan Persik di lapangan Senayan, Jakarta. Ridwan menjadi salah satu bagian dari barisan penyerang Persik yang banyak diisi pemain muda. Seperti Jeam Kelly Sroyer (20), Sutan Zico (20), hingga Yusuf Meilana (24). Bahkan Joanderson de Jesus Assis, striker asing Persik baru berusia 26 tahun.

Ditambah pemain senior seperti Faris Aditama dan Ferinando Pahabol, persaingan di lini serang Macan Putih musim ini begitu terbuka. Siapa pemain yang siap, akan dimainkan oleh pelatih Javier Roca.

Musim lalu, Ridwan sebenarnya sudah menjadi bagian dari Persik. Namun namanya kalah tenar dibanding penyerang-penyerang Persik kala itu. Menit bermainnya pun sangat sedikit

Baca Juga :  Enam Pemain Merapat ke Persik, Ada Pemain PS Tira dan Persija

Hal itulah yang akan ditebus Ridwan musim ini. Baginya, performa yang sudah dia tunjukkan di Timnas, harus bisa diteruskan di klub. “Musim ini, secara pribadi saya ingin memperbaiki catatan dari musim sebelumnya, baik menit bermain, gol maupun assist,” tegas Ridwan kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Ridwan bahkan optimistis bisa bersaing merebutkan satu posisi starter di lini serang Persik. Baginya, hal itu sangatlah penting bagi pemain muda sepeertinya. Dia termotivasi untuk menunjukkan kepada coach Roca bahwa dirinya mampu tampil maksimal..

Meski tujuan utamanya bukan itu. Ridwan mengatakan membawa Persik bersaing di level atas Liga 1 musim 2022/2023 jauh lebih penting. “Saya ingin membantu Persik Kediri mendapatkan poin maksimal di tiap laga dan  peringkat yang lebih baik dari musim lalu,” pungkasnya.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/