22.4 C
Kediri
Saturday, August 20, 2022

Tim Kepelatihan Persik Kediri Sudah Coret 30 Pemain

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Pencarian pemain Persik Kediri memasuki hari ketiga. Hingga kemarin, pihak kepelatihan telah mencoret 30 nama. Itu dari 60-an pemain yang mengikuti seleksi sejak hari pertama.

Sementara sisanya, harus berjuang menampilkan yang terbaik hingga Sabtu (6/4) yang menjadi puncak penentu pencarian pemain ini. “Sampai hari ketiga ini kita sudah mendapatkan beberapa pemain untuk mengisi skuad Persik Kediri,” kata Nassal Mustofa saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri usai seleksi kemarin.

Namun menurutnya masih ada waktu dua tiga hari ke depan akan benar-benar menggembleng pemain yang masih bertahan. Di sisa waktu ini mereka harus bisa menunjukkan permainan yang lebih baik. Sehingga masih ada kesempatan untuk berjuang agar bisa meluluhkan pelatih agar memilih mereka.

“Pemain yang kita pilih sejumlah 31 ini mudah-mudahan sampai di hari terakhir seleksi bisa menunjukkan performa yang bagus agar bisa masuk dalam skuad,” paparnya.

Meski demikian, hari ini Persik masih kedatangan sejumlah pemain undangan. Itu berasal dari luar daerah. Sehingga sistem seleksinya masih tambah sulam. “Jadi ada yang dicoret, ada juga pemain yang besok akan datang,” jelasnya.

Baca Juga :  Andri Ibo, Bek Persik Kediri yang Suka Memancing
- Advertisement -

Intinya kemarin mencari yang terbaik dari hari sebelumnya. Jadi setiap hari ada yang dicoret, ada juga yang diketahui memenuhi kriteria dan bisa lanjut. Sehingga perkembangan setiap hari dalam permainan pemain akan dipantau terus oleh pelatih. Hingga hari Sabtu yang menjadi puncak penentuannya.

Sebelumnya Selasa (2/4) tim kepelatihan telah mencoret 20 pemain dari 50 pemain yang ikut seleksi. Itu belum termasuk pemain undangan yang datang dari luar kota. “Yang datang kemarin tidak mungkin saya coret. Kami kasih kesempatan lagi dua hari bermain,” jelasnya.

Sebab pemain yang baru datang tersebut rata-rata berasal dari luar daerah. Sehingga apabila dilihat kemampuannya masih kurang di hari pertama, maka akan diberi kesempatan satu kali lagi untuk melakukan seleksi. Sejauh ini, di luar 20 pemain yang dicoret pada hari kedua, tim kepelatihan mengerucutkan sekitar 40 pemain. “Hari ini (Kemarin, Red) ada pencoretan lagi sehingga saat ini masih 31 pemain,” sebutnya. Itu belum termasuk pemain incaran pelatih.

Baca Juga :  Persedikab Rombak Total Skuad sebelum Putaran Nasional

Memang selama ini ada pemain incaran pelatih, namun Nassal belum bisa membeberkannya. Yang jelas mereka berasal dari Liga 1 musim lalu. Disinggung dua pemain Timnas U-19 yang kemarin mengikuti seleksi menurut Nassal dua pemain tersebut performa belum begitu terlihat. Termasuk Ibrahim Sanjaya. “Namun saya percaya, karena anak itu masuk line up di Semen Padang musim lalu,” jelasnya.

Ibrahim Sanjaya merupakan mantan pemain Timas U-19 yang pernah berlaga pada laga AFF di Vietnam 2016. Pemain 22 tahun ini melihat bahwa saat ini dia memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Persik Kediri. Sehingga dia akan memaksimalkan kesempatan tersebut. “Targetnya bisa ikut membawa Persik ke liga yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Yang jelas, jika pemain kelahiran Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur ini lolos seleksi dan masuk skuad Persik, dia akan bermain profesional dan berjuang keras untuk ikut mengantarkan Macan Putih ke kasta yang lebih tinggi lagi.

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Pencarian pemain Persik Kediri memasuki hari ketiga. Hingga kemarin, pihak kepelatihan telah mencoret 30 nama. Itu dari 60-an pemain yang mengikuti seleksi sejak hari pertama.

Sementara sisanya, harus berjuang menampilkan yang terbaik hingga Sabtu (6/4) yang menjadi puncak penentu pencarian pemain ini. “Sampai hari ketiga ini kita sudah mendapatkan beberapa pemain untuk mengisi skuad Persik Kediri,” kata Nassal Mustofa saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri usai seleksi kemarin.

Namun menurutnya masih ada waktu dua tiga hari ke depan akan benar-benar menggembleng pemain yang masih bertahan. Di sisa waktu ini mereka harus bisa menunjukkan permainan yang lebih baik. Sehingga masih ada kesempatan untuk berjuang agar bisa meluluhkan pelatih agar memilih mereka.

“Pemain yang kita pilih sejumlah 31 ini mudah-mudahan sampai di hari terakhir seleksi bisa menunjukkan performa yang bagus agar bisa masuk dalam skuad,” paparnya.

Meski demikian, hari ini Persik masih kedatangan sejumlah pemain undangan. Itu berasal dari luar daerah. Sehingga sistem seleksinya masih tambah sulam. “Jadi ada yang dicoret, ada juga pemain yang besok akan datang,” jelasnya.

Baca Juga :  Akhirnya Menang, Roca Sebut Macan Putih Tak Layak Degradasi

Intinya kemarin mencari yang terbaik dari hari sebelumnya. Jadi setiap hari ada yang dicoret, ada juga yang diketahui memenuhi kriteria dan bisa lanjut. Sehingga perkembangan setiap hari dalam permainan pemain akan dipantau terus oleh pelatih. Hingga hari Sabtu yang menjadi puncak penentuannya.

Sebelumnya Selasa (2/4) tim kepelatihan telah mencoret 20 pemain dari 50 pemain yang ikut seleksi. Itu belum termasuk pemain undangan yang datang dari luar kota. “Yang datang kemarin tidak mungkin saya coret. Kami kasih kesempatan lagi dua hari bermain,” jelasnya.

Sebab pemain yang baru datang tersebut rata-rata berasal dari luar daerah. Sehingga apabila dilihat kemampuannya masih kurang di hari pertama, maka akan diberi kesempatan satu kali lagi untuk melakukan seleksi. Sejauh ini, di luar 20 pemain yang dicoret pada hari kedua, tim kepelatihan mengerucutkan sekitar 40 pemain. “Hari ini (Kemarin, Red) ada pencoretan lagi sehingga saat ini masih 31 pemain,” sebutnya. Itu belum termasuk pemain incaran pelatih.

Baca Juga :  Rombongan Persik ke Jogjakarta, Persikmania Ikut Mengarak

Memang selama ini ada pemain incaran pelatih, namun Nassal belum bisa membeberkannya. Yang jelas mereka berasal dari Liga 1 musim lalu. Disinggung dua pemain Timnas U-19 yang kemarin mengikuti seleksi menurut Nassal dua pemain tersebut performa belum begitu terlihat. Termasuk Ibrahim Sanjaya. “Namun saya percaya, karena anak itu masuk line up di Semen Padang musim lalu,” jelasnya.

Ibrahim Sanjaya merupakan mantan pemain Timas U-19 yang pernah berlaga pada laga AFF di Vietnam 2016. Pemain 22 tahun ini melihat bahwa saat ini dia memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Persik Kediri. Sehingga dia akan memaksimalkan kesempatan tersebut. “Targetnya bisa ikut membawa Persik ke liga yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Yang jelas, jika pemain kelahiran Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur ini lolos seleksi dan masuk skuad Persik, dia akan bermain profesional dan berjuang keras untuk ikut mengantarkan Macan Putih ke kasta yang lebih tinggi lagi.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/