31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Bayu Otto, Bangkit setelah Cedera Panjang

Ligamen ankle-nya robek saat menghadapi Persib Desember 2021 silam.  Membuatnya menepi dari lapangan selama enam bulan. Kini, sang pemain siap membuktikan kemampuannya mengolah si kulit bulat.

Khrisna Bayu Otto, demikian nama lengkapnya, sejatinya masih dalam fase recovery. Meskipun demikian, pemain kelahiran 1999 ini sudah siap bersaing. Mengincar satu posisi gelandang Persik dalam Liga 1 mendatang. Tak tanggung-tanggung, rivalnya berebut posisi itu punya status mentereng, Sebagai pemain terbaik Liga 1 2018 dan 2019!

Toh, Otto tak pesimistis. Dia siap menunjukkan segala kemampuan terbaiknya. “Siap untuk bermain maksimal apabila dipilih oleh coach,” tegasnya.

Kehadiran Rohit Chand dan Renan Silva di skuad Macan Putih memperketat persaingan di sector gelandang. Tapi itu bukan sesuatu yang membuat pemain asli Kediri ini gentar.

Otto bahkan tidak sabar bermain di hadapan supporter. Terutama di Kediri. Karena di antara ribuan orang itu, ada keluarganya yang selalu  hadir memberi support.

Baca Juga :  Empat Orang Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kades Kras

“Keluarga selalu ikut. Karena ya, memang sejak kecil dukungan yang tinggi dari keluarga menjadi motivasi saya juga,” terang lelaki asal Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo itu.

Ketika mengenang cedera yang membelitnya, Otto memang sedih. Karena berbulan-bulan dia tak bisa mendukung tim kesayangannya. Untungnya, kondisinya kian mendekati prima. “Sudah 95 persen recovery-nya. Semoga musim ini bisa bermain lagi,” harapnya.

Dan, kemampuan mengolah si kulit bulat sudah mulai dia tunjukkan. Yaitu saat uji coba melawan Persipasi Bekasi (1/6). Dia pun merasa puas dengan penampilan perdananya itu. Meskipun ada sedikit nervous, dia mampu mengatasi dengan baik.

“Saat ada benturan atau kondisi di lapangan 50:50 saya sudah berani dan tidak ada keraguan. Awalnya memang pelatih bertanya kepada saya apakah sudah siap untuk bermain lagi, karena pasti situasi di pertandingan berbeda dengan latihan. Tapi saya bersyukur bisa kembali seperti semula,” urainya.

Baca Juga :  Tempat Tanding Netral, Persik Pede Rebut Poin Penuh

Untuk mengatasi cederanya, Otto menjalnai operasi di RS Mitra Keluarga Banjaran Surabaya. Kemudian berlanjut pemulihan di Semarang bersama Vava Mario Yagalo, rekan setimnya yang juga mengalami cedera yang sama.

“Harapan saya tentu ke depan bisa memberikan yang terbaik untuk Persik Kediri, pelatih, dan rekan-rekan yang lain juga terus memberikan dukungan,” pungkasnya.

Si kulit bulat itu melayang-layang di udara. Pantulan dari kaki Otto yang sedang memperlihatkan juggling bola, bersama Taufiq, menjadi tontonan anak-anak sekitar di Lapangan Ngronggo. Beberapa ada yang menyemangati kedua pemain itu untuk melakukan juggling.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

Ligamen ankle-nya robek saat menghadapi Persib Desember 2021 silam.  Membuatnya menepi dari lapangan selama enam bulan. Kini, sang pemain siap membuktikan kemampuannya mengolah si kulit bulat.

Khrisna Bayu Otto, demikian nama lengkapnya, sejatinya masih dalam fase recovery. Meskipun demikian, pemain kelahiran 1999 ini sudah siap bersaing. Mengincar satu posisi gelandang Persik dalam Liga 1 mendatang. Tak tanggung-tanggung, rivalnya berebut posisi itu punya status mentereng, Sebagai pemain terbaik Liga 1 2018 dan 2019!

Toh, Otto tak pesimistis. Dia siap menunjukkan segala kemampuan terbaiknya. “Siap untuk bermain maksimal apabila dipilih oleh coach,” tegasnya.

Kehadiran Rohit Chand dan Renan Silva di skuad Macan Putih memperketat persaingan di sector gelandang. Tapi itu bukan sesuatu yang membuat pemain asli Kediri ini gentar.

Otto bahkan tidak sabar bermain di hadapan supporter. Terutama di Kediri. Karena di antara ribuan orang itu, ada keluarganya yang selalu  hadir memberi support.

Baca Juga :  Joko Susilo Siap Bertanggung Jawab Atas Kalahnya Persik Kediri

“Keluarga selalu ikut. Karena ya, memang sejak kecil dukungan yang tinggi dari keluarga menjadi motivasi saya juga,” terang lelaki asal Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo itu.

Ketika mengenang cedera yang membelitnya, Otto memang sedih. Karena berbulan-bulan dia tak bisa mendukung tim kesayangannya. Untungnya, kondisinya kian mendekati prima. “Sudah 95 persen recovery-nya. Semoga musim ini bisa bermain lagi,” harapnya.

Dan, kemampuan mengolah si kulit bulat sudah mulai dia tunjukkan. Yaitu saat uji coba melawan Persipasi Bekasi (1/6). Dia pun merasa puas dengan penampilan perdananya itu. Meskipun ada sedikit nervous, dia mampu mengatasi dengan baik.

“Saat ada benturan atau kondisi di lapangan 50:50 saya sudah berani dan tidak ada keraguan. Awalnya memang pelatih bertanya kepada saya apakah sudah siap untuk bermain lagi, karena pasti situasi di pertandingan berbeda dengan latihan. Tapi saya bersyukur bisa kembali seperti semula,” urainya.

Baca Juga :  Uang Rp 20 Juta Ditukar Pembalut

Untuk mengatasi cederanya, Otto menjalnai operasi di RS Mitra Keluarga Banjaran Surabaya. Kemudian berlanjut pemulihan di Semarang bersama Vava Mario Yagalo, rekan setimnya yang juga mengalami cedera yang sama.

“Harapan saya tentu ke depan bisa memberikan yang terbaik untuk Persik Kediri, pelatih, dan rekan-rekan yang lain juga terus memberikan dukungan,” pungkasnya.

Si kulit bulat itu melayang-layang di udara. Pantulan dari kaki Otto yang sedang memperlihatkan juggling bola, bersama Taufiq, menjadi tontonan anak-anak sekitar di Lapangan Ngronggo. Beberapa ada yang menyemangati kedua pemain itu untuk melakukan juggling.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/