25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Kunci Tendangan Bebas Mematikan Risna Prahalabenta

     KOTA, JP Radar Kediri – Gol tendangan bebas Risna Prahalabenta ke gawang Arema FC sungguh luar biasa. Sampai hari ini, gol yang membawa kemenangan bagi Persik itu tidak henti terus diputar di berbagai platform media sosial. Apa kunci tendangan pemain 24 tahun itu sehingga begitu keras dan akurat?

      Sebenarnya, Risna tak hanya sekali membuat gol dari tendangan bebas atau jarak jauh. Saat membela Persik di Liga 2 2019, dia pernah mencetak gol free kick ke gawang Persita Tangerang. Waktu itu, kedua tim bertemu di laga final yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

      Risna mengaku, selalu mengasah tendangan bebasnya ketika latihan. Di sela-sela latihan, dia beberapa kali mencoba mengambil free kick. “Tentunya tiada yang sempurna tanpa latihan,” kata pemain kelahiran Kras, Kabupaten Kediri ini.

Baca Juga :  Sindikat SS dan Pil Koplo Libatkan Bocah sebagai Pengedar

     Beruntung, Persik dilatih oleh Javier Roca. Saat masih aktif bermain, pria asal Chili itu dikenal sebagai pemain dengan spesialis tendangan bola mati. Karena itulah, di saat latihan, Roca membimbing langsung para pemainnya.

     Risna pun mengakui demikian. Dia mengatakan, banyak dibantu Roca dalam melakukan eksekusi tendangan bebas yang benar.”Saya langsung mendapat arahan dari coach Roca. Kita tahu semua adalah legend freekick di Liga Indonesia,” ungkap pemain yang didatangkan dari Madura United di awal musim ini.

     Melalui latihan yang rutin dan konsisten, Risna akhirnya menemukan lagi ketajamannya mencetak gol lewat tendangan bebas. Di putaran pertama lalu, dia jarang mengambil tendangan bebas. Tugas tersebut banyak diberikan kepada Dionatan Machado.

Baca Juga :  Sepinya Penonton Persik v Madiun Putra FC

      Baru di putaran kedua, beberapa kali Risna mendapat kesempatan tersebut. Terutama ketika bola berada di sisi kanan pertahanan lawan. Posisi tersebut memang menjadi spesialis nya untuk mencetak gol. Roca mengakui selalu melecut Risna untuk mengambil tendangan bebas yang menjadi spesialisnya. Dia bisa berbagi peran dengan Tinga. Karena kidal, Tinga biasanya mengambil tendangan di sisi kiri pertahanan. “Hampir setiap latihan, saya gembleng dia untuk mengasah tendangan bebas,” kata Roca.

     Jika diperhatikan lagi dari tayangan televisi, teriakan Roca sempat terdengar saat Risna mengambil ancang-ancang tendangan bebas. Roca memberikan instruksi agar Risna melakukan tendangan langsung bukan mengoper ke rekannya. “Saat pertama dia menyentuh bola, saya sudah yakin tendangan tersebut akan masuk ke gawang,” ungkap juru taktik berusia 44 tahun ini. (rq/fud)

- Advertisement -

     KOTA, JP Radar Kediri – Gol tendangan bebas Risna Prahalabenta ke gawang Arema FC sungguh luar biasa. Sampai hari ini, gol yang membawa kemenangan bagi Persik itu tidak henti terus diputar di berbagai platform media sosial. Apa kunci tendangan pemain 24 tahun itu sehingga begitu keras dan akurat?

      Sebenarnya, Risna tak hanya sekali membuat gol dari tendangan bebas atau jarak jauh. Saat membela Persik di Liga 2 2019, dia pernah mencetak gol free kick ke gawang Persita Tangerang. Waktu itu, kedua tim bertemu di laga final yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

      Risna mengaku, selalu mengasah tendangan bebasnya ketika latihan. Di sela-sela latihan, dia beberapa kali mencoba mengambil free kick. “Tentunya tiada yang sempurna tanpa latihan,” kata pemain kelahiran Kras, Kabupaten Kediri ini.

Baca Juga :  Persik Bersahabat dengan Stadion Manahan

     Beruntung, Persik dilatih oleh Javier Roca. Saat masih aktif bermain, pria asal Chili itu dikenal sebagai pemain dengan spesialis tendangan bola mati. Karena itulah, di saat latihan, Roca membimbing langsung para pemainnya.

     Risna pun mengakui demikian. Dia mengatakan, banyak dibantu Roca dalam melakukan eksekusi tendangan bebas yang benar.”Saya langsung mendapat arahan dari coach Roca. Kita tahu semua adalah legend freekick di Liga Indonesia,” ungkap pemain yang didatangkan dari Madura United di awal musim ini.

     Melalui latihan yang rutin dan konsisten, Risna akhirnya menemukan lagi ketajamannya mencetak gol lewat tendangan bebas. Di putaran pertama lalu, dia jarang mengambil tendangan bebas. Tugas tersebut banyak diberikan kepada Dionatan Machado.

Baca Juga :  THR Jadi Rumah di Mojoroto Premier Residence

      Baru di putaran kedua, beberapa kali Risna mendapat kesempatan tersebut. Terutama ketika bola berada di sisi kanan pertahanan lawan. Posisi tersebut memang menjadi spesialis nya untuk mencetak gol. Roca mengakui selalu melecut Risna untuk mengambil tendangan bebas yang menjadi spesialisnya. Dia bisa berbagi peran dengan Tinga. Karena kidal, Tinga biasanya mengambil tendangan di sisi kiri pertahanan. “Hampir setiap latihan, saya gembleng dia untuk mengasah tendangan bebas,” kata Roca.

     Jika diperhatikan lagi dari tayangan televisi, teriakan Roca sempat terdengar saat Risna mengambil ancang-ancang tendangan bebas. Roca memberikan instruksi agar Risna melakukan tendangan langsung bukan mengoper ke rekannya. “Saat pertama dia menyentuh bola, saya sudah yakin tendangan tersebut akan masuk ke gawang,” ungkap juru taktik berusia 44 tahun ini. (rq/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/