24.2 C
Kediri
Thursday, August 11, 2022

Polres Minta Gerbang Stadion Buka Lebih Awal

KOTA, JP Radar Kediri – Partai kandang perdana Persik di Stadion Brawijaya memang tergolong lancar. Tak muncul kerusuhan di dalam maupun luar Stadion Brawijaya. Toh, bukan berarti pelaksanaannya bebas dari masalah.

Yang paling dikhawatirkan adalah terjadinya antrean panjang suporter. Mulai dari pintu barat hingga ke jalan raya. Mengakibatkan kepadatan lalu lintas di Jl PK Bangsa.

“Ini yang menjadi catatan. Di pertandingan berikutnya jangan sampai terjadi,” sebut Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi.

Agar tak terjadi seperti itu, Wahyudi menyarankan agar panitia pelaksana (panpel) pertandingan mengambil langkah antisipasi. Yaitu membuka gerbang lebih awal.

Yang perlu diwaspadai lagi adalah pasca-pertandingan. Jalan yang sama juga padat meskipun itu jalan searah. Karena itu, pengerahan personel untuk mengawal arus kepulangan suporter akan dimaksimalkan.

Baca Juga :  Transaksi Takjil di Mojoroto Tak Surut meski Cuaca Mendung Gerimis

“Total kami siapkan ada 800 anggota dari Polres, Polsek, Kodim, dan Brimob juga,” imbuh Wahyudi.

Polisi mulai bertugas empat jam sebelum kick off. Juga, baru bubar dua jam setelah pertandingan usai. Hal ini dilakukan untuk melakukan penjagaan terhadap para suporter yang datang dan pulang.

“Sejak sekitar pukul 11 siang, sampai jam setengah 8 malam baru selesai untuk penjagaan,” terang Wahyudi.

Penjagaan tidak hanya di sekitar stadion. Patroli juga dilakukan di seluruh Kota Kediri setelah pertandingan. Memastikan tidak ada suporter yang konvoi. “Utamanya juga menjaga keamanan lalu lintas juga,” imbuh Yudi.

Sementara itu, Ketua Locus of Control (LOC) atau Panpel Persik Kediri mengatakan bahwa pembukaan gerbang juga direncanakan untuk dibuka lebih awal pada pertandingan selanjutnya. “Sudah terpikir juga, kami terus melakukan evaluasi,” terang Widodo.,

Baca Juga :  Joko Susilo Siap Bertanggung Jawab Atas Kalahnya Persik Kediri





Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Partai kandang perdana Persik di Stadion Brawijaya memang tergolong lancar. Tak muncul kerusuhan di dalam maupun luar Stadion Brawijaya. Toh, bukan berarti pelaksanaannya bebas dari masalah.

Yang paling dikhawatirkan adalah terjadinya antrean panjang suporter. Mulai dari pintu barat hingga ke jalan raya. Mengakibatkan kepadatan lalu lintas di Jl PK Bangsa.

“Ini yang menjadi catatan. Di pertandingan berikutnya jangan sampai terjadi,” sebut Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi.

Agar tak terjadi seperti itu, Wahyudi menyarankan agar panitia pelaksana (panpel) pertandingan mengambil langkah antisipasi. Yaitu membuka gerbang lebih awal.

Yang perlu diwaspadai lagi adalah pasca-pertandingan. Jalan yang sama juga padat meskipun itu jalan searah. Karena itu, pengerahan personel untuk mengawal arus kepulangan suporter akan dimaksimalkan.

Baca Juga :  Persedikab Kediri Lakukan Persiapan Serius jelang Liga 3

“Total kami siapkan ada 800 anggota dari Polres, Polsek, Kodim, dan Brimob juga,” imbuh Wahyudi.

Polisi mulai bertugas empat jam sebelum kick off. Juga, baru bubar dua jam setelah pertandingan usai. Hal ini dilakukan untuk melakukan penjagaan terhadap para suporter yang datang dan pulang.

“Sejak sekitar pukul 11 siang, sampai jam setengah 8 malam baru selesai untuk penjagaan,” terang Wahyudi.

Penjagaan tidak hanya di sekitar stadion. Patroli juga dilakukan di seluruh Kota Kediri setelah pertandingan. Memastikan tidak ada suporter yang konvoi. “Utamanya juga menjaga keamanan lalu lintas juga,” imbuh Yudi.

Sementara itu, Ketua Locus of Control (LOC) atau Panpel Persik Kediri mengatakan bahwa pembukaan gerbang juga direncanakan untuk dibuka lebih awal pada pertandingan selanjutnya. “Sudah terpikir juga, kami terus melakukan evaluasi,” terang Widodo.,

Baca Juga :  di Wilayah Kabupaten Kediri Perkirakan Hujan sampai Akhir Bulan





Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/