23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Striker Persik Kediri Youssef Berpeluang Mencetak Gol ke Gawang 17 Tim

KOTA, JP Radar Kediri – Striker Persik Kediri Youssef Ezzejjari sedang ganas-ganasnya. Pemain Spanyol itu sudah mengoleksi 13 gol di Liga 1 sampai pekan 21. Gol-gol tersebut tercatat telah mengoyak sebanyak 9 klub.

Itu artinya tinggal 8 klub lagi yang harus dibobol Youssef untuk menasbihkannya sebagai bomber jempolan. Sebuah catatan istimewa bagi pemain asing yang baru merumput pertama kali di Liga Indonesia.

Dan, peluang pemain 29 tahun itu masih terbuka lebar sampai akhir musim. Sebab, Youssef belum melewatkan klub Liga 1 yang akan menambah koleksi golnya.

Delapan klub yang belum merasakan penyelesaian dingin dari sang predator adalah Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, Persela Lamongan, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Madura United.

Peluang untuk memperpanjang daftar tersebut akan dimulai dari pertandingan Persik melawan PSS Sleman hari ini. Jika Youssef kembali mencetak gol, daftar klub yang tersisa tinggal tujuh tim. Namun, apabila gagal mengoyak gawang Super Elja, targetnya tentu saja dipastikan meleset.

Baca Juga :  Ubah Sifat Abangan Warga dengan Sering Jagongan

Sejak awal, Youssef memang tidak pernah punya ambisi pribadi sebagai top skor. Apalagi menargetkan bisa membobol gawang 17 tim di Liga 1. “Bagi saya kemenangan tim di atas semua capaian pribadi,” kata mantan top skor Liga Andorra dengan koleksi 18 gol itu.

Bagi Youssef, gol dan assists sangat penting di sebuah pertandingan. Tapi, jika hal tersebut tidak membantu tim meraih tiga poin, keduanya menjadi tidak berarti sama sekali.

Karenanya, hingga saat ini, Youssef masih malu-malu untuk mengejar gelar top skor. Meski demikian, jika dia konsisten bermain impresif, bukan tak mungkin gelar sepatu emas bisa dicapainya di akhir musim.

Baca Juga :  Covid Melandai, Bantaran Sungai Brantas Ramai Lagi

Saat ini, koleksi golnya hanya kalah dari striker Bali United Ilija Spasojevic. Pemain naturalisasi itu sudah mengoleksi 14 gol. Sementara koleksi gol Youssef sama dengan playmaker Persikabo 1973 Ciro Alves.

Sebenarnya, di awal kompetisi, penampilan Youssef dianggap kurang meyakinkan. Dia baru bisa membuka keran gol di pekan ketiga melawan Persikabo 1973. Pemain nomor punggung 99 itu langsung memborong dua gol.

Setelah itu, gol-golnya menjadi lebih mudah. Dari 13 gol, sebanyak 11 gol dicetak lewat kaki kanan. Sementara masing-masing 1 gol melalui sundulan dan tendangan penalti. Itu membuktikan kaki kanannya begitu berbahaya. (rq/baz)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Striker Persik Kediri Youssef Ezzejjari sedang ganas-ganasnya. Pemain Spanyol itu sudah mengoleksi 13 gol di Liga 1 sampai pekan 21. Gol-gol tersebut tercatat telah mengoyak sebanyak 9 klub.

Itu artinya tinggal 8 klub lagi yang harus dibobol Youssef untuk menasbihkannya sebagai bomber jempolan. Sebuah catatan istimewa bagi pemain asing yang baru merumput pertama kali di Liga Indonesia.

Dan, peluang pemain 29 tahun itu masih terbuka lebar sampai akhir musim. Sebab, Youssef belum melewatkan klub Liga 1 yang akan menambah koleksi golnya.

Delapan klub yang belum merasakan penyelesaian dingin dari sang predator adalah Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, Persela Lamongan, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Madura United.

Peluang untuk memperpanjang daftar tersebut akan dimulai dari pertandingan Persik melawan PSS Sleman hari ini. Jika Youssef kembali mencetak gol, daftar klub yang tersisa tinggal tujuh tim. Namun, apabila gagal mengoyak gawang Super Elja, targetnya tentu saja dipastikan meleset.

Baca Juga :  Kasus OTT Pungli di Polres Kediri: Bisa Demosi hingga Pemecatan

Sejak awal, Youssef memang tidak pernah punya ambisi pribadi sebagai top skor. Apalagi menargetkan bisa membobol gawang 17 tim di Liga 1. “Bagi saya kemenangan tim di atas semua capaian pribadi,” kata mantan top skor Liga Andorra dengan koleksi 18 gol itu.

Bagi Youssef, gol dan assists sangat penting di sebuah pertandingan. Tapi, jika hal tersebut tidak membantu tim meraih tiga poin, keduanya menjadi tidak berarti sama sekali.

Karenanya, hingga saat ini, Youssef masih malu-malu untuk mengejar gelar top skor. Meski demikian, jika dia konsisten bermain impresif, bukan tak mungkin gelar sepatu emas bisa dicapainya di akhir musim.

Baca Juga :  Angka Kecelakaan di Kota Kediri Menurun 40 Persen, Ini Sebabnya

Saat ini, koleksi golnya hanya kalah dari striker Bali United Ilija Spasojevic. Pemain naturalisasi itu sudah mengoleksi 14 gol. Sementara koleksi gol Youssef sama dengan playmaker Persikabo 1973 Ciro Alves.

Sebenarnya, di awal kompetisi, penampilan Youssef dianggap kurang meyakinkan. Dia baru bisa membuka keran gol di pekan ketiga melawan Persikabo 1973. Pemain nomor punggung 99 itu langsung memborong dua gol.

Setelah itu, gol-golnya menjadi lebih mudah. Dari 13 gol, sebanyak 11 gol dicetak lewat kaki kanan. Sementara masing-masing 1 gol melalui sundulan dan tendangan penalti. Itu membuktikan kaki kanannya begitu berbahaya. (rq/baz)

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/