23.9 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Sudan Pensiun, Sayyid Abbiyu Atma Tetap Membantu Mantan Tim

Bagi Sayyid Abbiyu Atma, sepak bola adalah hidup. Meskipun tak lagi berstatus sebagai pemain, dia masih ‘berjuang’ mendukunt Persedikab, mantan timnya.

IQBAL SYAHRONI, Kabupaten, JP Radar Kediri,

 

Bunyi peluit panjang terdengar dari tengah lapangan di Stadion Canda Bhirawa Pare. Berasal dari tiupan lelaki yang bertugas menjadi pengadil dalam ‘pertandingan’ sore itu. Sejurus kemudian, sosok wasit yang hanya berkaos dan bercelana training itu memberi instruksi pada pemain yang mengenakan vest. Meminta mereka ke pinggi lapangan.

“Sekarang sudah bukan waktunya lagi saya bermain,” ucap sang wasit itu sambil tertawa lebar.

Lelaki itu adalah Sayyid Abbiyu Atma. Dia adalah pemain Persedikab sejak 2016 hingga 2021. Kiprah terakhirnya ketika dia gagal mengantarkan Persedikab promosi ke Liga 2.  Setelah itu, pemain asal Kunjang ini memilih pensiun.

Meskipun pensiun sebagai pemain, bukan berarti sosok yang biasa dipanggil Abbi ini meninggalkan Persedikab secara total. Justru, dia masih terlibat. “Sekarang di manajemen, (jadi) bendahara kedua. saya ini apa to Mas, kalau bisa membantu, ya saya bantu,” ujarnya merendah ketika diberi ucapan selamat.

Baca Juga :  Mangga Podang Tiron

Selama jadi pemain Abbi dikenal sosok yang yang rendah hati. Selalu menjadi panutan bagi pemain lainnya. Bahkan, bersama dengan M. Khanafi-rekan setimnya yang masih bermain-dia dijuluki sebagai bapak Persedikab. Karena keduanya sama-sama menjadi pemain senior sejak bergabung pada 2016.

Meskipun berstatus bendara, Abbi juga sering ‘turun’ ke lapangan hijau. Seperti waktu itu, dia menjadi wasit dalam seleksi terbuka yang digelar Persedikab. Hal itu tak lepas dari kecintaannya pada sang klub. Buah dari lima tahun menjadi pemain.

Perjalanannya dengan Persedikab tak selamanya mulus. Ketika Liga 3 berhenti pada 2020 dia terpaksa ‘gantung sepatu’ sementara. Menggantinya dengan bekerja untuk mencari nafkah dan membantu orang tua. Kemampuan sepak bolanya dia jaga dengan melatih di SSB Triple S Kediri. Bersama dengan Bambang Drajad, pelatihnya sejak 2016.

Baca Juga :  Pelatih Persedikab Tony Ho Fokus Recovery Pemain

Membela Persedikab memunculkan rasa bangga dalam diri Abbi. Kecintaanya kepada klub ini yang menyebabkan semua itu bisa terjadi. “Alhamdulillah semoga bisa membawa Persedikab Kediri Berjaya. Dengan harapan agar adik-adik yang memiliki mimpi selalu dipupuk,” harap Abbi.

Totalitas Abbi tak hanya dia tunjukkan dengan menjadi wasit atau mencatat nama-nama pemain seleksi yang lolos dan bisa mengikuti seleksi selanjutnya. Dia juga terlihat membagikan kotak yang berisi makanan berupa ceker ayam pedas buatannya kepada semua orang di lapangan.

“Dicoba dulu Mas, buatan rumah sendiri ini,” tawar Abbi sembari menyodorkan kotak makan berwadah bening.

Memang, dirinya kemungkinan sudah tidak berkostum Persedikab di lapangan hijau lagi. Namun, ia siap berkostum Persedikab di pinggir lapangan untuk membantu tim kebanggaan Kabupaten Kediri ini berjaya lagi.(fud)

- Advertisement -

Bagi Sayyid Abbiyu Atma, sepak bola adalah hidup. Meskipun tak lagi berstatus sebagai pemain, dia masih ‘berjuang’ mendukunt Persedikab, mantan timnya.

IQBAL SYAHRONI, Kabupaten, JP Radar Kediri,

 

Bunyi peluit panjang terdengar dari tengah lapangan di Stadion Canda Bhirawa Pare. Berasal dari tiupan lelaki yang bertugas menjadi pengadil dalam ‘pertandingan’ sore itu. Sejurus kemudian, sosok wasit yang hanya berkaos dan bercelana training itu memberi instruksi pada pemain yang mengenakan vest. Meminta mereka ke pinggi lapangan.

“Sekarang sudah bukan waktunya lagi saya bermain,” ucap sang wasit itu sambil tertawa lebar.

Lelaki itu adalah Sayyid Abbiyu Atma. Dia adalah pemain Persedikab sejak 2016 hingga 2021. Kiprah terakhirnya ketika dia gagal mengantarkan Persedikab promosi ke Liga 2.  Setelah itu, pemain asal Kunjang ini memilih pensiun.

Meskipun pensiun sebagai pemain, bukan berarti sosok yang biasa dipanggil Abbi ini meninggalkan Persedikab secara total. Justru, dia masih terlibat. “Sekarang di manajemen, (jadi) bendahara kedua. saya ini apa to Mas, kalau bisa membantu, ya saya bantu,” ujarnya merendah ketika diberi ucapan selamat.

Baca Juga :  Pelatih Persedikab Tony Ho Fokus Recovery Pemain

Selama jadi pemain Abbi dikenal sosok yang yang rendah hati. Selalu menjadi panutan bagi pemain lainnya. Bahkan, bersama dengan M. Khanafi-rekan setimnya yang masih bermain-dia dijuluki sebagai bapak Persedikab. Karena keduanya sama-sama menjadi pemain senior sejak bergabung pada 2016.

Meskipun berstatus bendara, Abbi juga sering ‘turun’ ke lapangan hijau. Seperti waktu itu, dia menjadi wasit dalam seleksi terbuka yang digelar Persedikab. Hal itu tak lepas dari kecintaannya pada sang klub. Buah dari lima tahun menjadi pemain.

Perjalanannya dengan Persedikab tak selamanya mulus. Ketika Liga 3 berhenti pada 2020 dia terpaksa ‘gantung sepatu’ sementara. Menggantinya dengan bekerja untuk mencari nafkah dan membantu orang tua. Kemampuan sepak bolanya dia jaga dengan melatih di SSB Triple S Kediri. Bersama dengan Bambang Drajad, pelatihnya sejak 2016.

Baca Juga :  Kota Kediri Raih Opini WTP Empat Tahun Berturut-turut

Membela Persedikab memunculkan rasa bangga dalam diri Abbi. Kecintaanya kepada klub ini yang menyebabkan semua itu bisa terjadi. “Alhamdulillah semoga bisa membawa Persedikab Kediri Berjaya. Dengan harapan agar adik-adik yang memiliki mimpi selalu dipupuk,” harap Abbi.

Totalitas Abbi tak hanya dia tunjukkan dengan menjadi wasit atau mencatat nama-nama pemain seleksi yang lolos dan bisa mengikuti seleksi selanjutnya. Dia juga terlihat membagikan kotak yang berisi makanan berupa ceker ayam pedas buatannya kepada semua orang di lapangan.

“Dicoba dulu Mas, buatan rumah sendiri ini,” tawar Abbi sembari menyodorkan kotak makan berwadah bening.

Memang, dirinya kemungkinan sudah tidak berkostum Persedikab di lapangan hijau lagi. Namun, ia siap berkostum Persedikab di pinggir lapangan untuk membantu tim kebanggaan Kabupaten Kediri ini berjaya lagi.(fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/