29.8 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Bupati Dhito Launching Seragam Latihan Persedikab

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Persedikab punya dorongan motivasi tambahan menjelang bergulirnya kompetisi divisi III Jatim. Pemompa semangat itu adalah jersey baru mereka. Kemarin, jersey itu diluncurkan oleh Bupati Kediri Dhito Pramana. Meskipun, peluncuran itu masih sebatas pada jersey latihan saja.

Dalam pengenalan jersey latihan di Pendapa Panjalu Jayati itu, Bupati Dhito berpesan agar seluruh pemain mampu bermain dengan maksimal. Meskipun dia juga tak ingin membebani mereka dengan ekspektasi tinggi. Yang pasti, tegas Dhito, Pemkab Kediri akan selalu ada untuk Persedikab.

“Baik dukungan dalam bentuk support, transportasi, dan akomodasi, semua kami siap,” kata Dhito.

Peresmian jersey dengan apparel Noto dari Jember itu, menurutnya, adalah hal yang baru. Karena itu, dengan semangat baru, dan juga wajah baru, dia berharap Persedikab bisa menunjukkan kemampuan maksimal mereka.

Baca Juga :  Puting Beliung Kediri: Pelajar Tewas Tertimpa Pohon

“Kalau pesan untuk (coach) Tony nggak berani saya, nanti kualat,” guraunya.

Jersey latihan kemarin masih dengan warna dasar merah, seperti ciri khas Persedikab selama ini. Kemarin, yang ditunjukkan adalah jersey latihan terlebih dulu. Manajemen dengan apparel Noto berencana menggunakan jersey baru mereka itu pada hari ini, saat uji coba ke kandang Gresik United.

Sebelumnya, Persedikab ditargetkan bisa bersaing dengan maksimal di Liga 3 Jatim 2021.Targetnya juara dan melaju ke Liga 2 musim depan.

Harapan tersebut diamini oleh para supporter, pemain, dan juga manajemen. Sekarang tugas pelatih adalah untuk meracik permainan yang cocok untuk Bledug Kelud. “Semua butuh proses, dan saya tekankan lagi. Saya di sini menjadi pelatih, bukan tukang sulap, semua harus tetap bertumpu pada proses,” terang Coach Tony Ho.

Baca Juga :  Ada yang Mabuk, Ratusan Ditilang di Jl Airlangga Kota Kediri

Ia menjelaskan bahwa sudah mempersiapkan tim selama satu setengah bulan. Dan berharap bisa memperbaiki dan memperhalus dalam tiga situasi dalam sepak bola. “Attacking, defending, transition,” terangnya.

Soal komposisi pemain, lelaki asal Makassar itu menyebut sudah memiliki 28 pemain. Ia menjelaskan bahwa dengan waktu satu setengah bulan berlatih itu akan terus dilakukan evaluasi setiap hari. “Buat saya dengan sisa waktu sampai November mulai, saya coba maksimalkan. Semoga para pemain juga sama-sama kerja keras. Kami tidak mau malu di sini,” ucap Tony dengan tegas.

Persedikab Kediri juga sudah melakukan berbagai uji coba. Dua kali main, dua kali menang. Hari ini, para penggawa Bledug Kelud itu akan bertolak ke Gresik untuk uji coba.(syi/fud)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Persedikab punya dorongan motivasi tambahan menjelang bergulirnya kompetisi divisi III Jatim. Pemompa semangat itu adalah jersey baru mereka. Kemarin, jersey itu diluncurkan oleh Bupati Kediri Dhito Pramana. Meskipun, peluncuran itu masih sebatas pada jersey latihan saja.

Dalam pengenalan jersey latihan di Pendapa Panjalu Jayati itu, Bupati Dhito berpesan agar seluruh pemain mampu bermain dengan maksimal. Meskipun dia juga tak ingin membebani mereka dengan ekspektasi tinggi. Yang pasti, tegas Dhito, Pemkab Kediri akan selalu ada untuk Persedikab.

“Baik dukungan dalam bentuk support, transportasi, dan akomodasi, semua kami siap,” kata Dhito.

Peresmian jersey dengan apparel Noto dari Jember itu, menurutnya, adalah hal yang baru. Karena itu, dengan semangat baru, dan juga wajah baru, dia berharap Persedikab bisa menunjukkan kemampuan maksimal mereka.

Baca Juga :  PMK Menerjang, Kapten Persedikab Kediri Muhammad Khanafi Jual Sapi Limosin

“Kalau pesan untuk (coach) Tony nggak berani saya, nanti kualat,” guraunya.

Jersey latihan kemarin masih dengan warna dasar merah, seperti ciri khas Persedikab selama ini. Kemarin, yang ditunjukkan adalah jersey latihan terlebih dulu. Manajemen dengan apparel Noto berencana menggunakan jersey baru mereka itu pada hari ini, saat uji coba ke kandang Gresik United.

Sebelumnya, Persedikab ditargetkan bisa bersaing dengan maksimal di Liga 3 Jatim 2021.Targetnya juara dan melaju ke Liga 2 musim depan.

Harapan tersebut diamini oleh para supporter, pemain, dan juga manajemen. Sekarang tugas pelatih adalah untuk meracik permainan yang cocok untuk Bledug Kelud. “Semua butuh proses, dan saya tekankan lagi. Saya di sini menjadi pelatih, bukan tukang sulap, semua harus tetap bertumpu pada proses,” terang Coach Tony Ho.

Baca Juga :  Kota Kediri Sambut Pembangunan Bandara dan Jalan Tol

Ia menjelaskan bahwa sudah mempersiapkan tim selama satu setengah bulan. Dan berharap bisa memperbaiki dan memperhalus dalam tiga situasi dalam sepak bola. “Attacking, defending, transition,” terangnya.

Soal komposisi pemain, lelaki asal Makassar itu menyebut sudah memiliki 28 pemain. Ia menjelaskan bahwa dengan waktu satu setengah bulan berlatih itu akan terus dilakukan evaluasi setiap hari. “Buat saya dengan sisa waktu sampai November mulai, saya coba maksimalkan. Semoga para pemain juga sama-sama kerja keras. Kami tidak mau malu di sini,” ucap Tony dengan tegas.

Persedikab Kediri juga sudah melakukan berbagai uji coba. Dua kali main, dua kali menang. Hari ini, para penggawa Bledug Kelud itu akan bertolak ke Gresik untuk uji coba.(syi/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/