26.9 C
Kediri
Tuesday, July 5, 2022

Unggul di Semua Lini, Bleduk Kelud Tak Terbendung

 KOTA, JP Radar Kediri – Persedikab Kediri memang menang besar 6-1 atas Persem Mojokerto di laga grup A Liga 3 Jawa Timur kemarin. Tapi, pelatih Tony Ho mengingatkan kemenangan tersebut tidak perlu dirayakan secara berlebihan.

          Maklum, perjalanan Bledug Kelud masih panjang. M Khanafi dkk juga belum menemui lawan sepadan. Apalagi Persedikab sebenarnya memiliki tradisi lolos dari penyisihan grup tetapi selalu mentok di babak nasional.      Persedikab memang bukan lawan sebanding anak-anak Mojokerto. Mereka begitu dominan sejak kickoff yang dimulai pukul 13.15 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri itu.

          Di babak pertama, klub kebanggaan warga Kabupaten Kediri itu sudah melesat dengan tiga gol. Masing-masing dicetak oleh Ferry Cahyo Utomo (19’), M Delan (27’) dan Aan Trika Pratama (29’).

          Usai turun minum, dominasi Persedikab tidak berkurang sedikit pun. Bukan hanya unggul dalam penguasaan bola dan peluang, anak-anak Kediri juga mampu men-delay permainan sampai peluit panjang dibunyikan. Tiga gol tambahan di babak kedua dilesakkan M Khanafi (47’), Ferry Cahyo (57’) dan Samsul Bahri (’81).

Baca Juga :  Klaim Sudah Deal, Tiga Pemain Asing Persik Merapat Awal Februari

          Sementara satu-satunya gol Persem dibukukan oleh Akbar Arinovan di menit ke-59. Saat itu, Persedikab sempat menurunkan tempo yang membuat Persem leluasa mencuri gol.

Catatan itulah yang ingin diperbaiki Tony Ho. Pelatih asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menilai pemainnya kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. “Saya lihat babak kedua menurun konsentrasi anak-anak,” ujarnya.

Tony mengungkapkan, kekurangan tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR). Jangan sampai di laga berikutnya, kelemahan tersebut bisa dieksploitasi lawan.  “Ini tidak tahu kenapa. Apakah pemain menganggap enteng. Karena dari beberapa kali uji coba, ketika sudah menang besar, tempo diturunkan. Padahal tidak boleh begitu. Karena bisa dieksploitasi lawan,” papar Tony.

Namun begitu, dia tetap memberikan apresiasi kepada pemainnya. Sebab mereka telah bekerja keras dan menunjukkan bahwa Persedikan layak lolos ke babak berikutnya.

Baca Juga :  Ingin Tetap Bertahan di Liga 3

Dari kubu lawan, Asisten Pelatih Persem M Bachrudin mengakui Persedikab lawan yang sangat tangguh. Dibanding timnya, mereka unggul di segala lini.  “Secara tim kami kalah segalanya. Persiapan cuma tiga minggu dan hanya diisi pemain muda. Sedangkan Persedikab lengkap dari semua lini. Kami akan evaluasi,” katanya.

Sementara itu, Manajer Persedikab Dentama Adiratna mengaku senang atas kemenangan timnya. Dia juga berterima kasih kepada Bupati Kediri Hanindhito Pramana yang selalu men-support Persedikab. “Ini awal yang bagus, kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Kediri dan seluruh pendukung Persedikab,” ujar Denta.

Dengan hasil tersebut, Persedikab menduduki peringkat dua klasemen sementara grup A dengan tiga poin. Sementara pemuncak klasemen ditempati PSID Jombang yang kemarin menundukkan Persekam Metro FC 2-0. Laskar Kebo Kicak –julukan PSID- mendulang 4 poin dari dua pertandingan. (syi/baz)

- Advertisement -

 KOTA, JP Radar Kediri – Persedikab Kediri memang menang besar 6-1 atas Persem Mojokerto di laga grup A Liga 3 Jawa Timur kemarin. Tapi, pelatih Tony Ho mengingatkan kemenangan tersebut tidak perlu dirayakan secara berlebihan.

          Maklum, perjalanan Bledug Kelud masih panjang. M Khanafi dkk juga belum menemui lawan sepadan. Apalagi Persedikab sebenarnya memiliki tradisi lolos dari penyisihan grup tetapi selalu mentok di babak nasional.      Persedikab memang bukan lawan sebanding anak-anak Mojokerto. Mereka begitu dominan sejak kickoff yang dimulai pukul 13.15 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri itu.

          Di babak pertama, klub kebanggaan warga Kabupaten Kediri itu sudah melesat dengan tiga gol. Masing-masing dicetak oleh Ferry Cahyo Utomo (19’), M Delan (27’) dan Aan Trika Pratama (29’).

          Usai turun minum, dominasi Persedikab tidak berkurang sedikit pun. Bukan hanya unggul dalam penguasaan bola dan peluang, anak-anak Kediri juga mampu men-delay permainan sampai peluit panjang dibunyikan. Tiga gol tambahan di babak kedua dilesakkan M Khanafi (47’), Ferry Cahyo (57’) dan Samsul Bahri (’81).

Baca Juga :  Persedikab Fokus Dengan Kondisi Pemain

          Sementara satu-satunya gol Persem dibukukan oleh Akbar Arinovan di menit ke-59. Saat itu, Persedikab sempat menurunkan tempo yang membuat Persem leluasa mencuri gol.

Catatan itulah yang ingin diperbaiki Tony Ho. Pelatih asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menilai pemainnya kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. “Saya lihat babak kedua menurun konsentrasi anak-anak,” ujarnya.

Tony mengungkapkan, kekurangan tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR). Jangan sampai di laga berikutnya, kelemahan tersebut bisa dieksploitasi lawan.  “Ini tidak tahu kenapa. Apakah pemain menganggap enteng. Karena dari beberapa kali uji coba, ketika sudah menang besar, tempo diturunkan. Padahal tidak boleh begitu. Karena bisa dieksploitasi lawan,” papar Tony.

Namun begitu, dia tetap memberikan apresiasi kepada pemainnya. Sebab mereka telah bekerja keras dan menunjukkan bahwa Persedikan layak lolos ke babak berikutnya.

Baca Juga :  Bledug Kelud Memastikan Lolos ke 8 Besar

Dari kubu lawan, Asisten Pelatih Persem M Bachrudin mengakui Persedikab lawan yang sangat tangguh. Dibanding timnya, mereka unggul di segala lini.  “Secara tim kami kalah segalanya. Persiapan cuma tiga minggu dan hanya diisi pemain muda. Sedangkan Persedikab lengkap dari semua lini. Kami akan evaluasi,” katanya.

Sementara itu, Manajer Persedikab Dentama Adiratna mengaku senang atas kemenangan timnya. Dia juga berterima kasih kepada Bupati Kediri Hanindhito Pramana yang selalu men-support Persedikab. “Ini awal yang bagus, kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Kediri dan seluruh pendukung Persedikab,” ujar Denta.

Dengan hasil tersebut, Persedikab menduduki peringkat dua klasemen sementara grup A dengan tiga poin. Sementara pemuncak klasemen ditempati PSID Jombang yang kemarin menundukkan Persekam Metro FC 2-0. Laskar Kebo Kicak –julukan PSID- mendulang 4 poin dari dua pertandingan. (syi/baz)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/