31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Tips Perawatan Baterai atau Aki pada Sepeda Motor

MADIUN, JP Radar Kediri – Pada sepeda motor, baterai atau aki memegang peranan yang sangat penting baik sebagai penyuplai sekaligus menyimpan arus kelistrikan yang digunakan untuk menyalakan sistem eletrikal pada sepeda motor. Seperti sistem starter, pompa injeksi, penerangan, hingga pembakaran pada mesin.

Pada umumnya, terdapat dua tipe aki yang biasa digunakan pada sepeda motor. Yaitu tipe aki basah dan kering. Aki yang pada umumnya digunakan sepeda motor injeksi saat ini adalah aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut maintenance free (MF), karena perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan tipe aki basah di mana pengendara wajib melakukan pengecekan level ketinggian air aki. Jika kurang, harus ditambah sampai garis batas maksimal.

Mengingat peran vital aki, maka sebagai salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia, Yamaha akan membagikan beberapa tips perawatan aki secara rutin pada sepeda motor, sebagai berikut :

  1. Hindari menggunakan aksesoris motor yang berkaitan dengan kelistrikan secara berlebihan. Konsumen masa kini semakin gemar menggunakan aksesoris motor, namun jika memakai aksesoris yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi Yamaha.
  2. Pastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual.

Jika di bawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya di-charge kembali.

  1. Periksa kondisi aki, bersihkan jika terdapat kotoran atau kerak pada terminalnya.

Jika tidak, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa sistem. Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok.

  1. Hindari penggunaan starter elektrik secara paksa.
Baca Juga :  Dukung Kemandirian Nasional dengan Kembangkan Teknologi Kesehatan

Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter eletrik karena akan membuat aki soak. Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut.

  1. Pastikan kunci kontak motor dalam kondisi off, saat mesin motor mati.

Jika kunci kontak pada posisi on saat mesin motor dalam keadaan mati, maka akan mengambil daya aki.

  1. Mesin motor yang jarang digunakan, disarankan untuk tetap dipanaskan.

Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak digunakan. Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negatif pada aki agar aki lebih tahan lama.

  1. Menggunakan aki sesuai spesifikasi sepeda motor

Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Karena meskipun di-charger ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus. Jika hal tersebut terjadi, gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan.

Namun, jika kondisi aki sudah menunjukkan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total. Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan.

“Yamaha terus berupaya meningkatkan kualitas berkendara para konsumen roda dua di Indonesia. Selain menyediakan sepeda motor yang unggul, Yamaha juga memberikan pelayanan after sales yang mumpuni sekaligus menyediakan produk-produk spare part asli Yamaha. Salah satunya aki sebagai komponen yang sangat penting pada sepeda motor. Dengan terus mengutamakan kualitas pada setiap produk Yamaha, kami harap konsumen Indonesia dapat terus menikmati pengalaman berkendara roda dua yang menyenangkan bersama Yamaha,” ungkap Riyadi Prihantono, Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Baca Juga :  Doyan Trabasan, Doni Tata Berpetualang Pakai WR 155 R

Yamaha menyediakan produk spare part asli Yamaha. Salah satunya aki kering Yamaha NS asli yang tersedia mulai dari kapasitas 3.5Ah/12 V yang bisa didapatkan dengan mudah di seluruh jaringan diler/bengkel resmi (3S/2S) Yamaha Indonesia, dengan rincian harga sebagai berikut :

Tipe Aki/Baterai Spesifikasi Harga Tipe Motror
Yamaha 4V(NTZ4V) Kapasitas 3 Ah Rp 220.000 Mio, Mio Soul, Mio J, Mio S, Jupiter, Vega
Yamaha 5S (NTZ5S) Kapasitas 3.5 Ah Rp 224.000 Vixion, Jupiter Z1, R15, Byson
Assy (BBP1) (NTZ6V) Kapasitas 5 Ah

 

Rp 280.000 All New Aerox, All New Nmax
Yamaha NB5Z-3B Kit Kapasitas 5 Ah Rp 160.000 Jupiter Z Series, Mio Series, Vega Series

 

Untuk perawatan aki sepeda motor Yamaha juga menjadi lebih menyenangkan dengan menggunakan aplikasi My Yamaha App. Pengendara akan mendapat pengingat servis gratis, riwayat servis, informasi garansi, buku panduan pemilik, hingga pencarian diler resmi Yamaha terdekat.

*HED : Harga eceran yang disarankan sifatnya tidak mengikat dan dapat berubah

- Advertisement -

MADIUN, JP Radar Kediri – Pada sepeda motor, baterai atau aki memegang peranan yang sangat penting baik sebagai penyuplai sekaligus menyimpan arus kelistrikan yang digunakan untuk menyalakan sistem eletrikal pada sepeda motor. Seperti sistem starter, pompa injeksi, penerangan, hingga pembakaran pada mesin.

Pada umumnya, terdapat dua tipe aki yang biasa digunakan pada sepeda motor. Yaitu tipe aki basah dan kering. Aki yang pada umumnya digunakan sepeda motor injeksi saat ini adalah aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut maintenance free (MF), karena perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan tipe aki basah di mana pengendara wajib melakukan pengecekan level ketinggian air aki. Jika kurang, harus ditambah sampai garis batas maksimal.

Mengingat peran vital aki, maka sebagai salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia, Yamaha akan membagikan beberapa tips perawatan aki secara rutin pada sepeda motor, sebagai berikut :

  1. Hindari menggunakan aksesoris motor yang berkaitan dengan kelistrikan secara berlebihan. Konsumen masa kini semakin gemar menggunakan aksesoris motor, namun jika memakai aksesoris yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi Yamaha.
  2. Pastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual.

Jika di bawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya di-charge kembali.

  1. Periksa kondisi aki, bersihkan jika terdapat kotoran atau kerak pada terminalnya.

Jika tidak, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa sistem. Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok.

  1. Hindari penggunaan starter elektrik secara paksa.
Baca Juga :  Ternyata Yamaha Lexi 125 Juga Kuat Diajak Touring Ribuan Kilometer

Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter eletrik karena akan membuat aki soak. Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut.

  1. Pastikan kunci kontak motor dalam kondisi off, saat mesin motor mati.

Jika kunci kontak pada posisi on saat mesin motor dalam keadaan mati, maka akan mengambil daya aki.

  1. Mesin motor yang jarang digunakan, disarankan untuk tetap dipanaskan.

Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak digunakan. Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negatif pada aki agar aki lebih tahan lama.

  1. Menggunakan aki sesuai spesifikasi sepeda motor

Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Karena meskipun di-charger ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus. Jika hal tersebut terjadi, gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan.

Namun, jika kondisi aki sudah menunjukkan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total. Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan.

“Yamaha terus berupaya meningkatkan kualitas berkendara para konsumen roda dua di Indonesia. Selain menyediakan sepeda motor yang unggul, Yamaha juga memberikan pelayanan after sales yang mumpuni sekaligus menyediakan produk-produk spare part asli Yamaha. Salah satunya aki sebagai komponen yang sangat penting pada sepeda motor. Dengan terus mengutamakan kualitas pada setiap produk Yamaha, kami harap konsumen Indonesia dapat terus menikmati pengalaman berkendara roda dua yang menyenangkan bersama Yamaha,” ungkap Riyadi Prihantono, Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Baca Juga :  UNP Kediri Sukses Jalankan Program Riset Keilmuan Merdeka Belajar

Yamaha menyediakan produk spare part asli Yamaha. Salah satunya aki kering Yamaha NS asli yang tersedia mulai dari kapasitas 3.5Ah/12 V yang bisa didapatkan dengan mudah di seluruh jaringan diler/bengkel resmi (3S/2S) Yamaha Indonesia, dengan rincian harga sebagai berikut :

Tipe Aki/Baterai Spesifikasi Harga Tipe Motror
Yamaha 4V(NTZ4V) Kapasitas 3 Ah Rp 220.000 Mio, Mio Soul, Mio J, Mio S, Jupiter, Vega
Yamaha 5S (NTZ5S) Kapasitas 3.5 Ah Rp 224.000 Vixion, Jupiter Z1, R15, Byson
Assy (BBP1) (NTZ6V) Kapasitas 5 Ah

 

Rp 280.000 All New Aerox, All New Nmax
Yamaha NB5Z-3B Kit Kapasitas 5 Ah Rp 160.000 Jupiter Z Series, Mio Series, Vega Series

 

Untuk perawatan aki sepeda motor Yamaha juga menjadi lebih menyenangkan dengan menggunakan aplikasi My Yamaha App. Pengendara akan mendapat pengingat servis gratis, riwayat servis, informasi garansi, buku panduan pemilik, hingga pencarian diler resmi Yamaha terdekat.

*HED : Harga eceran yang disarankan sifatnya tidak mengikat dan dapat berubah

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/