25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Dorong Usaha Mikro dan Pekerja Bertahan di Masa Pandemi

REJOSO, JP Radar Nganjuk– Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat memacu para pelaku usaha mikro dan pekerja agar tetap bertahan di masa pandemi Covid-19. Untuk itu, bupati muda ini me-launching sekaligus menyerahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kemarin.

Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Mas Novi ini mengatakan bahwa berbagai sektor ikut terdampak akibat pandemi Covid-19. Baik pelaku usaha mikro, maupun para pekerja.

Karena itu, pemerintah berupaya agar para pelaku usaha mikro dan pekerja tetap bertahan di masa pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan memberi stimulus berupa bantuan.

“Bagi penerima BPUM, silakan digunakan untuk menambah modal mengembangkan usahanya. Bagi pekerja penerima BSU, bantuan ini agar tetap menjaga daya beli dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Mas Novi dalam acara di Desa Talang, Kecamatan Rejoso itu.

Baca Juga :  Pastel Kering Sari Sakti

Selain bupati, turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Nganjuk Agus Frihannedy. Hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri Agus Suprihadi dan perwakilan pimpinan BRI Cabang Nganjuk.

Kepada koran ini, Agus Frihannedy mengatakan, penyerahan BPUM dilaksanakan tiga gelombang. Pada gelombang pertama dan kedua, penerimanya mencapai 12.500 orang. Targetnya 15 ribu penerima hingga pada gelombang ketiga.

Sedangkan untuk BSU, penerima di Kota Angin mencapai 11.977 pekerja. “Penyaluran BPUM melalui BRI. Dan penerima BSU adalah pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Agus.

Seremonial kegiatan ditandai penyerahan bantuan secara simbolis oleh bupati kepada para penerima. Baik penerima BPUM maupun BSU. Kemudian dilanjutkan pengguntingan ikat balon ke udara.

Baca Juga :  Digelar pada Acara Bakti Sosial Alumni Pelajar Kertosono

Di akhir acara, bupati menyempatkan mengunjungi berbagai stan yang menjual berbagai produk. Stan-stan tersebut adalah perwakilan dari beberapa kecamatan sekitar Rejoso. Stan-stan tersebut memamerkan produk-produk unggulan hasil produksi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masing-masing kecamatan.

- Advertisement -

REJOSO, JP Radar Nganjuk– Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat memacu para pelaku usaha mikro dan pekerja agar tetap bertahan di masa pandemi Covid-19. Untuk itu, bupati muda ini me-launching sekaligus menyerahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kemarin.

Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Mas Novi ini mengatakan bahwa berbagai sektor ikut terdampak akibat pandemi Covid-19. Baik pelaku usaha mikro, maupun para pekerja.

Karena itu, pemerintah berupaya agar para pelaku usaha mikro dan pekerja tetap bertahan di masa pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan memberi stimulus berupa bantuan.

“Bagi penerima BPUM, silakan digunakan untuk menambah modal mengembangkan usahanya. Bagi pekerja penerima BSU, bantuan ini agar tetap menjaga daya beli dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Mas Novi dalam acara di Desa Talang, Kecamatan Rejoso itu.

Baca Juga :  Jamkrindo Kediri Bagikan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Selain bupati, turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Nganjuk Agus Frihannedy. Hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri Agus Suprihadi dan perwakilan pimpinan BRI Cabang Nganjuk.

Kepada koran ini, Agus Frihannedy mengatakan, penyerahan BPUM dilaksanakan tiga gelombang. Pada gelombang pertama dan kedua, penerimanya mencapai 12.500 orang. Targetnya 15 ribu penerima hingga pada gelombang ketiga.

Sedangkan untuk BSU, penerima di Kota Angin mencapai 11.977 pekerja. “Penyaluran BPUM melalui BRI. Dan penerima BSU adalah pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Agus.

Seremonial kegiatan ditandai penyerahan bantuan secara simbolis oleh bupati kepada para penerima. Baik penerima BPUM maupun BSU. Kemudian dilanjutkan pengguntingan ikat balon ke udara.

Baca Juga :  Digelar pada Acara Bakti Sosial Alumni Pelajar Kertosono

Di akhir acara, bupati menyempatkan mengunjungi berbagai stan yang menjual berbagai produk. Stan-stan tersebut adalah perwakilan dari beberapa kecamatan sekitar Rejoso. Stan-stan tersebut memamerkan produk-produk unggulan hasil produksi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masing-masing kecamatan.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/