24.4 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022

Pandemi Covid-19, Aset Naik Rp 20 Miliar

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah menggelar rapat anggota tahunan (RAT) tutup buku 2020 secara daring, kemarin. Meski di tengah pandemi Covid-19, lembaga keuangan berskala nasional yang berpusat di Nganjuk itu tetap mencatatkan kenaikan aset senilai Rp 20 milar.

RAT berlangsung di Wisma Koperasi KSPPS TAM Syariah. Acara diikuti perwakilan cabang lain dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat secara virtual. Dalam sambutannya, Ketua Umum KSPPS TAM Syariah H. Imam Mukhayat Syah mengungkapkan rahasia eksistensi koperasi yang ia pimpin selama pandemi Covid-19. Yakni, mulai dari pemberian relaksasi hingga penghapusan pinjaman bagi anggota yang betul-betul merugi akibat korona.

“Selama pandemi kami telah mengeluarkan empat kali SK (surat keputusan, Red) bersama hasil rapat direksi. Isinya, bagaimana menjaga agar KSPPS TAM Syariah ini eksis, serta tetap bermanfaat bagi anggota,” kata pria yang akrab disapa Pak Haji ini.

Baca Juga :  Ratusan Orang Urus Syarat Bantuan

Pak Haji menjelaskan, selama 2020, KSPPS TAM Syariah mencatatkan kenaikan aset sebesar Rp 20 miliar. Jika dikalkulasi, hingga saat ini aset KSPPS TAM Syariah mencapai hampir Rp 1 triliun. Selain itu, Pak Haji menyebut, pihaknya telah menggelontorkan dana sebesar Rp 6,4 miliar sebagai bentuk kepedulian atas pandemi Covid-19.

“Kami ikut menyumbang alat pelindung diri hingga multivitamin. Kami juga memberi bantuan atas terjadinya musibah. Baik di Nganjuk maupun daerah lain di wilayah kerja kami. Seperti sembako dan sebagainya khususnya diperuntukkan bagi para anggota kami. Hal itu sebagai perwujudan koperasi. Yakni oleh dan untuk anggota,” bebernya.

Atas pencapaian itu, Pak Haji berharap kinerja KSPPS TAM Syariah semakin baik lagi di tahun 2021 ini. Ia optimistis KSPPS TAM Syariah berhasil meningkatkan aset sebesar 5 persen. “Dan semoga bisa mencatatkan SHU (sisa hasil usaha, Red) sebesar Rp 18 miliar,” harapnya.

Baca Juga :  Banjir Terjang Lima Kecamatan di Kota Angin

Untuk diketahui, meski berlangsung secara daring, namun tidak mengurangi substansi RAT itu sendiri. Para pengurus antusias mengikuti rangkaian RAT. Turut hadir secara virtual Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Dalam sambutannya, Teten mengapresiasi RAT KSPPS TAM Syariah. “Saya ucapkan selamat dan patut menjadi contoh bagi koperasi lain,” papar Teten.

Selain itu, hadir pula Cepi Sukur Laksana, kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Jatim. Selain mereka, ada pula pimpinan dinas koperasi dari wilayah Nganjuk dan sekitarnya.

Di sela RAT, berlangsung pengambilan sumpah dan penandatanganan pengurus KSPPS TAM Syariah periode 2021-2025.  Pembacaan sumpah dan penandatanganan dipimpin oleh Ketua Umum KSPPS TAM Syariah H. Imam Mukhayat Syah.

- Advertisement -

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah menggelar rapat anggota tahunan (RAT) tutup buku 2020 secara daring, kemarin. Meski di tengah pandemi Covid-19, lembaga keuangan berskala nasional yang berpusat di Nganjuk itu tetap mencatatkan kenaikan aset senilai Rp 20 milar.

RAT berlangsung di Wisma Koperasi KSPPS TAM Syariah. Acara diikuti perwakilan cabang lain dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat secara virtual. Dalam sambutannya, Ketua Umum KSPPS TAM Syariah H. Imam Mukhayat Syah mengungkapkan rahasia eksistensi koperasi yang ia pimpin selama pandemi Covid-19. Yakni, mulai dari pemberian relaksasi hingga penghapusan pinjaman bagi anggota yang betul-betul merugi akibat korona.

“Selama pandemi kami telah mengeluarkan empat kali SK (surat keputusan, Red) bersama hasil rapat direksi. Isinya, bagaimana menjaga agar KSPPS TAM Syariah ini eksis, serta tetap bermanfaat bagi anggota,” kata pria yang akrab disapa Pak Haji ini.

Baca Juga :  Tetap Antusias Belanja Jajanan Idul Fitri

Pak Haji menjelaskan, selama 2020, KSPPS TAM Syariah mencatatkan kenaikan aset sebesar Rp 20 miliar. Jika dikalkulasi, hingga saat ini aset KSPPS TAM Syariah mencapai hampir Rp 1 triliun. Selain itu, Pak Haji menyebut, pihaknya telah menggelontorkan dana sebesar Rp 6,4 miliar sebagai bentuk kepedulian atas pandemi Covid-19.

“Kami ikut menyumbang alat pelindung diri hingga multivitamin. Kami juga memberi bantuan atas terjadinya musibah. Baik di Nganjuk maupun daerah lain di wilayah kerja kami. Seperti sembako dan sebagainya khususnya diperuntukkan bagi para anggota kami. Hal itu sebagai perwujudan koperasi. Yakni oleh dan untuk anggota,” bebernya.

Atas pencapaian itu, Pak Haji berharap kinerja KSPPS TAM Syariah semakin baik lagi di tahun 2021 ini. Ia optimistis KSPPS TAM Syariah berhasil meningkatkan aset sebesar 5 persen. “Dan semoga bisa mencatatkan SHU (sisa hasil usaha, Red) sebesar Rp 18 miliar,” harapnya.

Baca Juga :  Petani Ketela Asal Nganjuk Cairkan KUR Kolektif Bersama Koppem Raharja Kediri

Untuk diketahui, meski berlangsung secara daring, namun tidak mengurangi substansi RAT itu sendiri. Para pengurus antusias mengikuti rangkaian RAT. Turut hadir secara virtual Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Dalam sambutannya, Teten mengapresiasi RAT KSPPS TAM Syariah. “Saya ucapkan selamat dan patut menjadi contoh bagi koperasi lain,” papar Teten.

Selain itu, hadir pula Cepi Sukur Laksana, kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Jatim. Selain mereka, ada pula pimpinan dinas koperasi dari wilayah Nganjuk dan sekitarnya.

Di sela RAT, berlangsung pengambilan sumpah dan penandatanganan pengurus KSPPS TAM Syariah periode 2021-2025.  Pembacaan sumpah dan penandatanganan dipimpin oleh Ketua Umum KSPPS TAM Syariah H. Imam Mukhayat Syah.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/