30.9 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Mobile JKN Mudahkan Karyawan Akses Layanan BPJS Kesehatan

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Rahma Bintariati,29 adalah salah satu peserta JKN-KIS yang merasa puas dengan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Mobile JKN. Sejak BPJS Kesehatan menyosialisasikan penggunaan Mobile JKN di tempat kerjanya, Ia selalu merekomendasikan pemanfaatkan aplikasi ini kepada kerabatnya. 

“Saya sering ditanyai status kepesertaan teman-teman karyawan, terutama saat mereka mau berobat. Untuk itu saya selalu menyarankan agar mereka mengeceknya sendiri lewat Mobile JKN,” ujar Supervisor Penjualan Gramedia Store Kediri ini.

Dijelaskan oleh Binta, penggunaan aplikasi Mobile JKN dirasa sangat efektif dalam mengakomodir kebutuhan karyawan, apalagi yang pengurusan BPJS-nya terpusat. Sebelum ada Mobile JKN, setiap perubahan data harus disampaikan dan diurus oleh Kantor Pusat. Untuk perpindahan fasilitas kesehatan misalnya, karyawan harus menunggu proses agregasi data berjenjang.

Baca Juga :  ‘Orang Tua’ Antar Sudrun ke Penjara

“Untuk perusahaan yang SDM-nya banyak dan dari banyak cabang misal, apabila kepengurusan terpusat kan relatif lama. Sedangkan kalau lewat Mobile JKN per tanggal 1 bulan depannya sudah berubah. Jadi membantu sekali,” jelas Binta.

Melengkapi kisahnya, beberapa waktu lalu Ia sempat memanfaatkan layanan JKN-KIS untuk berobat di Klinik Imam Bonjol Kediri. Sesampainya dirumah, gawainya menunjukkan notifikasi adanya survey kepuasan atas layanan kesehatan yang baru saja diterimanya. Fitur ini pun membuat Binta terkesan.

- Advertisement -

“Kunjungan pasien terdata dengan baik, bahkan hingga feedback (umpan balik) dari saya pun terdokumentasi. Semoga saja ada pengembangan-pengembangan lain yang bisa menjadi sarana perbaikan layanan kesehatan,” tutup Binta.

Mobile JKN adalah aplikasi gawai yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan. Hingga saat ini Mobile JKN telah diunduh oleh 13.842 orang peserta se wilayah Kota Kediri. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat seiring adanya pembatasan layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Ajak Ribuan Pengunjung SLG Senam

Dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid-19, beberapa layanan administratif peserta telah dialihkan ke Mobile JKN dan Care Center 1500400. Peserta yang dapat dilayani secara tatap muka hanya peserta yang masuk dalam kategori tertentu yang telah ditetapkan seperti peserta PBI dan peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan segera.

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Rahma Bintariati,29 adalah salah satu peserta JKN-KIS yang merasa puas dengan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Mobile JKN. Sejak BPJS Kesehatan menyosialisasikan penggunaan Mobile JKN di tempat kerjanya, Ia selalu merekomendasikan pemanfaatkan aplikasi ini kepada kerabatnya. 

“Saya sering ditanyai status kepesertaan teman-teman karyawan, terutama saat mereka mau berobat. Untuk itu saya selalu menyarankan agar mereka mengeceknya sendiri lewat Mobile JKN,” ujar Supervisor Penjualan Gramedia Store Kediri ini.

Dijelaskan oleh Binta, penggunaan aplikasi Mobile JKN dirasa sangat efektif dalam mengakomodir kebutuhan karyawan, apalagi yang pengurusan BPJS-nya terpusat. Sebelum ada Mobile JKN, setiap perubahan data harus disampaikan dan diurus oleh Kantor Pusat. Untuk perpindahan fasilitas kesehatan misalnya, karyawan harus menunggu proses agregasi data berjenjang.

Baca Juga :  Antrean Online Bikin Layanan Jadi Eksklusif, Modern dan Transparan

“Untuk perusahaan yang SDM-nya banyak dan dari banyak cabang misal, apabila kepengurusan terpusat kan relatif lama. Sedangkan kalau lewat Mobile JKN per tanggal 1 bulan depannya sudah berubah. Jadi membantu sekali,” jelas Binta.

Melengkapi kisahnya, beberapa waktu lalu Ia sempat memanfaatkan layanan JKN-KIS untuk berobat di Klinik Imam Bonjol Kediri. Sesampainya dirumah, gawainya menunjukkan notifikasi adanya survey kepuasan atas layanan kesehatan yang baru saja diterimanya. Fitur ini pun membuat Binta terkesan.

“Kunjungan pasien terdata dengan baik, bahkan hingga feedback (umpan balik) dari saya pun terdokumentasi. Semoga saja ada pengembangan-pengembangan lain yang bisa menjadi sarana perbaikan layanan kesehatan,” tutup Binta.

Mobile JKN adalah aplikasi gawai yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan. Hingga saat ini Mobile JKN telah diunduh oleh 13.842 orang peserta se wilayah Kota Kediri. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat seiring adanya pembatasan layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Ajak Ribuan Pengunjung SLG Senam

Dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid-19, beberapa layanan administratif peserta telah dialihkan ke Mobile JKN dan Care Center 1500400. Peserta yang dapat dilayani secara tatap muka hanya peserta yang masuk dalam kategori tertentu yang telah ditetapkan seperti peserta PBI dan peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan segera.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/