23.7 C
Kediri
Sunday, December 4, 2022

Penyerahan Simbolis Kepesertaan BPU

BPJS Ketenagakerjaan Kediri Lindungi Peserta Pelatihan Dinkop UMTK

- Advertisement -

KEDIRI, JP Radar Kediri – BPJS Ketenagakerjaan Kediri bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri. Kerja sama tersebut dalam hal perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu peserta Pelatihan Kerja yang berada di bawah Dinkop UMTK Kota Kediri.

Dilaksanakan pada kegiatan Workshop LPK Kusuma Kediri, kegiatan ini dihadiri Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Bambang Priyambodo, SH, MM., Suharno Abidin, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kediri serta peserta Pelatihan Makanan Basah dan Pelatihan Bakery.

Dalam kegiatan tersebut diserahkan simbolis kartu kepesertaan kepada Afin Agustina, Titin Agustina, Sri Endah Yuni Wulandari, Oktavia Febrian dan Trinida Anggraini Ratnawulan yang merupakan peserta pelatihan itu.

Baca Juga :  Disnakerkop UM Sosialisasi kepada Puluhan Pengusaha

Mereka telah terdaftar dalam 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan dengan Iuran hanya sebesar 16.800.

Dengan iuran tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah mendapat banyak manfaat. Seperti perawatan tanpa batas hingga sembuh bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja sesuai indikasi medis.

- Advertisement -

Jika dalam masa pemulihan, peserta tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan pertama, dan 50 persen untuk bulan selanjutnya hingga sembuh.

Sementara jika terjadi risiko meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ahli waris mendapatkan santunan JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan. Sedangkan jika meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja (JKM), maka santunan yang akan diterima sebesar Rp 42 juta.

Baca Juga :  SMP Plus Rahmat Kota Kediri Jadi Sekolah Penggerak Pertama

Kerja sama itu sudah berlangsung sejak bulan Juni sampai sekarang. Sebanyak 1.910 peserta pelatihan sudah terdaftar dalam kepesertaan BPU BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya kerja sama ini akan terus berlanjut agar tercipta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya bagi seluruh tenaga kerja di wilayah Kota Kedi

- Advertisement -

KEDIRI, JP Radar Kediri – BPJS Ketenagakerjaan Kediri bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri. Kerja sama tersebut dalam hal perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu peserta Pelatihan Kerja yang berada di bawah Dinkop UMTK Kota Kediri.

Dilaksanakan pada kegiatan Workshop LPK Kusuma Kediri, kegiatan ini dihadiri Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Bambang Priyambodo, SH, MM., Suharno Abidin, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kediri serta peserta Pelatihan Makanan Basah dan Pelatihan Bakery.

Dalam kegiatan tersebut diserahkan simbolis kartu kepesertaan kepada Afin Agustina, Titin Agustina, Sri Endah Yuni Wulandari, Oktavia Febrian dan Trinida Anggraini Ratnawulan yang merupakan peserta pelatihan itu.

Baca Juga :  Disnakerkop UM Sosialisasi kepada Puluhan Pengusaha

Mereka telah terdaftar dalam 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan dengan Iuran hanya sebesar 16.800.

Dengan iuran tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah mendapat banyak manfaat. Seperti perawatan tanpa batas hingga sembuh bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja sesuai indikasi medis.

Jika dalam masa pemulihan, peserta tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan pertama, dan 50 persen untuk bulan selanjutnya hingga sembuh.

Sementara jika terjadi risiko meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ahli waris mendapatkan santunan JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan. Sedangkan jika meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja (JKM), maka santunan yang akan diterima sebesar Rp 42 juta.

Baca Juga :  Golkar Launching Buku Airlangga Hartarto “Kerja Untuk Indonesia"

Kerja sama itu sudah berlangsung sejak bulan Juni sampai sekarang. Sebanyak 1.910 peserta pelatihan sudah terdaftar dalam kepesertaan BPU BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya kerja sama ini akan terus berlanjut agar tercipta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya bagi seluruh tenaga kerja di wilayah Kota Kedi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/