22.9 C
Kediri
Tuesday, August 16, 2022

“JKN-KIS Berkali-Kali Menyelamatkan Tabungan Hari Tua Saya”

- Advertisement -

KEDIRI – Purbo Krisbianto, 42, merasa bersyukur telah didaftarkan sebagai peserta pada program JKN-KIS oleh Radio Andika Kediri, tempat Ia bekerja. Pria yang beken disapa “Antok” saat on air ini mengaku beberapa kali memanfaatkan layanan JKN-KIS untuk berobat tanpa biaya pribadi. Di antara beberapa pengobatan yang pernah dijalaninya menggunakan KIS, yang paling berkesan baginya adalah saat putri pertamanya dirawat di Rumah Sakit Baptis Kediri. Saat itu sang putri dirawat selama 10 hari akibat panas demam yang dideritanya.

“Saat itu panas demam hingga kejang. Tidak diketahui penyebabnya apa, intinya demam. Putri pertama saya ini mungkin daya tahannya relatif rendah ya, jadi memang keluar-masuk rumah sakit. Instalasi perawatan anak di RS Baptis sampai hafal dengan saya,” canda Antok.

Baca Juga :  Sambel Pecel Miraos

Tak lama berselang, Antok kembali menggunakan layanan JKN-KIS untuk membiayai persalinan putri keduanya pada tahun 2016. Berbeda dari persalinan pertama, saat itu istrinya terpaksa harus melahirkan dengan metode caesar karena bayi yang dikandungnya lahir prematur. Setelah dikandung selama delapan bulan, pada tanggal 20 April 2016 jalan lahir istrinya sudah terbuka pada skala satu (pembukaan satu). Kondisi yang tak terprediksi ini diawali dengan kondisi mulas yang tiba-tiba dialami oleh istrinya.

“Saat itu katanya perut istri terasa mulas. Tanpa pikir panjang saya bawa saja ke RS Ratih Kediri yang dekat dengan rumah. Rupanya sudah harus dilahirkan saat itu juga. Berbekal KIS ini kita jadi tidak bingung lagi memikirkan biaya. Saya hanya tandatangan surat persetujuan dan menyetorkan fotokopi kartu saja,” tambah Antok.

Baca Juga :  Kumpul ora Kumpul sing Penting Mangan

Sebagai pekerja swasta, Antok merasa sangat terbantu dengan layanan JKN-KIS. Kepala keluarga yang usianya telah memasuki kepala empat ini sudah mulai mempersiapkan hari tuanya. Bagi Antok, JKN-KIS berkali-kali menyelamatkan tabungan hari tua yang telah dipersiapkannya.

- Advertisement -

“Setiap kali saya gunakan layanan KIS ini kan selalu dalam keadaan mendadak. Terbayang lah seandainya tidak ada KIS, pasti kita harus bongkar tabungan. Untuk mempersiapkan hari tua kan saya sudah menabung sejak lama. Untungnya ada KIS, jadi kita tenang karena tabungan tetap utuh, jadi bisa dimanfaatkan nantinya,” pungkas Antok. 

- Advertisement -

KEDIRI – Purbo Krisbianto, 42, merasa bersyukur telah didaftarkan sebagai peserta pada program JKN-KIS oleh Radio Andika Kediri, tempat Ia bekerja. Pria yang beken disapa “Antok” saat on air ini mengaku beberapa kali memanfaatkan layanan JKN-KIS untuk berobat tanpa biaya pribadi. Di antara beberapa pengobatan yang pernah dijalaninya menggunakan KIS, yang paling berkesan baginya adalah saat putri pertamanya dirawat di Rumah Sakit Baptis Kediri. Saat itu sang putri dirawat selama 10 hari akibat panas demam yang dideritanya.

“Saat itu panas demam hingga kejang. Tidak diketahui penyebabnya apa, intinya demam. Putri pertama saya ini mungkin daya tahannya relatif rendah ya, jadi memang keluar-masuk rumah sakit. Instalasi perawatan anak di RS Baptis sampai hafal dengan saya,” canda Antok.

Baca Juga :  Catatan Ekspedisi Wilis I, Kaya Keanekaragaman Hayati (3)

Tak lama berselang, Antok kembali menggunakan layanan JKN-KIS untuk membiayai persalinan putri keduanya pada tahun 2016. Berbeda dari persalinan pertama, saat itu istrinya terpaksa harus melahirkan dengan metode caesar karena bayi yang dikandungnya lahir prematur. Setelah dikandung selama delapan bulan, pada tanggal 20 April 2016 jalan lahir istrinya sudah terbuka pada skala satu (pembukaan satu). Kondisi yang tak terprediksi ini diawali dengan kondisi mulas yang tiba-tiba dialami oleh istrinya.

“Saat itu katanya perut istri terasa mulas. Tanpa pikir panjang saya bawa saja ke RS Ratih Kediri yang dekat dengan rumah. Rupanya sudah harus dilahirkan saat itu juga. Berbekal KIS ini kita jadi tidak bingung lagi memikirkan biaya. Saya hanya tandatangan surat persetujuan dan menyetorkan fotokopi kartu saja,” tambah Antok.

Baca Juga :  Kurang Berhati-Hati, Mobil Tabrak Mobil di Purwoasri

Sebagai pekerja swasta, Antok merasa sangat terbantu dengan layanan JKN-KIS. Kepala keluarga yang usianya telah memasuki kepala empat ini sudah mulai mempersiapkan hari tuanya. Bagi Antok, JKN-KIS berkali-kali menyelamatkan tabungan hari tua yang telah dipersiapkannya.

“Setiap kali saya gunakan layanan KIS ini kan selalu dalam keadaan mendadak. Terbayang lah seandainya tidak ada KIS, pasti kita harus bongkar tabungan. Untuk mempersiapkan hari tua kan saya sudah menabung sejak lama. Untungnya ada KIS, jadi kita tenang karena tabungan tetap utuh, jadi bisa dimanfaatkan nantinya,” pungkas Antok. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/