23.3 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

IPWL- EKF Teken MoU dengan PN dan Kejari Kota Kediri

KOTA, JP Radar Kediri – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika International (HANI) 2022, Institusi Penerima Wajib Lapor – Eklesia Kediri Foundation (IPWL-EKF) menjalin kesepakatan kerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri. Kerjasama ini terkait peningkatan layanan rehabilitasi sosial bagi bekas penyalahguna narkotika di wilayah Kota Kediri.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dihadiri langsung Kepala IPWL EKF Jesicha Yenny Susanty SH MH, Kepala PN Kota Kediri Maulia Martwenty Ine SH MH, Kepala Kejari Kota Kediri Novika Muzairah Rauf, SH MH. Penandatanganan berlangsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Kota Kediri kemarin.


Yang menarik, sebelum penandatanganan berlangsung, acara diawali dengan pemeriksaan narkotika kepada seluruh aparat PN Kota Kediri melalui rapid test urine. “Rapid test urine ini rutin dilakukan setiap tahun, karena kami sebagai aparat penegak hukum harus menjadi contoh kepada masyarakat bahwa kami bersih dari narkotika,” ujar Kepala PN Kota Kediri Maulia Martwenty Ine SH MH.
Sebagai panutan, aparat penegak hukum memang wajib bersih dari narkotika. Dalam rapid test urin kali ini, aparat PN Kota Kediri dapat dipastikan bersih dari narkotika. Jika ada, maka akan ada konsekueni dan sanksi sesuai SOP yang telah ditentukan dari Kejagung. Dan alhamdulillah setelah rapid test urine, semua dipastikan bersih dari narkotika, tegasnya.
Ia mengaku cukup prihatin melihat kondisi di Kota Kediri bahwa korban penyalahgunaan narkotika cukup besar. Biasanya, bekas penyalahguna narkotika ini terkucilkan di masyarakat. “Sehingga di kesempatan ini, kami bekerjasama dengan IPWL-EKF untuk mendampingi para korban ini supaya bisa melakukan fungsi sosialnya dengan rehabilitasi dan ke depan bisa diterima kembali di masyarakat,” bebernya.
Kerjasama ini juga dilakukan dengan Kejari Kota Kediri. Tentu, langkah langkah ini dimaksudkan untuk menguatkan bagaimana menindak para korban penyalahguna narkotika dengan tepat. “Ke depan kami berharap Kota Kediri bersih dari narkotika, tandas Kepala Kejari Kota Kediri Novika Muzairah Rauf, SH MH.

Baca Juga :  Penyidik Evaluasi Hasil Pemeriksaan Kasus BPR Kota Kediri
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika International (HANI) 2022, Institusi Penerima Wajib Lapor – Eklesia Kediri Foundation (IPWL-EKF) menjalin kesepakatan kerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri. Kerjasama ini terkait peningkatan layanan rehabilitasi sosial bagi bekas penyalahguna narkotika di wilayah Kota Kediri.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dihadiri langsung Kepala IPWL EKF Jesicha Yenny Susanty SH MH, Kepala PN Kota Kediri Maulia Martwenty Ine SH MH, Kepala Kejari Kota Kediri Novika Muzairah Rauf, SH MH. Penandatanganan berlangsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Kota Kediri kemarin.


Yang menarik, sebelum penandatanganan berlangsung, acara diawali dengan pemeriksaan narkotika kepada seluruh aparat PN Kota Kediri melalui rapid test urine. “Rapid test urine ini rutin dilakukan setiap tahun, karena kami sebagai aparat penegak hukum harus menjadi contoh kepada masyarakat bahwa kami bersih dari narkotika,” ujar Kepala PN Kota Kediri Maulia Martwenty Ine SH MH.
Sebagai panutan, aparat penegak hukum memang wajib bersih dari narkotika. Dalam rapid test urin kali ini, aparat PN Kota Kediri dapat dipastikan bersih dari narkotika. Jika ada, maka akan ada konsekueni dan sanksi sesuai SOP yang telah ditentukan dari Kejagung. Dan alhamdulillah setelah rapid test urine, semua dipastikan bersih dari narkotika, tegasnya.
Ia mengaku cukup prihatin melihat kondisi di Kota Kediri bahwa korban penyalahgunaan narkotika cukup besar. Biasanya, bekas penyalahguna narkotika ini terkucilkan di masyarakat. “Sehingga di kesempatan ini, kami bekerjasama dengan IPWL-EKF untuk mendampingi para korban ini supaya bisa melakukan fungsi sosialnya dengan rehabilitasi dan ke depan bisa diterima kembali di masyarakat,” bebernya.
Kerjasama ini juga dilakukan dengan Kejari Kota Kediri. Tentu, langkah langkah ini dimaksudkan untuk menguatkan bagaimana menindak para korban penyalahguna narkotika dengan tepat. “Ke depan kami berharap Kota Kediri bersih dari narkotika, tandas Kepala Kejari Kota Kediri Novika Muzairah Rauf, SH MH.

Baca Juga :  Kejari Kota Kediri Selesaikan Satu Perkara dengan Restorative Justice

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/