23.3 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Jatim Raih Outstanding Achievemen

Khofifah Sebut Bukti Keunggulan ASN Layani Masyarakat

SURABAYA, JP Radar Kediri – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan terbaik instansi Pemerintah Kategori Outstanding Achievement dalam Penganugerahan Penghargaan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan diberikan kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, Hudiyono di Jakarta, Kamis (16/6).

 

“Alhamdulillah, penghargaan Outstanding Achievement atau prestasi luar biasa ini diraih Pemprov Jawa Timur setelah sebelumnya tiga kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai kategori terbaik. Penilaian dari Kemenpan RB ini berdasarkan SP4N Lapor. Ini adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat yang terintegrasi secara nasional,” kata Gubernur Khofifah, Senin (20/6).

 

SP4N Lapor atau Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat ini menggunakan sistem online. Pengaduan dapat diakses melalui laman akses website www.lapor.go.id, SMS 1708, dan Aplikasi Android SP4N-Lapor!.

 

Sebagai informasi, SP4N Lapor di Pemprov Jatim dikelola oleh Dinas Kominfo Jatim sebagai admin koordinator. Mekanisme layanan aduan masyarakat melalui SP4N Lapor ini direspons dari semua aduan yg masuk ke beranda admin pusat dari Kemenpan RB. Kemudian disposisi ke Admin Koordinator Pemprov Jatim. Dilanjutkan disposisi ke OPD yang menangani aduan tersebut dengan batas waktu maksimal 3 hari.

Baca Juga :  Evaluasi PPKM, Ini Kata Menko Perekonomian Airlangga

Selanjutnya, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa terdapat tiga indikator penilaian. Di antaranya institusional pengaduan dengan SDM pengelola yang berkompeten, fungsi koordinasi sinergi penanganan SP4N Lapor di Pemprov Jatim yang berjalan dengan sangat baik, serta kecepatan respons penanganan aduan masyarakat.

 

Khofifah juga menyampaikan rasa syukurnya bahwa Pemprov Jatim menjadi yang terbaik dan menerima penghargaan Outstanding Achievement setelah melalui tahap seleksi pada akhir Mei lalu. Dalam tahap akhir tersebut telah dipaparkan presentasi dan tanya jawab yang diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada 23 Mei 2022.

 

Penghargaan diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta. “Ditetapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebagai yang terbaik kategori Outstanding Achievement,” ujar Diah Natalisa.

Baca Juga :  Cerita Pemilik Warung Indonesia Yang Viral di Korea Selatan

 

Sebelumnya, kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 ini berhasil menjaring 573 pendaftar dari seluruh kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, dan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah sebanyak itu kemudian disaring kembali menjadi 434 pengelola yang kemudian disaring kembali menjadi 51 peserta dan pada akhirnya menjadi hanya 17 peserta.

 

Gubernur Khofifah juga tidak lupa menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan keseriusan tim tindak lanjut pengaduan yang dikordinasikan oleh dinas kominfo . “Terima kasih kerja keras semua ASN Pemprov Jatim. Setelah Pemprov Jatim menerima penghargaan Standar Pepayanan Minimum tertinggi dengan skor 99,36 pada Mei 2022 dari Kemendagri, sekarang menerima penghargaan dari Kemenpan RB berupa Outstanding Achievment. Hal ini juga hasil kerja keras semua ASN Pemprov Jatim secara profesional dan terukur,” pungkasnya. (*/baz)

- Advertisement -

SURABAYA, JP Radar Kediri – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan terbaik instansi Pemerintah Kategori Outstanding Achievement dalam Penganugerahan Penghargaan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan diberikan kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, Hudiyono di Jakarta, Kamis (16/6).

 

“Alhamdulillah, penghargaan Outstanding Achievement atau prestasi luar biasa ini diraih Pemprov Jawa Timur setelah sebelumnya tiga kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai kategori terbaik. Penilaian dari Kemenpan RB ini berdasarkan SP4N Lapor. Ini adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat yang terintegrasi secara nasional,” kata Gubernur Khofifah, Senin (20/6).

 

SP4N Lapor atau Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat ini menggunakan sistem online. Pengaduan dapat diakses melalui laman akses website www.lapor.go.id, SMS 1708, dan Aplikasi Android SP4N-Lapor!.

 

Sebagai informasi, SP4N Lapor di Pemprov Jatim dikelola oleh Dinas Kominfo Jatim sebagai admin koordinator. Mekanisme layanan aduan masyarakat melalui SP4N Lapor ini direspons dari semua aduan yg masuk ke beranda admin pusat dari Kemenpan RB. Kemudian disposisi ke Admin Koordinator Pemprov Jatim. Dilanjutkan disposisi ke OPD yang menangani aduan tersebut dengan batas waktu maksimal 3 hari.

Baca Juga :  Dewan Sampaikan Pandangan Umum tentang Raperda RTRW

Selanjutnya, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa terdapat tiga indikator penilaian. Di antaranya institusional pengaduan dengan SDM pengelola yang berkompeten, fungsi koordinasi sinergi penanganan SP4N Lapor di Pemprov Jatim yang berjalan dengan sangat baik, serta kecepatan respons penanganan aduan masyarakat.

 

Khofifah juga menyampaikan rasa syukurnya bahwa Pemprov Jatim menjadi yang terbaik dan menerima penghargaan Outstanding Achievement setelah melalui tahap seleksi pada akhir Mei lalu. Dalam tahap akhir tersebut telah dipaparkan presentasi dan tanya jawab yang diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada 23 Mei 2022.

 

Penghargaan diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta. “Ditetapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebagai yang terbaik kategori Outstanding Achievement,” ujar Diah Natalisa.

Baca Juga :  Ulang Tahun Ke-53, Ini Doa dan Harapan Khofifah Indar Parawansa

 

Sebelumnya, kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 ini berhasil menjaring 573 pendaftar dari seluruh kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, dan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah sebanyak itu kemudian disaring kembali menjadi 434 pengelola yang kemudian disaring kembali menjadi 51 peserta dan pada akhirnya menjadi hanya 17 peserta.

 

Gubernur Khofifah juga tidak lupa menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan keseriusan tim tindak lanjut pengaduan yang dikordinasikan oleh dinas kominfo . “Terima kasih kerja keras semua ASN Pemprov Jatim. Setelah Pemprov Jatim menerima penghargaan Standar Pepayanan Minimum tertinggi dengan skor 99,36 pada Mei 2022 dari Kemendagri, sekarang menerima penghargaan dari Kemenpan RB berupa Outstanding Achievment. Hal ini juga hasil kerja keras semua ASN Pemprov Jatim secara profesional dan terukur,” pungkasnya. (*/baz)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/