25.6 C
Kediri
Saturday, June 25, 2022

Direktorat Jendral Pajak Ajak Pengusaha Kediri Raya Manfaatkan PPS

TULUNGAGUNG, JP Radar Kediri – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tulungagung, Blitar, Pare dan Kediri menggelar sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Kegiatan yang digelar secara tatap muka, Jumat kemarin itu mengusung tema “Bersama Membangun Negeri dengan PPS Pulihkan Ekonomi”.

Kegiatan diikuti 150 wajib pajak besar di wilayah tersebut ditambah Komunitas Pe­ngusaha Tionghoa Tulunga­gung, Blitar dan Kediri. Acara digelar di Victoria Grand Ballroom Crown Victoria Hotel Jalan Supriadi No 41, Tulungagung.

Dalam acara ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut menyapa melalui zoom meeting untuk memberikan testimoni sebagai wajib pajak.

Diharapkan sosialisasi ini dapat mengedukasi wajib pajak terkait Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak untuk mengungkapkan harta atau aset secara sukarela. 

Baca Juga :  Roti Melinjo Asmorobangun

Menurut Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Agustin Vita Avantin, PPS merupakan kesempatan bagi wajib pajak untuk dapat mendongkrak kepatuhan secara sukarela. PPS yang terselenggara telah didukung berbagai data wajib pajak dari pihak ekternal. Baik dari pertukaran data otomatis antar negara serta data instansi, lembaga, asosiasi, dan pihak lain (ILAP). Sehingga DJP bisa mengetahui siapa yang memiliki aset.

“PPS merupakan wadah untuk kita patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakan pasca amnesti pajak. Saat ini, pertukaran data otomatis sudah berjalan baik skala nasional dan dunia, dan data tersebut masuk ke DJP. Apabila sudah ikut, PPS tidak akan diterbitkan ketetapan sepanjang yang telah dilaporkan sama dengan data yang dipegang DJP,” kata perempuan yang akrab disapa Vita ini.

Baca Juga :  Berantas Calo, Kantor Imigrasi Kediri Gratiskan Paspor untuk Pelapor

Pada kesempatan tersebut, Vita mengajak para pengusaha Tulungagung, Blitar, Pare dan Kediri untuk memanfaatkan PPS sebaik mungkin di awal waktu. 

Sebagai tuan rumah, dalam sambutannya, Kepala KPP Pratama Tulungagung Wisnu Indarto menyampaikan harapan dengan kegiatan tersebut. Wisnu berharap, para pengusaha dapat memanfaat­kan dan mengikuti program. “Bersama-sama kita gotong royong membangun negeri,” harap Wisnu. Apabila terdapat pertanyaan dan kendala terkait PPS, wajib pajak dapat menghubungi helpdesk khusus PPS dengan mengunjungi tautan https://bit.ly/SaluranHelpdeskPPS220 pada Senin – Jumat pukul 08.00-16.00 WIB. (ik6/ndr)

- Advertisement -

TULUNGAGUNG, JP Radar Kediri – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tulungagung, Blitar, Pare dan Kediri menggelar sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Kegiatan yang digelar secara tatap muka, Jumat kemarin itu mengusung tema “Bersama Membangun Negeri dengan PPS Pulihkan Ekonomi”.

Kegiatan diikuti 150 wajib pajak besar di wilayah tersebut ditambah Komunitas Pe­ngusaha Tionghoa Tulunga­gung, Blitar dan Kediri. Acara digelar di Victoria Grand Ballroom Crown Victoria Hotel Jalan Supriadi No 41, Tulungagung.

Dalam acara ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut menyapa melalui zoom meeting untuk memberikan testimoni sebagai wajib pajak.

Diharapkan sosialisasi ini dapat mengedukasi wajib pajak terkait Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak untuk mengungkapkan harta atau aset secara sukarela. 

Baca Juga :  Berantas Calo, Kantor Imigrasi Kediri Gratiskan Paspor untuk Pelapor

Menurut Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Agustin Vita Avantin, PPS merupakan kesempatan bagi wajib pajak untuk dapat mendongkrak kepatuhan secara sukarela. PPS yang terselenggara telah didukung berbagai data wajib pajak dari pihak ekternal. Baik dari pertukaran data otomatis antar negara serta data instansi, lembaga, asosiasi, dan pihak lain (ILAP). Sehingga DJP bisa mengetahui siapa yang memiliki aset.

“PPS merupakan wadah untuk kita patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakan pasca amnesti pajak. Saat ini, pertukaran data otomatis sudah berjalan baik skala nasional dan dunia, dan data tersebut masuk ke DJP. Apabila sudah ikut, PPS tidak akan diterbitkan ketetapan sepanjang yang telah dilaporkan sama dengan data yang dipegang DJP,” kata perempuan yang akrab disapa Vita ini.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto: Visi Bersama dan Semangat Kolaborasi

Pada kesempatan tersebut, Vita mengajak para pengusaha Tulungagung, Blitar, Pare dan Kediri untuk memanfaatkan PPS sebaik mungkin di awal waktu. 

Sebagai tuan rumah, dalam sambutannya, Kepala KPP Pratama Tulungagung Wisnu Indarto menyampaikan harapan dengan kegiatan tersebut. Wisnu berharap, para pengusaha dapat memanfaat­kan dan mengikuti program. “Bersama-sama kita gotong royong membangun negeri,” harap Wisnu. Apabila terdapat pertanyaan dan kendala terkait PPS, wajib pajak dapat menghubungi helpdesk khusus PPS dengan mengunjungi tautan https://bit.ly/SaluranHelpdeskPPS220 pada Senin – Jumat pukul 08.00-16.00 WIB. (ik6/ndr)

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/