Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Show Case
icon featured
Show Case

RSI ‘Aisyiyah Nganjuk Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

25 Oktober 2021, 15: 51: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

RSI ‘Aisyiyah Nganjuk Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

PRESTASI: Direktur RSI 'Aisyiyah Nganjuo dr Agus Pribadi, MM (tengah) bersama Ketua PDA Nganjuk Umi Nisa'i Mahmudah (kanan) dan Ketua Majelis Kesehatan PDA Nganjuk dr Sri Winarti (kiri). (Syahrul Andry - Radar Kediri)

Share this      

Membanggakan. Itulah kata yang tepat bagi RSI ‘Aisyiyah Nganjuk. Karena rumah sakit (RS) swasta di Kota Angin itu berhasil meraih penghargaan dari BPJS Kesehatan tingkat Nasional.

Penghargaan yang diraih RS 'Aisyiyah Nganjuk adalah RS Berkomitmen Terbaik dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2021 Tingkat Nasional Kategori Kelas D. Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara bertajuk 'BPJS Kesehatan Award' yang diselenggarakan secara daring, Kamis (14/10). Acara tersebut juga dihadiri oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dan Direktur Mutu dan Akreditasi Kemenkes RI.

Dalam paparannya, Menko PMK Muhadjir menyampaikan, digitalisasi layanan harus didukung kualitas pengelolaan data. Data layanan dapat dimanfaatkan untuk menyusun kebijakan strategis pemerintah.

Baca juga: Digitalisasi Koperasi Dorong Pengembangan dan Modernisasi Koperasi

RSI ‘Aisyiyah Nganjuk Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

PELAYANAN PRIMA: Salah satu layanan di RSI 'Aisyiyah Nganjuk yang memudahkan pasien sehingga mengantarkan meraih penghargaan tingkat nasional. (Syahrul Andry - Radar Kediri)

”Digitalisasi layanan diharapkan dapat memberi manfaat signifikan bagi kualitas layanan. Karena kualitas data yang mumpuni akan membentuk big data untuk membantu pemerintah menyusun berbagai kebijakan ke depannya,” ujar Muhadjir pada BPJS Kesehatan Award.

Atas penghargaan untuk RSI ‘Aisyiyah Nganjuk, Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dr Sholihul Absor MKes mengucap rasa syukurnya. Karena jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah/‘Aisyiyah (RSMA) Jatim kembali mendapat penghargaan JKN Nasional. “Hal ini menjadi bukti bahwa tidak harus jadi rumah sakit besar dulu untuk berprestasi. RS kecil pun bisa. Tingkat nasional lagi. Hebat!,” tegasnya.

Sementara, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Nganjuk Umi Nisa’i Mahmudah SPd ikut berbahagia atas prestasi tersebut. Ia menyebut, perjuangan penyelenggara, manajemen dan karyawan RSI ‘Aisyiyah Nganjuk yang terus berbenah untuk melayani masyarakat secara optimal berbuah manis. Dan secara nasional diakui.

“Meskipun RSI’ Aisyiyah Nganjuk masih tipe D tetapi semangatnya dipacu untuk meningkatkan kualitas. Kerja sama yang harmonis mendorong dan memotivasi berbagai teknik pelayanan yang mudah dan cepat. Sehingga, semakin dipercaya masyarakat,” tandasnya.

Secara terpisah, Direktur RSI ‘Aisyiyah Nganjuk dr Agus Pribadi MM menambahkan, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk jaringan RSMA seluruh Indonesia. Ia mengaku tidak mengetahui bagaimana RS yang ia pimpin bisa meraih penghargaan itu. “Yang kami kerjakan adalah berupaya memberi pelayanan terbaik,” katanya sambil berharap RSI ‘Aisyiyah Nganjuk ke depan semakin dicintai masyarakat.

Agus menambahkan, tahun ini pihaknya menerapkan beberapa inovasi untuk mempermudah pasien. Antara lain Anjungan Pendaftaran Mandiri (Apem), Pendaftaran Pasien RSI ‘Aisyiyah Nganjuk (Paparasi), dan layanan antar obat yang bekerja sama dengan jasa ojek daring lokal, Heeh Jek. Berbagai inovasi tersebut telah dimanfaatkan pasien, yang mayoritas adalah peserta JKN-KIS.

“Pasien yang datang langsung bisa mendaftarkan diri melalui Apem, untuk layanan offline. Untuk yang online, pasien bisa mendaftarkan diri melalui Paparasi. Platformnya berupa website yang mudah digunakan. Informasi dan data pelayanan yang dibutuhkan dapat diakses di sana. Setelah berobat, pasien dapat menggunakan layanan Heeh Jek untuk mengantarkan obatnya. Sedang untuk pasien yang isolasi mandiri, kami gunakan telekonsultasi,” terangnya.

Ada pula layanan lain bagi internal RSI ‘Aisyiyah Nganjuk. Yaitu Manajemen Surat RSI ‘Aisyiyah Nganjuk (Mansurian). Mansurian untuk surat menyurat antar unit, dan terintegrasi.

“Sehingga surat tidak lagi harus difotokopi dan dibagikan ke unit yang dituju. Cukup dibuka melalui laptop dan HP. Sehingga, hemat kertas, tinta, tempat dan dapat mengurangi sampah,” ujar Agus.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia