Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Qixi Festival, Legenda Romantis di Balik 'Hari Valentine' Tiongkok

Arif Miftaqhul Huda • Jumat, 14 Februari 2025 | 01:20 WIB

ukisan yang mempertemukan Zhinu peri penenun dan Niulang penggembala sapi
ukisan yang mempertemukan Zhinu peri penenun dan Niulang penggembala sapi
JP Radar Kediri - Di berbagai belahan dunia cinta dirayakan dengan cara yang unik. Salah satu perayaan paling romantis di Tiongkok adalah Qixi Festival yang juga dikenal sebagai "Hari Valentine Tiongkok".

Festival ini jatuh pada hari ketujuh bulan ketujuh dalam kalender lunar dan berasal dari legenda klasik tentang sepasang kekasih yang hanya bisa bertemu sekali dalam setahun.

Baca Juga: Perlu kalian ketahui ! Inilah Simbol Cinta dari Berbagai Budaya di Dunia

Qixi Festival terinspirasi dari kisah Zhinü seorang peri penenun dan Niulang seorang gembala sapi. Cinta mereka yang tulus ditentang oleh para dewa yang menyebabkan mereka dipisahkan oleh Sungai Perak di langit yang diyakini sebagai representasi dari Galaksi Bima Sakti.

Namun setiap tahun pada malam Qixi sekawanan burung murai dikatakan membentuk jembatan agar mereka bisa bertemu.

Baca Juga: Mengenal Cap Go Meh, Puncak dari Perayaan Tahun Baru China dan Tradisinya

Dalam perayaan Qixi Festival masyarakat Tiongkok mengikuti berbagai tradisi yang melambangkan cinta dan harapan.

Salah satu kebiasaan klasik adalah perempuan muda menunjukkan keterampilan menjahit atau menenun sebagai simbol kecerdasan dan keahlian mereka yang diyakini akan membawa keberuntungan dalam cinta dan pernikahan.

Selain itu banyak pasangan berdoa untuk hubungan yang langgeng di kuil-kuil yang didedikasikan untuk Zhinü dan Niulang.

Baca Juga: Mengenal Misteri Gunung Padang, Dikenal sebagai situs piramida tertua yang Bukan Buatan Manusia

Seiring perkembangan zaman Qixi Festival kini menjadi ajang perayaan cinta yang lebih modern. Pasangan bertukar hadiah, makan malam romantis, dan bahkan melakukan perjalanan khusus untuk merayakan hari istimewa ini.

Festival ini juga menjadi momen yang menarik bagi industri perhiasan dan bunga karena banyak orang yang membeli hadiah untuk orang yang mereka cintai.

 

 

 

Meskipun sering dibandingkan dengan Hari Valentine Barat Qixi Festival tetap memiliki makna budaya yang kuat bagi masyarakat Tiongkok.

Baca Juga: Begini Cara Membedakan Karya Ilustrator dan AI

Ini bukan sekadar hari untuk bertukar hadiah akan tetapi juga sebuah penghormatan terhadap nilai-nilai tradisional tentang cinta yang setia, ketabahan, dan harapan. Kisah Zhinü dan Niulang mengingatkan bahwa meskipun terpisah oleh rintangan, cinta sejati akan selalu menemukan jalannya.

Dengan kombinasi antara legenda kuno dan perayaan modern Qixi Festival terus menjadi salah satu perayaan cinta yang paling berkesan di dunia.

Baca Juga: Aphrodite, Jejak Dewi Cinta dalam Hari Kasih Sayang

Bagi pasangan yang ingin merayakan kasih sayang dengan cara yang berbeda festival ini memberikan inspirasi akan keindahan dan keteguhan cinta sejati.

Editor : Miko
#cinta #tiongkok #Qixi Festival #legenda cinta abadi #valentine #hari valentin