Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengurai Problem Pasar Tradisional di Kota Kediri (1) : Value Penting, Karakteristik Jadi Daya Tarik

Hilda Nurmala Risani
RUMUSKAN SOLUSI: Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi memberikan pernyataan dalam diskusi di kantor Jawa Pos Radar Kediri pada Jumat (9/10) lalu. (Wahyu Adji/JPRK)
RUMUSKAN SOLUSI: Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi memberikan pernyataan dalam diskusi di kantor Jawa Pos Radar Kediri pada Jumat (9/10) lalu. (Wahyu Adji/JPRK)

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pasar tradisional adalah urat nadi perekonomian rakyat. Namun, selalu terbelit persoalan nan kompleks. Ada banyak kepentingan yang kerap bermuara pada konflik, baik antar-pedagang maupun dengan pengelola. Diskusi yang digelar Jawa Pos Radar Kediri, Jumat (9/10) mencoba mencari jalan keluar yang saling menguntungkan. 

Mencari solusi. Itulah tujuan utama diskusi yang menghadirkan para stake-holder pasar tradisional. Mulai pemerintah-dalam hal ini Pemkot Kediri-, pengelola pasar, pedagang, hingga pengamat sosial-ekonomi. Hasilnya, beberapa permasalahan mulai terurai satu per satu.

Advertisement

Beberapa poin pun bisa menjadi atensi. Terutama bagi pedagang sebagai subjek sekaligus objek dalam ekosistem ekonomi di pasar tradisional.

Itu kaitannya dengan kondisi perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja. Pedagang menyoal kondisi pasar yang semakin sepi pengunjung. Berdampak pada pendapatan yang diperoleh.

Advertisement

"Memang kami melihat dan mengetahui secara global ekonomi semua sedang menurun. Kami pun juga selalu memantau kegiatan ekonomi di pasar," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi ditanya soal kondisi beberapa waktu terakhir ini.

Menurut Luthfi, pihaknya sangat memahami kondisi pedagang sekarang ini. Pasar sebagai tempat bertemunya pembeli dan pedagang menjadi faktor penentu geliat ekonomi di masyarakat.

Menurutnya, geliat ekonomi di pasar-pasar Kota Kediri justru menunjukkan tren peningkatan. Hal itu terlihat dari ramainya kendaraan yang parkir di area pasar. Namun memang kondisi setiap pedagang berbeda-beda. Bergantung pada kemampuan berinovasi untuk menarik pembeli.

“Kemampuan berinovasi menarik pembeli, itu yang penting,” tegas Luthfi.

Hingga saat ini pasar juga masih punya peran penting. Menjadi tempat bagi masyarakat berbelanja kebutuhan. Artinya, peluang untuk meninggikan kunjungan sangat terbuka lebar.

Advertisement

Artikel Terkait

Polemik Pasar Tradisional yang Tak Kunjung Selesai

Polemik Pasar Tradisional yang Tak Kunjung Selesai

Polemik pengelolaan pasar tradisional di Kota Kediri mencuat dalam beberapa bulan terakhir.

Komisi B DPRD Kota Kediri Sidak Pasar Tradisional, Soroti Soal Retribusi hingga Biaya Sewa

Komisi B DPRD Kota Kediri Sidak Pasar Tradisional, Soroti Soal Retribusi hingga Biaya Sewa

Menyusul polemik yang terjadi di sejumlah pasar tradisional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri sidak beberapa pasar tradisional, Rabu pagi (23/9).

Ratusan Pedagang Pasar Tradisional di Kota Kediri Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya!

Ratusan Pedagang Pasar Tradisional di Kota Kediri Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya!

Sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri nampak lengang, Senin pagi (21/9). Ratusan pedagang memilih turun ke jalan. Mereka menyuarakan aspirasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer