JP Radar Kediri – Surat Al-Waqi’ah adalah surah ke-56 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 96 ayat.
Surat ini tergolong surah Makkiyah dan banyak dikenal di kalangan kaum Muslimin karena keutamaannya yang luar biasa, terutama dalam hal menarik rezeki dan mengokohkan keyakinan tentang hari akhir.
Nama “Al-Waqi’ah” sendiri berarti "hari kiamat" atau "hari yang pasti terjadi".
Surat Al-Waqi’ah memberikan gambaran sangat jelas tentang kedahsyatan hari kiamat, pembagian manusia menjadi tiga golongan (golongan kanan, golongan kiri, dan golongan yang paling dahulu dalam kebaikan), serta balasan bagi masing-masing golongan.
Beberapa poin penting dari isi surah ini. Antara lain penegasan tentang kepastian terjadinya hari kiamat. Pembagian nasib manusia berdasarkan amalnya.
Juga menunjukkan bukti kekuasaan Allah atas penciptaan dan pengaturan alam. Dan peringatan bagi manusia agar tidak lalai dan bersikap sombong.
Banyak keutamaan Surat Al-Waqi’ah berdasarkan hadis dan ulama.
Pertama, menjadi sebab datangnya rezeki. Salah satu keutamaan yang paling dikenal dari Surat Al-Waqi’ah adalah sebagai wasilah (perantara) datangnya rezeki.
Diriwayatkan dalam beberapa hadis, "Barang siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan tertimpa kemiskinan selama-lamanya."
(HR. Ibnu Asakir, dari Abdullah bin Mas’ud – meskipun sanadnya diperselisihkan, maknanya tetap populer di kalangan ulama).
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, seorang sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah SAW, pernah berkata kepada anak-anaknya, "Bacalah surat Al-Waqi’ah setiap malam, karena aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Surat Al-Waqi’ah adalah surat kekayaan. Maka bacalah ia dan ajarkanlah kepada anak-anak kalian." (HR. Abu Ya’la, sanadnya hasan menurut sebagian ulama).
Kedua, menumbuhkan keyakinan terhadap hari kiamat. Al-Waqi’ah memperkuat keimanan seseorang terhadap kehidupan setelah mati.
Dengan sering membacanya, seseorang akan semakin sadar bahwa hidup ini sementara dan setiap amal akan dibalas.
Ketiga, menjadi amal yang diajarkan Nabi kepada para Sahabat. Rasulullah SAW dikenal mengajarkan surat ini kepada para sahabat dan keluarga, karena isinya mendidik jiwa dan menguatkan akidah serta semangat beramal.
Sedangkan untuk waktu, surat Al-Waqi’ah bisa dibaca kapan saja. Namun ada beberapa waktu yang disarankan.
Setiap malam sebelum tidur sesuai dengan riwayat Abdullah bin Mas’ud. Setelah salat Subuh atau salat Dhuha sebagai pembuka rezeki dan pembangkit semangat. Dalam waktu-waktu lapang atau ketika merasa kesempitan rezeki.
Selain keutamaannya secara lahiriah, surat ini juga membawa manfaat spiritual dan psikologis, antara lain menumbuhkan ketenangan batin, karena yakin bahwa rezeki datang dari Allah.
Menguatkan tawakal, terutama dalam situasi sulit. Meningkatkan motivasi untuk beramal, karena deskripsi balasan akhirat yang sangat jelas.
Dan menghilangkan rasa takut berlebih terhadap dunia, karena hati lebih fokus pada akhirat
Jadi, Surat Al-Waqi’ah adalah salah satu surat yang sangat dianjurkan untuk diamalkan secara rutin. Dengan memahami makna dan keutamaannya, kita tidak hanya berharap pada manfaat lahiriah seperti kelapangan rezeki, tetapi juga menjadikan surat ini sebagai sarana memperkuat iman dan menyiapkan diri menuju akhirat.
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).
Editor : Anwar Bahar Basalamah