Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramadan 2026 Berapa Hari Lagi? Simak Prediksi dan Jadwal Penetapannya

r
Penulis: rekian❯

ramadan 2026
ramadan 2026


Advertisement

JP Radar Kediri - Perbincangan soal awal Ramadan 1447 Hijriah mulai ramai menjelang pertengahan Februari 2026. Selain rasa rindu pada bulan suci, masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan praktis, seperti perencanaan cuti kerja maupun jadwal mudik.

Berdasarkan prediksi kalender Islam dan pengamatan astronomi, per tanggal 12 Februari 2026, awal puasa diperkirakan tinggal 6 hari lagi. Awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Namun, keputusan resmi masih menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2026 oleh Kementerian Agama.

Baca Juga: Panduan Membayar Utang Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Niat Puasa Qadha dan Cara Mengerjakannya

Dasar Perhitungan Awal Ramadan

Kalender Hijriah mengikuti siklus bulan yang lebih pendek sekitar 10–11 hari dari kalender Masehi. Itulah sebabnya, tanggal mulai puasa Ramadan selalu maju setiap tahunnya. Penentuan awal Ramadan dalam Islam dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu Hisab dan Rukyat.

Advertisement

Hisab adalah perhitungan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Sedangkan Rukyat adalah pengamatan langsung hilal atau bulan sabit pertama setelah matahari terbenam. Indonesia mengombinasikan keduanya. Artinya, perhitungan astronomis menjadi dasar awal, tetapi kepastian tetap menunggu hilal.

Baca Juga: Lupa Niat Puasa Qadha Ramadhan: Apakah Puasa Tetap Sah? Ini Penjelasan Ulama

Awal Puasa Muhammadiyah dan NU, Apa Perbedaannya?

Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan organisasi tersebut. Penetapan ini biasanya diumumkan lebih awal karena berbasis kalkulasi astronomi yang sudah bisa dihitung jauh hari.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) cenderung menunggu hasil rukyat yang dilakukan menjelang akhir bulan Syakban. NU akan mengumumkan keputusan setelah proses pengamatan hilal dan sidang isbat pemerintah.

Advertisement

Secara praktis, jika hasil rukyat sejalan dengan perhitungan astronomi, maka awal puasa berpotensi serentak. Namun, jika posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, bisa saja terjadi perbedaan satu hari.

Melalui Kementerian Agama, pemerintah menetapkan awal Ramadan secara nasional. Sidang isbat biasanya melibatkan ahli falak dan astronomi, perwakilan ormas Islam, BMKG, dan komisi terkait. Keputusan sidang inilah yang menjadi rujukan resmi bagi masyarakat luas.

Hitung mundur menuju Ramadan menjadi pengingat penting untuk segera bersiap secara fisik dan mental untuk mempersiapkan bulan penuh berkah ini. Mengingat sisa waktu yang ada, kita bisa mulai mencicil amalan harian dan menata niat agar lebih maksimal saat bulan puasa tiba.

Penulis adalah Dita Citra Oktaviana, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. 

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Advertisement

Artikel Terkait

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan, Nuzulul Quran, hingga Lebaran 2027

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan, Nuzulul Quran, hingga Lebaran 2027

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan jadwal awal Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer