Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Focus Grouf Discussion (FGD) tentang Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) (4)

15 September 2021, 10: 33: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

KEN

POTENSI: Kepala DPMPTSP Kabupaten Nganjuk Sudrajat menjelaskan tentang papan reklame di KEN saat FGD. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this          

Pembangunan KEN di sepanjang Jalan A. Yani Nganjuk tidak hanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, KEN diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru. Caranya dengan menyediakan 40 stan di Slumbung Food Festival (SFF) dan ratusan papan reklame.

“40 stan di SFF akan disewakan untuk menjadi sumber PAD,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy. Rencananya, SFF yang ada di sebelah timur dan barat akan menyediakan masing-masing 20 stan untuk kuliner milenial. Sehingga, menjadi daya tarik pengunjung KEN. Pengelolaan untuk stan SFF ini diserahkan ke dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag).

SFF ini juga untuk mendukung PKL yang berjualan di Pasar Wage 2. Karena dagangan yang dijual dan harganya di SFF akan berbeda dengan PKL. Sehingga, PKL tidak perlu khawatir tersaingi atau kehilangan pelanggan. “Minimal kalau jualan kopi yang menyediakan kopi adalah barista,” ujar Agus.

Baca juga: Dua Peserta Gagal Tes PPPK karena Covid-19

Selain berharap pada pendapatan di sewa stan SFF, mantan kepala dinaskerkop dan UM ini juga membidik sewa papan reklame untuk menggenjot PAD. Tak tanggung-tanggung di KEN nanti akan disediakan papan reklame yang jumlahnya ratusan. “Ada sekitar 300 papan reklame yang akan kami sediakan,” ungkapnya.

Meski jumlahnya ratusan tetapi Agus  menjamin papan reklame tersebut tidak akan membuat semrawut atau KEN jadi hutan reklame. Karena papan reklame yang disediakan secara ukuran dan desain dibuat eye catching atau enak dilihat. “Bentuknya nanti minimal neon box,” imbuhnya.

Untuk pengelolaan papan reklame ini Agus menyerahkan sepenuhnya kepada dinas penanaman modal dan peyalanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) dan badan pendapatan daerah (bapenda). “Monggo  nanti dikelola untuk menjadi sumber PAD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Nganjuk Sudrajat mengatakan, pembangunan KEN nanti akan membuat beberapa papan reklame di sepanjang Jalan A. Yani Nganjuk ikut tergusur. Ini tentu akan berpengaruh. Karena papan reklame itu juga telah membayar pajak dan retribusi. “Apakah nanti 300 papan reklame baru yang akan disediakan itu akan kami pakai vendor reklame yang kena gusur atau kita sewakan untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Sudrajat mengatakan, DPMPTSP sangat support dengan pembangunan KEN di Jalan A. Yani Nganjuk. Karena tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan keindahan kota. “Mudah-mudahan apa yang diimpikan dengan adanya KEN ini bisa terwujud,” ujarnya.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news