Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Dua Peserta Gagal Tes PPPK karena Covid-19

Soal Kompetensi Teknis Paling Sulit

15 September 2021, 10: 15: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

TES

KETAT: Panitia tes PPPK memeriksa peserta sebelum mengikuti ujian kompetensi kemarin. Dua peserta gagal ikut tes karena Covid-19. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Belasan orang tidak hadir di tes pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) formasi guru di Kabupaten Nganjuk. Mereka tidak datang saat uji kompetensi PPPK Senin (13/9). “Ada 13 peserta yang tidak hadir di uji kompetensi PPPK formasi guru,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Nganjuk Edy Sukarno Senin (13/9).

Mengenai penyebab 13 peserta tidak hadir, Edy mengatakan, separonya karena alasan kesehatan. Sedangkan, separonya tidak memberi keterangan. “Yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas maka dinyatakan tidak lolos,” tandas Edy.

Dari 13 orang yang tidak hadir, tercatat ada dua peserta yang gagal mengikuti tes kemarin. Mereka dinyatakan positif Covid-19 saat dilakukan swab antigen. Pasalnya, untuk dapat mengikuti ujian tersebut peserta harus tercatat negatif Covid-19. Pelaksaan swab antigen wajib dilaksanakan H-1 . “Untuk dua orang yang positif Covid-19 ini akan kami usulkan untuk tes PPPK susulan,” ungkap Edy.

Baca juga: Marketing Baliho

Untuk tempat tes PPPK formasi guru dilaksanakan di empat titik. Yaitu, SMAN 1 Nganjuk, SMAN 3 Nganjuk, SMKN 1 Nganjuk dan SMKN 1 Tanjunganom. Total peserta yang ikut tes PPPK formasi guru sebanyak 327 orang.  Rencananya, tes yang sistem Computer Assisted Test (CAT) akan dilaksanakan hingga Jumat (17/9). “Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan agar tidak jadi klaster baru penularan Covid-19,” ungkap Edy.

Sementara itu, Nana, salah satu peserta tes PPPK mengatakan, ada tiga soal yang harus dikerjakan. Yaitu, manajerial dan sosiokultural, wawancara, dan kompetensi teknis. Total ada 155 soal yang harus dikerjakan peserta. “Semuanya pilihan ganda dengan sistem CAT,” ujarnya.

Dari tiga macam soal tersebut, kompetensi teknis adalah soal yang paling sulit. Karena di soal itu, menguji kemampuan peserta di bidangnya masing-masing dan tugas guru secara umum. “Nilai langsung keluar setelah dikerjakan,” ujar Nana.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news