Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Terobos Rambu di Kediri Akan Kena Tilang Elektronik

14 September 2021, 16: 53: 04 WIB | editor : Adi Nugroho

Terobos Rambu di Kediri Akan Kena Tilang Elektronik

(Ilmidza Amalia Nadzira – radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri –Warga yang nekat melanggar rambu-rambu lalu lintas harus siap-siap terkena tilang elektronik. Sekalipun di lokasi tersebut tidak ada petugas lalu lintas. Pasalnya, dalam waktu dekat di Kota Kediri akan dipasang electronic traffic law enforcement (ETLE).

          Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Pandri Putra Simbolon mengungkapkan, setelah alat terpasang nantinya tilang elektronik bisa segera diterapkan di Kota Kediri. “Hari ini (kemarin, Red) tim mengecek kesiapan dan pengetahuan petugas tentang ETLE sebelum direalisasikan,” ujar Pandri tentang kedatangan tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri tersebut.

          Tim dari mabes, jelas Pandri, juga mengecek persiapan satlantas terkait pemahaman detail fungsi kamera canggih tersebut. Pemahaman anggota menurut Pandri akan jadi acuan realisasi kamera ETLE di Kota Kdiri.

Baca juga: Dua Pria di Kediri Nekat Jual Sabu-Sabu di Pasar

          Tidak hanya itu, panitia juga mengkaji kelebihan dan kekurangan jika dipasang ETLE di Kota Kediri. “Hasilnya akan jadi pertimbangan tim peneliti, apakah berjalan efektif dan maksimal dalam pelaksanaan penindakannya,” lanjut Pandri sembari menyebut kamera ETLE akan terdeteksi kendaraan yang melanggar.

          Hal tersebut menurut Pandri menjadi salah satu kekurangan penerapan tilang elektronik. Kamera hanya mendeteksi kendaraan. Sehingga, surat tilang akan diberikan kepada pemilik kendaraan. Padahal, bisa saja pengendara bukanlah pemilik dari kendaraan tersebut. Terutama, saat kendaraan dipinjam orang lain.

          Karenanya, sebelum diterapkan ETLE ke depan, satlantas akan melakukan sosialisasi lebih dulu. Sehingga, masyarakat memahami teknis penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik tersebut.

          Satlantas, jelas Pandri, juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri untuk penyiapan anggaran pemasangan ETLE. “Sudah kami komunikasikan karena kebutuhan dananya juga tidak sedikit,” tandas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

          Komunikasi tentang anggaran ini menurut Pandri sangat penting. Sebab, saat ini anggaran pemkot difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19. Karenanya, polisi juga melihat efektivitas alat setelah terpasang.

          Jika tilang elektronik dinilai lebih efektif, satlantas akan menambah kamera lain seperti integrated node capture attitude record (INCAR) yang akan terpasang di mobil patroli. “Ini (kamera, Red) merupakan pengembangan dari ETLE yang lebih statis mengawasi pelanggar lalu lintas,” tegasnya sembari menyebut INCAR lebih dalam lagi merekam gerak-gerik pengendara.

          INCAR menurut Pandri juga bisa mendeteksi wajah dan pelat nomor kendaraan masyarakat yang melanggar. Dari sana, dana yang muncul akan terhubung dengan sistem di satlantas. Sehingga, mereka bisa mengetahui waktu dan tempat melakukan pelanggaran. (ica/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news