Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Pria di Kediri Nekat Jual Sabu-Sabu di Pasar

14 September 2021, 16: 46: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

Dua Pria di Kediri Nekat Jual Sabu-Sabu di Pasar

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Kondisi Pasar Pamenang, Pare yang sepi Jumat (10/9) dini hari lalu agaknya membuat Siswanto, 36, dan Heri Prasetyo, 31, terlena. Keduanya nekat melakukan transaksi sabu-sabu sekitar pukul 03.00 dini hari. Akibat perbuatannya itu, mereka diringkus tim Unit Reskrim Polsek Pare dan harus mendekam di tahanan.

          Kanit Reskrim Polsek Pare Iptu Sukiman mengungkapkan, dua pria tersebut ditangkap di dalam Pasar Pamenang. Dari saku celana milik Siswanto, polisi mengamankan satu paket sabu seberat 0,19 gram. “Barang bukti ditemukan saat penggeledahan,” kata Sukiman terkait bukti milik pria asal Desa Ngasem, Gurah tersebut.

          Tak hanya menggeledah Siswanto, polisi juga menggeledah Heri. Dari dalam tas pinggang miliknya, polisi menemukan tiga paket sabu-sabu. Masing-masing seberat 0,25 gram, 0,34 gram, dan 0,22 gram. Selain narkoba, di tas pria asal Desa Sidorejo, Pare itu polisi juga mendapati empat klip plastik, tiga korek api, dan alat hisap berupa empat sedotan.

Baca juga: Pembeli Bikin Ribut, Petugas Ngasem Sita 30 Miras

Sukiman menyebut, penangkapan dilakukan setelah keduanya melakukan transaksi. Yakni, Siswanto membeli sabu-sabu kepada Heri. “Di tangan Heri ini juga terdapat uang tunai Rp 1, 33 juta,” terangnya.

Lebih jauh Sukiman menjelaskan, penangkapan terhadap Siswanto dan Heri dilakukan berdasar informasi yang didapat dari masyarakat. Mereka mengaku resah karena Pasar Pamenang sering jadi tempat transaksi narkoba.

          Menanggapi laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, mereka mendapat informasi tentang rencana transaksi dua pria tersebut. Tak mau kehilangan buruannya, polisi sdah melakukan pengintaian di lokasi sejak malam.

          Begitu keduanya bertemu di pasar, Unit Reskrim Polsek Pare langsung melakukan penyergapan. Heri dan Siswanto yang menyadari sudah menjadi target tidak bisa lagi mengelak.

          Dari mana keduanya mendapatkan serbuk haram itu? Siswanto mengaku membeli satu paket sabu dari Heri. Adapun Heri mengaku mendapatkan barang dari kenalannya. “(Membeli, Red) dengan cara ranjau dan akan dijual cara ranjau juga,” sambung Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara.

          Akibat perbuatannya, Heri dan Siswanto diancam dengan pasal 112 ayat 2 UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimalnya 12 tahun penjara.

          Untuk diketahui, selain Polsek Pare, Kamis (9/9) malam lalu Polsek Kandangan juga mengamankan Mohammad Gibran Mamduch Al Fikri, 28. Laki-laki asal Desa Jerukwangi, Kandangan ditangkap karena menggunakan narkotika jenis sabu-sabu. “Di dalam rumahnya dan ditemukan satu plastik berisi sabu-sabu dengan berat 0,27 gram yang disembunyikan di dalam bungkus rokok,” terang Kapolsek Kandangan Iptu Gatot Pesantoro.

Gatot menjelaskan, hingga kemarin pihaknya masih melakukan pengembangan. Terutama untuk mengetahui identitas pengedar yang memasok sabu kepada Gibran. Selain mengamankan satu plastik klip sabu, polisi juga mengamankan gawai merk Oppo warna hitam miliknya. (ara/ut)

 

(rk/ara/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news