Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pembeli Bikin Ribut, Petugas Ngasem Sita 30 Miras

14 September 2021, 16: 09: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

BISNIS GELAP: Petugas Polsek Ngasem mengamankan belasan botol miras dari warung Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem.   

BISNIS GELAP: Petugas Polsek Ngasem mengamankan belasan botol miras dari warung Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem.   (POLSEK NGASEM for Radar Kediri)

Share this          

 NGASEM, JP Radar Kediri– Bikin ribut di warung, Guntoro, 29, warga Desa Kranggan, Kecamatan Gurah justru mengungkap penjualan minuman keras (miras) ilegal. Polsek Ngasem pun menyita 18 botol miras jenis Kuntul dan 12 botol Vodka.

Barang bukti (BB) tersebut ditemukan di warung milik Bagus Wicaksono, 41, di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem. “Minuman itu disembunyikan di dalam kardus di bawah meja,” terang Kapolsek Ngasem Iptu Hidayat Suroso kemarin.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00, Minggu (12/9). Malam itu, Guntoro mendatangi warung Bagus untuk beli miras. Namun sudah tutup. Meski begitu, pemuda ini tak beranjak. Dia ngotot ingin membeli tiga botol miras dengan mengetuk pintu keras-keras.

Baca juga: Soto Bening Di Kediri, Seporsi Hanya Rp 2 Ribu

Sementara Bagus menolak karena sudah malam. “Saat itu Siti Kotipah, istri pemilik warung, menegur Guntoro,” ujar Suroso.

Tidak terima ditegur, Guntoro cekcok dengan pasangan suami istri pemilik warung. Merasa tidak nyaman mendengar keributan di warung, tetangga melaporkan kejadian ini ke polisi.

Suroso mengatakan, anggotanya segera datang ke lokasi untuk melerai. Petugas memediasi Guntoro dan Tipah. Karena masih bertetangga akhirnya diselesaikan kekeluargaan. Namun begitu, polisi tetap menyita miras yang berada di warung. BB tersebut diamankan di Mapolsek Ngasem. (ara/ndr) 

(rk/ara/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news