Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Respons Cepat, PG Pesantren Baru Siapkan Pompa Penguras

Pastikan Luberan Air Berkabut Bukan Limbah B3

14 September 2021, 09: 14: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

Pg pesantren baru

GERAK CEPAT: Petugas membersihkan saluran injeksi PG Pesantren Baru.

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri - PG Pesantren merespons cepat melubernya air kolam injeksi akibat curah hujan tinggi, Minggu malam (12/9).

Saat itu, saluran air hujan milik PG Pesantren Baru tidak mampu menampung air hujan. Sehingga kelebihan air tersebut meluber menuju saluran air jatuhan (pendingin condensor). 

Hujan yang cukup deras membuat saluran air jatuhan tersebut tidak lagi mampu menampung sehingga meluber ke selokan depan pabrik. Sebagian bahkan sampai ke jalanan. 

Baca juga: Yamaha FreeGo, Amazing Matic yang Punya Fitur Berlimpah

Asisten Manajer Lingkungan PG Pesantren Baru Hasan Mursid mengatakan air tersebut termasuk air non polutan. Yakni memiliki temperatur sekitar 40' C sampai 42’ C atau sekitar 38 C setelah tercampur air hujan. 

Kabut yang tampak asap timbul disebabkan perbedaan suhu air tersebut dengan suhu lingkungan sekitar 29’ C sehingga terjadi proses evaporasi. "Air tersebut  bukan limbah B3 ataupun non B3 dan juga tidak mengandung bahan kimia," tegasnya.

PG Pesantren Baru memastikan air tersebut tidak mengandung amoniak. Karena, PG Pesantren Baru tidak menggunakan bahan pembantu proses amoniak ataupun memproduksi amoniak.

Terkait kondisi ini, Hasan mengatakan PG Pesantren Baru telah melakukan sejumlah hal. Termasuk menyiapkan pompa penguras sehingga air tak meluber lagi saat hujan deras. (Ik1)

Tindak lanjut/program jangka pendek PG Pesantren Baru:

1. Meningkatkan monitoring level air jatuhan.

2. Penyiapan pompa untuk pengurasan saluran air hujan.

3. Pembuatan tanggul ketika emergency kembali terjadi.

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news